Pendekar Penentang Langit

Pendekar Penentang Langit
Ch. 72 - Misi


Keesokan harinya banyak murid berkumpul di pusat tugas Grade E, beberapa diantara mereka ada yang sudah dapat melakukan misi.


Tidak banyak dari para murid Grade E yang diberikan tugas, dan sisa lainnya masih harus menunggu panggilan.


Pusat tugas Grade E memberikan informasi tentang misi yang tersedia, dan hanya orang-orang yang memiliki kualifikasi khusus dapat menerimanya.


Pagi itu Liuzhen bangun dan keluar dari tempatnya, dia tidak melihat keramaian seperti biasa di penginapan Grade E.


**


Pagi hari Annchi mulai sadar dari tidurnya, dia sedikit merasakan pusing dan pegal di beberapa bagian tubuh.


Wanita itu tidak begitu mempedulikan hal tersebut, dia lalu bangun dan pergi ke luar ruangan.


Annchi tidak melihat seorangpun di atas kecuali sesosok pria, matanya sedikit menyipit dan pergi melewati Li Liang begitu saja.


Sebenarnya Li Liang tidak bermaksud menunggu, dirinya cuma sedikit khawatir dengan Annchi.


Pria itu juga tidak mengerti kenapa harus mengkhawatirkan wanita itu, saat Annchi melewatinya begitu saja dia sedikit merasakan kecewa.


Li Liang juga tidak bisa berbuat apa-apa, saat melihat Annchi baik-baik saja dia juga merasakan lega.


Setelah turun dari lantai wanita itu masih belum melihat seorangpun selain Li Liang, dia sedikit bingung hingga pada akhirnya bertemu seseorang.


Annchi secara tidak sengaja berjumpa dengan Liuzhen, padahal dari tadi dia tidak melihat siapa-siapa.


Wanita itu sedikit kesal karena tidak dapat merasakan kehadiran Liuzhen, bahkan semakin kesal harus bertemu pria tersebut.


Saat bertemu Annchi hanya memperlihatkan wajah kekesalannya, sedangkan pria di hadapannya terlihat kebingungan.


Tidak jauh dari situ ternyata Li Liang melihat Annchi dan Liuzhen, dia tidak bermaksud mengikut Annchi hanya saja jalan satu-satunya cuma tangga itu.


Li Liang ingin pergi ke pusat tugas Grade E, dia mendengar ada beberapa tugas yang menarik di sana.


**


Saat Liuzhen sibuk mencari orang-orang, tiba-tiba dia bertemu dengan Annchi di depan ruangan pria itu.


Liuzhen yang merasakan itu lalu berinisiatif berbicara, "Apa kau tersesat?" Ucap Liuzhen sambil menggaruk kepalanya.


Kata pembuka Liuzhen membuat Annchi semakin marah, dia kemudian menjawab, "Apa aku terlihat seperti itu?"


Liuzhen cuma bisa tersenyum canggung dan membalas, "Haha... maafkan aku. Bagaimana keadaanmu?"


Pertanyaan Liuzhen malah membuat Annchi bingung, dia tidak mengerti maksud dari pria di hadapannya.


Meskipun Annchi merasakan beberapa pegal di tubuhnya, tetapi dia berpikir itu hanyalah kesalahan tidur.


"Sejak kapan kau harus mengkhawatirkanku?" Jawab Annchi ketus.


"Ahh... maafkan aku, sepertinya kau sudah lebih baik dari sebelumnya," balas Liuzhen pelan.


Setelah percakapan tersebut Annchi langsung meninggalkan Liuzhen, wanita itu tidak tahu kenapa harus pergi terburu-buru setiap bertemu Liuzhen.


Bahkan saat berjalanpun dia tidak mempedulikan pijakannya hingga tersandung, Annchi merasakan malu yang cukup pada saat itu.


Liuzhen yang melihat langsung memalingkan wajah sambil bersiul, pria itu tidak ingin menimbulkan masalah baru.


Setelah Annchi pergi entah kemana, Liuzhen lalu pergi juga mencari keberadaan orang-orang.


Tidak lama dia berjalan tiba-tiba seseorang muncul, pria itu memberikan informasi agar Liuzhen pergi ke pusat tugas Grade E.


**


Di pusat tugas Grade E para murid melihat nama-nama mereka di poster, nama Liuzhen tertera paling di tugas paling atas.


Tugas paling atas biasanya misi-misi khusus atas permintaan para petinggi, saat murid Grade E melihat Liuzhen berada di misi itu mereka mulai terkejut.


Tidak ada satupun orang yang mendapatkan misi khusus, bahkan para murid peringkat sepuluh besar sekalipun.


Sedangkan Liuzhen mampu mendapati rekomendasi misi itu, tidak sedikit dari mereka yang tidak mempercayai hal tersebut.