Husband Of Choice

Husband Of Choice
Pernyataan Cinta Reza


Terimakasih sudah mampir


Jangan lupa klik jempol


Tinggalkan jejak buat semangat author


Apalagi Vote😍😍😍


Reza dan Aliana POV


Hari menjelang sore akhirnya Olivia dan ke empat sahabatnya memutuskan untuk pulang, Reza yang mendapatkan sinyal dari Aliana bertekad untuk menyatakan cintanya pada Aliana hari ini. Reza merencanakan sesuatu sebelum pulang lewat SMS ke pada Devano.


Reza bersemangat hari ini untuk mengejar cintanya yang telah lama dia pendam. Olivia dan kawan-kawan berpisah karena berbeda tempat parkir. Reza selalu mengikuti Aliana kemanapun, Aliana sangat terganggu dengan hal itu.


"Hey ngapain Lo ngikutin gue, " ucap Aliana dengan tampang judes ke arah Reza.


"Aku lagi mengejar cinta seseorang yang cintanya telah di tikung, " jawab Reza dengan santai menatap muka Aliana dengan intens.


"Tidak cape Lo ngejar dengan jalan kaki mending Lo pake mobil biar cepet ," ucap Aliana menyindir Reza.


"Mobil ku ini ga bisa cepat, aku mau langsung jatuh di hati mu saja, " goda Reza yang membuat pipi Aliana memerah.


Aliana sengaja membuang mukanya agar tidak terlihat oleh kawan-kawannya dan berjalan secepat mungkin.


"Ciiieeee......terima terima, " sorak Rena sambil tepuk tangan.


"Aduh badgirl kita ini sudah ga status jomblo lagi nih, " Sindir Devano Kepada Aliana yang mendahului nya.


"Tembak yang romantis donk masa di parkiran mobil Rumah Sakit begini ga banget deh," ucap Aliana sambil menyibakkan rambut panjang kebelakang dengan suara pelan. Tapi Reza dapat mendengarnya karena dia selalu berjalan di belakangnya.


Aliana langsung membuka pintu belakang mobil di kursi penumpang. Reza yang melihat Aliana hanya tersenyum tipis, tapi sedikit kecewa karena Aliana duduk di kursi penumpang. Mereka masuk kedalam mobil Reza.


"Hello aku bukan sopir Grab disini ga ada yang duduk di kursi depan apa?" Ucap Reza menyindir Aliana yang sedang bad mood.


"Aliana kamu duduk di depan gih, kamu gangguin aku pacaran tahu Li, " ucap Devano agar Aliana mau duduk di depan.


"Nyai Receh duduk pelaminan itu ada satu untuk pasangan tidak bisa bertiga jadi tolong pelaminan kamu di duduki, takutnya di duduki orang lain. Nanti nyesel loh ," ucap Rena menggoda Aliana


"Aduh Kanjeng Nyai jangan halu di siang bolong deh, " ucap Aliana kesal karena merasa disudutkan. Tanpa ekspresi Aliana keluar dan duduk di kursi depan.


"Oiya mobil kalian yang parkir di Kampus sudah diambil supir, aku anter kalian berdua dulu pulang. Terakhir kamu Aliana, " ucap Reza dengan senyum kemenangan.


" Ok, " serempak tapi beda dengan Rena dia menggunakan tangan kanannya membentuk O, karena Rena tau Reza ingin banyak waktu bersama Aliana.


"Bro antar aku kerumah aja biar Rena ntar aku ja yang antar dia pulang, " ucap Devano kepada Reza.


"Ok bro, " jawab Reza.


Setelah empat puluh menit mereka sudah sampai di rumah Devano sebuah perumahan elit di kawasan Pondok indah. Mobil Reza berhenti tepat di pintu gerbang rumah Devano.


"Makasih yah bro sudah anterin aku ke rumah, " ucap Devano sambil menepuk pundak kiri Reza. Devano pun keluar dari mobil Reza.


"Sama-sama bro, " ucap Reza.


"Reza titip sahabatku ini yah hati-hati doa seting gigit, " goda Rena kepada Aliana.


"Sial, emang aku apaan Yee, " jawab Aliana sambil memanyunkan bibirnya.


