
Keesokan harinya mereka bertiga pergi ke arena yang telah ditentukan bagi peserta lulus bersyarat, kehadiran mereka bertiga membuat orang terpana.
Xiao Mei menjadi pusat perhatian pemuda Elang Putih, tidak terkecuali dengan Yu Fei pemimpin salah satu divisi Prajurit Elang Putih.
Meskipun kedua rekannya cukup terkenal Changyi juga tidak kalah hebat di mata para wanita, hanya saja dia sedikit kalah pamor dengan kehadiran Yu Fei.
Beberapa tetua juga menyambut kedatangan Yu Fei dengan antusias, mereka kenal persis orang di balik Yu Fei.
"Salam pada nak Yu Fei yang berhadir," ucap salah satu tetua.
Yu Fei membalas mereka dengan baik, "Sama tetua... lama sekali tidak melihatmu," balas Yu Fei.
"Ahaha... padahal baru kemarin kita berjumpa, tapi apa yang membuat nak Yu Fei menghadiri acara ini," gumam salah seorang tetua.
Yu Fei menjawab dengan beberapa candaan, dia juga berkata ingin melihat sesekali calon-calon Elang Putih.
**
Para tetua kemudian mempersilahkan mereka bertiga untuk mengambil posisi, karena acara akan segera dimulai.
Beberapa bangku juga diberikan kepada Yu Fei dan kawan-kawan meskipun tempatnya tidak yang tertinggi, tetapi masuk dalam kategori VIP.
Ketika seorang pemandu memulai pengujian, Yu Fei memperhatikan bersama tetua lainnya kemampuan pemuda tersebut.
Setelah selesai memperlihatkan tinjunya dan skor muncul, seorang tetua lalu menanyakan pendapat Yu Fei tentang pria itu, "Bagaimana menurutmu nak Yu Fei?"
Yu Fei tidak begitu antusias membalas dan cuma berkata, "Jangan terlalu terburu-buru untuk kita menyimpulkannya tetua pasti dia memiliki sesuatu."
Tidak lama dari itu Yu Fei mendengar teriakan penonton tentang taruhan, setelah dia memperhatikan lebih jelas ternyata Liuzhen yang menantang.
Yu Fei hanya menepuk jidatnya dia terpikir perkataan Liuzhen tidak sesuai dengan kesepakatan yang dia buat, "Senior... aku tidak ingin terlalu menonjol," teringat Yu Fei tentang bagian perkataan Liuzhen.
Setelah itu pemandu mempersilahkan pria itu untuk maju, dia kemudian mengeluarkan pukulan terbaiknya dan alhasil skor yang didapatkan 410.
Para tetua yang menyaksikan hal itu langsung mengkritik sikap Liuzhen, mereka berpikir jika Liuzhen telah membuat sebuah taruhan yang salah.
Para seratus murid yang lolos dengan skor tertinggi memiliki setidaknya bobot pukulan sebesar 490, dan itu sudah sangat luar biasa.
Yu Fei tidak bisa berkata apa-apa mendengar perbincangan para tetua, lalu dia mulai terpikir untuk memanfaatkan situasi, "Tetua bagaimana jika kita ikut taruhan juga," ucap Yu Fei tersenyum manis.
Salah seorang tetua berantusias menjawab perkataan Yu Fei, "Hahaha... apakah nak Yu Fei lebih memilih pria menyedihkan itu dibandingkan dengan skor 410," tanya salah seorang tetua memastikan.
Yu Fei lalu menjawab, "Iya... benar sekali," jawab Yu Fei kembali tersenyum.
Beberapa tetua yang mendengar mengerutkan dahi, beberapa lainnya meragukan perkataan Yu Fei.
"Bagaimana? Bukankah ini tawaran yang menarik," sambung Yu Fei.
Tidak mau kalah Changyi langsung mengeluarkan 100 Stone Ungu miliknya, 100 Stone Ungu setara dengan 10.000 koin emas.
