
"Elmer! Apa yang kamu lakukan?" Nafas tuan Arthur tak teratur, ia sudah kehilangan Gege. Ia tidak ingin kehilangan anaknya lagi.
Elmer menoleh pada tuan Arthur, jari telunjuknya menunjuk ke wajah Rara. "Daddy tanyakan saja padanya, tanyakan apa saja yang dia lakukan pada Gege."
Mommy Becca menghampiri Rara, lalu mengusap sebelah pipi Rara, kemudian menoleh pada Elmer. "Apa maksud mu Elmer? Kecelakaan Gege tidak ada sangkut pautnya pada Rara." Mommy Becca tidak terima, penolakan Elmer ia terima tetapi tidak untuk bermain kasar.
"Katakan sejujurnya pada mereka Ra."
Rara menatap Elmer tanpa rasa takut. "Apa maksud mu Elmer? aku tidak tau kecelakaan Gege. Kau jangan menuduh ku."
"Bukan kecelakaan Gege, tapi ada satu rahasia yang tidak kamu jelaskan pada mereka."
Deg
Untuk beberapa menit Rara terdiam, otaknya langsung mengarah pada Dion.
Elmer tersenyum sinis, ia langsung mengeluarkan ponselnya. Sebuah vidio pengakuan Dion. "Kau dengarkan saja."
Bagaikan sambaran petir, Mommy Becca dan Tuan Arthur menegang, tubuh mereka seakan tak bisa berdiri, urat di tubuh mereka dalam sekejap terputus.
"Kau tidak ingin menjelaskan pada mereka?"
Air mata Rara luruh, bibirnya bergetar. "Maafkan aku El."
Kata maaf memang mudah di ucapkan, tapi tidak untuk mengembalikan keaadaan. "Maaf, kau pikir gampang dengan kata maaf?"
Elmer langsung membanting ponselnya dan menekan kedua lengan Rara. "Kau tidak bisa menggantikan semuanya Ra, kau tidak bisa mengembalikan semuanya."
"Takut? Kau bilang takut? Padahal sudah jelas Rara. Saat itu aku menderita karena foto itu, kau sudah tau tapi kau memilih diam. Apa namanya kalau dirimu tidak egois? Kau hanya mementingkan dirimu sendiri Ra. Kau yang menghancurkan Gege, kau yang menghancurkan diri ku Ra."
"Tapi aku melakukan semuanya demi kita."
"Kita, hah kita? Semenjak kapan aku dan kamu menjadi kita? Kau memanfaatkan kebisuan mu untuk membuat Gege menderita." Elmer mengatupkan kedua tangannya. "Tapi aku bersyukur, aku tidak menikah dengan mu. Walaupun aku berpisah dengan Gege aku tidak akan menikah dengan mu."
"Bohong!" tegas Rara. Dia mengelak semua ucapan Elmer. Pria di depannya sudah bertunangan dengannya. "Kau sudah melamar ku kan, tapi semua gara-gara Gege."
Plak
Tangan Elmer kembali melayang ke pipi Rara. Ia tidak terima istrinya disalahkan, andai saja Rara jujur semuanya tidak akan seperti ini dan bodohnya ia tidak menerima Gege. Benar yang di katakan Gege, kalau ia mencintainya seharusnya ia menerima keadaan Gege seperti apa pun. "Dan kebohongan mu kedua, kau tidak mengatakan Gege mencintai ku. Kau hanya mengatakan Gege mencintai ku dulu, tapi setelah bersama Dion, Gege mencintai Dion. Itu kebohang mu Ra, kenapa? Kita sudah berteman mulai dari kecil. Kita seperti saudara Ra."
Rara menggeleng, ia tidak terima dengan saudara."Aku, aku tidak mau bersaudara Elmer, tapi aku mau kita lebih. Aku mencintai mu Elmer."
Plak
Kesabaran tuan Arthur di luar batasnya, ia tidak bisa menampungnya lagi. Kesakitan yang Rara berikan pada keluarganya melebihi kesakitan tubuhnya di iris-iris. "Anak tidak tau diri, kami kecewa dengan Gege semua karena ulah mu, karena keegoisan mu. Kau, kau," Tuan Arthur menunjuk wajah Rara. Ia benar-benar kehilangan sosok Rara yang dulu. "Kau menyakiti hati Daddy dan Mommy Ra, mulai saat ini kau bukan lagi anak kami. Kau bukan lagi Geraldine Lewis. Aku tidak sudi memiliki putri seperti mu yang mengorbankan saudaranya sendiri."
Tuan Arthur pun melanggang pergi, Mommy Becca dia duduk di sofa dan terus menangis. Hatinya sangat hancur untuk kedua kalianya.
Rara menggeleng, ia tidak ingin keluar dari keluarga Lewis. Ia pun duduk di hadapan Mommy Becca, memohon padanya. "Mom, jangan tinggalkan Rara."
Moommy Becca membuang wajahnya. "Kau pantas Ra, kami membenci Gege karena mu. Seandainya kau mengatakan semuanya Gege tidak akan pergi demi dirimu. Mungkin saat ini dia masih bersama kita. Aku mengabaikan Gege karena mu, kau pantas menerimanya. Hubungan anak dan ibu kita tidak memiliki hubungan itu lagi. Pergilah, lakukan apa semau mu. Lakukan, Mommy membiarkannya pergi, jadi Mommy membiarkan mu pergi."