
"Jika begitu, aku pergi berangkat kuliah dulu ya," ucap Fiqan.
"Baik Tuan, hati-hati di jalan," pesan Jef.
"Iya," jawab Fiqan masuk ke dalam mobilnya.
Fiqan pun melajukan mobilnya di jalanan.
Ding Ding
Hadiah Anda di kurang 20.000.000
Sisa hadiah Anda 549.900.000
Ding Ding
Anda mendapatkan box warna navi
Apa Anda yakin ingin membukanya?
[Ya]
[Tidak]
Fiqan menyentuh tulisan ya
Ding Ding
Misi baru
Seorang bapak-bapak mencuri susu kotak di mini market.
Status misi: sedang berlangsung.
"Pasti mini market di dekat sini," ucap Fiqan. Ia memelankan mobilnya dan menemukan di mini market dan Fiqan pun memberhentikan mobilnya.
"Kamu tunggu di sini sebentar," ucap Fiqan kepada Zacky.
"Baiklah, balikan aku coklat Silverqueen," pinta Zacky.
"Baiklah," angguk Fiqan.
Fiqan pun masuk ke dalam mini market tersebut, ada beberapa orang yang sedang berbelanja di dalam sana, Fiqan berjalan masuk ke lorong-lorong penjual barang makanan sambil melihat seorang bapak-bapak.
"Di sini tidak ada," ucap Fiqan yang hanya melihat seorang ibu dan anaknya sedang berbelanja.
Fiqan kembali pergi ke tempat yang lain, oh iya aku lihat di cctv di atas itu saja," ucap Fiqan melihat di layar di monitor yang terpasang di atas langit-langit mini market, Fiqan melihat seorang bapak-bapak berjongkok sedang memilih susu di rak belanjaan, ia mengambil beberapa kotak lalu melirik kiri dan kanan lalu memasukkan ke dalam bajunya.
Fiqan mendekati bapak tersebut, namun bapak itu tidak menyadarinya, ia berbalik badan dan tiba-tiba ia sangat kaget karena di hadapannya kini ada Fiqan yang sudah mengetahui perbuatannya.
Fiqan menarik nafas panjang. "Kenapa bapak melakukan ini?" tanya Fiqan.
"Saya… saya tidak punya uang untuk membeli, sedangkan saya sudah beberapa bulan ini belum dapat pekerjaan dan anak saya butuh susu, saya tak punya uang untuk membelinya," ucap bapak itu dengan mata berkaca-kaca.
Fiqan terdiam, ia sangat tahu betul, dari pada bapak ini melakukan kekerasan pada anaknya yang menangis lebih baik ia mencuri, karena semua orang tidak seberuntung orang kaya lainnya.
"Keluarkan barang itu dari baju bapak," ucap Fiqan.
Dengan pelan bapak itu mengeluarkan kotak susu tersebut. "Tapi saya mohon jangan bilang sama pemilik mini market ini ya," ucap bapak itu berharap.
"Ini," ucap Fiqan menyerahkan kantong plastik kepada bapak tersebut.
"U-untuk apa?" tanya bapak itu heran.
"Masukkan semua susu kotak itu ke dalam plastik ini," ucap Fiqan.
"Saya mohon, jangan tangkap saya, jangan jadikan susu ini sebagai barang bukti untuk menangkap saya, saya masih punya anak yang masih kecil," ucap bapak itu memohon sambil berlutut di kaki Fiqan.
"Masukkan saja, biar aku yang bayar," ucap Fiqan.
"Ha?" seketika Bapak tersebut terkejut. "Terima kasih, terima kasih banyak Tuan," ucap bapak itu menangis di kaki Fiqan.
"Iya sama-sama, ayo cepat aku juga ingin berangkat kuliah," ucap Fiqan.
"Baiklah, baiklah," angguk bapak itu cepat, ia memasukkan kotak susu yang ia keluarkan tadi masuk ke dalam plastik tersebut.
"Sudah Tuan," ucap bapak itu dengan mata yang penuh cahaya kebahagiaan.
"Ayo ke kasir," ajak Fiqan.
Bapak itu mengangguk dan mereka menuju kasir.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih
Jangan lupa mampir ke
[System Miliyader]
[System Kekuatan dan kekayaan]
[System Super Kultivasi]
[System Super Kultivasi 2]