Stone merupakan sebuah batu sumber daya kultivasi, batu ini terkandung energi dan banyak diminati para pendekar termasuk tetua.
Setiap bulan para murid mendapatkan berbagai macam jumlah Stone tergantung dari tingkatan mereka, biasanya murid dengan kultivasi rendah mendapatkan Stone berwarna Hijau.
Stone memiliki tingkatannya masing-masing dimulai dari Stone Hijau lalu Stone Merah dan yang tertinggi adalah Stone Ungu.
Stone Ungu begitu berharga dimata para murid tidak terkecuali tetua, mereka juga membutuhkan untuk menukar beberapa barang dengan keperluan dengan Stone.
Ketika melihat Changyi mengeluarkan begitu banyak Stone, para tetua langsung terkejut dan menanggapi pria itu dengan senyuman.
Para Tetua menyambut ucapan Changyi dengan baik, mereka kemudian segera mengeluarkan banyak Stone untuk mengikuti taruhan.
Xiao Mei tidak mau ketinggalan dia juga bertaruh 80 Stone Ungu dan 50.000 Stone Merah untuk sisi Liuzhen, sedangkan Yu Fei meningkatkan menjadi 370 Stone Ungu.
Para tetua semakin antusias ketika melihat ratusan Stone berharga di depan mata mereka, tidak sedikit yang melipat gandakan taruhan bahkan sampai 600 Stone.
**
Di sisi lain Liuzhen tiba-tiba merasakan dirinya ingin bersin, entah kenapa dia berpikir jika seseorang sedang memanfaatkannya.
Liuzhen kemudian mencoba memukul dengan pukulan serius, bukannya skor yang didapatkan melainkan besi itu sedikit bergeser hanya saja cuma beberapa orang dapat melihat.
Sesaat para penonton terdiam setelah Liuzhen memukul hingga mereka menyadari jika pukulan Liuzhen tidak mengeluarkan skor, Li Liang yang melihat langsung mengambil kesempatan.
"Hahaha...." Tawa keras Li Liang mendominasi, "bahkan orang bodoh sekalipun mampu menghasilkan sebuah angka," sambungnya kembali
Liuzhen tidak mengerti harus berbuat apa, dia kemudian meminta pemandu untuk memberikan kesempatan mengulang, "Nyonya... aku tidak tau apa yang sedang terjadi, tapi jika diperkenankan aku ingin mencobanya sekali lagi," ucap Liuzhen.
Pemandu kemudian langsung melirik salah satu tetua, dia menunggu isyarat dari tetua tersebut untuk menyetujui permintaan Liuzhen.
Sedangkan tetua lainnya ikut tertawa melihat aksi Liuzhen, mereka berpikir jika sebentar lagi mereka akan panen besar.
Di sisi lain salah seorang tetua memberikan izin pada pemandu untuk mengulang kembali aksi Liuzhen, pria itu lalu mempersiapkan diri kembali.
Kali ini Liuzhen lebih serius dia tidak berpikir jika kekuatannya sangat lemah sehingga tidak memunculkan nilai, kepalan tangan Liuzhen lebih erat dan ancang-ancang lebih baik.
"Gerakan dasar tidak berbayang," gumam pelan Liuzhen, "Pukulan Tidak Berbayang!" Teriak pria itu sambil mengarahkan pukulannya ke bongkahan besi.
**
Halo teman-teman untuk kalian yang menyukai Pendekar Penentang Langit boleh banget memberikan dukungannya dengan cara coment dan like ya, dukungan kalian akan sangat mempengaruhi penulis agar terus berkarya.
**
Tingkatan Stone
Stone Ungu (Peringkat Tinggi)
Stone Merah (Peringkat Sedang)
Stone Hijau (Peringkat Rendah)
Tingkatan Pendekar
1. Pendekar Muda (pemula) 1-9
2. Pendekar Ahli 1-9
3. Pendekar Pejuang 1-9
4. Pendekar Raja 1-9
5. Pendekar Roh 1-9
6. Alam Suci 1-9