"Tenang aja dia jinak kok, " ucap Reza.


"Emmmm, " jawab Aliana dengan muka kecut.


Rumah Aliana dan Reza berlawanan arah, jadi Reza putar arah sehingga lama di perjalanan lumayan lama, tapi bukan Reza kalau tidak mencairkan suasana.


"Emm, hobi aku mutusin cowo ," ucap Aliana cuek.


"Hobi yang aneh tapi aku suka, jadi cowo lu tidak sesempurna aku donk, " jawab Reza datar sambil fokus kejalanan.


"Pede banget lu, " ucap Aliana sambil memukul lengan kiri Reza.


"Au sakit sayang, lagi dong " Reza sambil terkekeh.


" What's " sontak Aliana kaget di panggil sayang.


"Makan malam yuk aku laper nih, " ucap Reza mengalihkan pembicaraan.


"Aku ga laper, " ucap Aliana ketus


"Yakin ga laper padahal aku mau mengajak makan di Jakarta king Lobster loh, " ucap Reza merayu Aliana yang suka seafood apalagi Lobster kesukaannya.


Di sebrang sana Devano sudah menyiapkan segalanya untuk membantu Reza mengatakan cintanya pada Aliana tentu saja di bantu Rena.


"Ga mau nolak maksudnya, ayo segera kesana, " ucap Aliana antusias.


Setelah sampai restoran Aliana bingung sendiri, karena di lantai atas kosong tidak ada pengunjung. Tanpa sepengetahuan Aliana, Reza sudah booking Restoran tersebut.


"Tumben ini restoran sepi, " batin Aliana heran,


Aliana dan Rena memilih meja makan di lantai atas yang terdapat beberapa gazebo. Kami memilih gazebo yang dipinggir Deket dinding besi luar, sehingga pemandangan luar dan lalu lalang jalan raya terlihat di temani lampu hias malam yang berkerlap kerlip menambah kesan romantis.


Kami pun memesan andalan restoran ini yaitu lobter saus Mozarella dan paket Ngamprak 2, kami pun memakan dengan tenang, ternyata hobi kita sama yaitu memakan seafood, setelah makan kami pun mengobrol tidak sedikit canda tawa kita menggelegar.


Tiba-tiba aku dikejutkan dengan datangnya pengamen menyayikan sebuah lagu yang membuatku terbuai dengan lamunan.


Lagu cinta luar biasa


Dinyanyikan oleh Ernest


Reza pun ikut menyayikannya sambil memegang sebuket bunga entah dari mana asalnya tiba-tiba sudah ada seikat bunga mawar merah yang tak lain adalah mawar kesukaanku, Reza berjongkok memberikan buket bunga itu kepada Alina yang sedang duduk terdiam dan hanya menikmati lagunya.


"Aku mencintaimu setulus hatiku, berikanlah aku kesempatan untuk menjadi seseorang yang mengisi hatimu, maukah kamu jadi pacarku, " ucap Reza


Aliana mengaga tanganya menutupi mulutnya sontak Aliana tanpa sadar menerimanya.


"Aku tidak semudah itu kau taklukkan tapi aku bisa mencoba, walau aku belum sepenuhnya cinta sama kamu, aku berusaha untuk menerimamu, " ucap Aliana spontan.


"Aku akan membuatmu hanya jatuh cinta padaku dan tidak akan aku beri kesempatan kepada orang lain untuk mengisi hatimu, dan aku akan berusaha menaklukkan hatimu dan hanya namaku disini, " ucap Reza sambil menunjuk hati Aliana dengan telunjuknya.


Reza yang mendapatkan kesempatan itu sangat gembira sekali, apa yang diimpikan selama ini terkabul, yang membuat dia menjadi badboy karena Aliana selalu menolak dia.


Setelah selesai makan mereka langsung pulang.


Kalian pasti heran kenapa dengan waktu singkat Reza memesan restoran itu hanya hitungan jam, mau tau kenapa?? Restoran itu milik Reza jadi yah terserah pemiliknya kalau itungan jam dikosongin.🀭 Author


Terimakasih sudah mampir


Jangan lupa klik jempol


Tinggalkan jejak buat semangat author


Apalagi Vote😍😍😍


visual Reza. πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°