System Berbagi Keberkahan

System Berbagi Keberkahan
Empu Suartaji..


Mendengar Perkataan Udin , Suartaji Tak bisa lagi menyembunyikan Keadaannya saat ini , 2 tahun yang lalu Dia pernah bertarung dengan seorang pemuda seumuran dengan udin seorang Pemilik System Hitam ,pemuda itu mengenalkan dirinya dengan nama Pangeran Loman Keturunan kaisar Neraka ,akibat dari pertarungan Itu System miliknya terkunci , 3 dari 5 titik cakra yang di kuasainya Rusak ,menyebabkan kemampuannya menurun Drastis , di saat saat Genting pertarungan itu System putih miliknya menyelamatkannya dengan membawanya ke dimensi lain mirip dengan dimensi tempatnya berada saat ini.


2 tahun berlalu begitu saja tanpa ada perubahan sedikitpun Hanya bisa menyembuhkan luka luka Luar tubuhnya saja selebihnya titik titik cakra yang rusak tidak mengalami perbaikan sedikitpun ,akibat Terkuncinya System miliknya dia sama sekali Tidak Bisa meminta bantuan System,Dia hanya Bisa berkomunikasi Satu arah ,tanpa bisa menjawab .seperti halnya tadi Systemnya hanya bisa memberi peringatan tanpa bisa bertanya atau membalas peringatan itu.


Tanpa Ragu Empu Suartaji menceritakan apa yang di laluinya 2 tahun Terakhir ini dengan detail tanpa sungkan sedikitnya , selayaknya anak yang sedang mengeluh kepada ayahnya .Nampak wajah tua itu terlihat lega setelah puas mencurahkan seluruh keluh kesah yang di pendamnya sekian lama ,Suartaji sendiri tidak sedikitpun terfikir akan ada yang bisa menyembuhkan dirinya apalagi membuka Systemnya yang terkunci ,dia sudah pasrah dengan keadaannya yang sekarang , dia sudah sangat bersyukur Nyoman muridnya akan aman di sisi Udin . Beban di pundaknya terasa terangkat mengingat keadaan muridnya yang baik baik saja.


Udin akhirnya memahami secara lengkap apa yang sebenarnya terjadi setelah hampir satu jam mendengar penjelasan dari empu tua itu.


" System Adakah Cara membuka System milik empu tua di hadapanku ini..? "


" Tentu saja ada Tuan ,dengan menaikkan Level System milik Empu Suartaji dengan mengorbankan Point ion Tuan. , lalu memberikan Keberkahan sesuai dengan yang di butuhkannya, System melihat 3 Cakranya rusak jadi tuan bisa menggunakan Keberkahan untuk menyembuhkannya ,tapi akan sia sia jika System nya tidak di bangkitkan ." terdengar System memberi penjelasan.


" Berapa Point ion yang di butuhkan untuk itu..? " tanya Udin hawatir Point nya tidak mencukupi untuk membantu Empu Suartaji .


" Menurut kalkulasi System , itu akan mengorbankan 100.000 point ion untuk naik 1 Level, untuk membuka kunci System Empu suartaji secara sempurna butuh minimal 2 kali naik tingkatan ,point yang tuan miliki saat ini adalah 101.089 point "


Udin merasa sedikit kecewa dengan perolehan pointnya beberapa hari terakhir ini .


" Seharusnya aku lebih Giat untuk berbagi keberkahan dengan orang orang yang cocok menjadi sang terpilih,dengan begitu akan dengan mudah aku bisa membantu Pemilik System putih yang terkunci di masa depan...Lalu apa yang akan terjadi kalau aku hanya Menaikkan 1 level saja System empu tua ini " tanya Udin setelah merenung beberapa saat.


" Komunikasi dua arah antara pemilik dan System Akan terbuka , skill skill yang di miliknya akan kembali di kuasainya ,hanya saja toko Systemnya dan benda benda yang di beli dari toko itu akan tetap terkunci..." System menjelaskan secara singkat akan apa yang terjadi bila menaikkan hanya satu level saja.


Empu Suartaji yang melihat Udin termagu hanya diam Dia memahami saat ini Udin sedang berkomuniksi dengan System miliknya, hanya duduk dengan takzim menunggu apa yang Udin inginkan darinya sampai datang menemuinya , baginya selama Muridnya baik baik saja dia akan mengabulkan apa yang Diinginkan pemuda di hadapannya ini , dia rela menyerahkan nyawanya sekalipun.


Cukup lama Udin membuka matanya meminta Empu Suartaji untuk lebih mendekat mengulurkan telapak tangannya kearah Dada empu tua itu , tanpa ragu Suartaji mengikuti kemauan pemuda di hadapannya dengan beringsut mendekat.


" System ...naikkan satu level System Empu suartaji dengan mengorbankan Point ionku ." Perintah Udin tegas tanpa ada sediktpun keraguan di nada suaranya.


" Tiiit...tiiit..Transfer point ion ..... menaikkan level System antar Pemilik...... memberikan 3 keberkatan di mulai...... Upgrade selesai..." terdengar sederet pemberitahuan dari System. setelah 10 menit kemudian...


" Baaam....!! Baaam....!! Baaam... " terdengar tiga kali suara ledakan Sangat keras saat Tubuh Suartaji melepas energi yang terkunci dari Titik cakra nya secara beruntun, secara ajaib Titik cakra yang rusak itu Ber regenerasi dengan cepat.


Udin Menarik tangannya berlahan Lautan energi inti sejatinya terasa tersedot hampir habis ,membuat tubuhnya Basah oleh keringat, segera mengambil sikap bersila sempurna Mengalirkan energi tenaga dalamnya menenangkan gejolak energi di ketujuh Cakra intinya .


" System kenapa Inti energi sejatiku ikut tersedot ,.." tanya Udin setelah menstabilkan ketujuh aliran Cakranya.


" Benar Tuan energi memang di gunakan untuk mentransfer point dan keberkahan ,bukankah tuan secara langsung memberikan 3 keberkahan secara beruntun..." jawab System menjelaskan apa yang terjadi


Sesaat setelah Udin menempelkan telapak tangan di dadanya Sutarji merasakan gelombang Besar energi Inti sejati menerobos dan membungkus ketiga aliran titik cakranya yang terluka membutuhkan waktu kurang dari satu menit ketiga titik cakra itu melebar dan sembuh dengan cepat, dia dapat merasakan tenaga murni inti sejatinya melonjak melampaui apa yang dia miliki sebelumnya ,


" Ya Tuhan ..energi ini begitu besar ,Anak muda ini Bisa menyembuhkan titik cakra yang rusak di tubuhku Dengan Mudahnya , kebaikan Besar yang telah kulakukan hingga membuat Sang Hyang Widhi mengirimkan seorang dewa penolong kepadaku "


Batin Suartaji di di penuhi rasa bersyukur....Butuh waktu hampir 3 jam lebih bagi Suartaji untuk bisa menstabilkan energi yang memasuki titik ketiga cakra tersebut bisa bersinergi dengan baik.Aura biru tua Terpancar terang dari tubuhnya .


" Update System.."


" Nama : Suartaji ( Level 2.00 )


" Umur : 120 Tahun


..... ...... .....


" Apa ....Dia bahkan membuka System ku yang terkunci....!!! " Suartaji tidak bisa membendung lagi kegembiraannya segera Hendak bersujud kepada dewa penolong di hadapannya ,saat itu dua tangan kekar menahan tubuhnya yang hendak tertunduk.


" Apa yang kamu fikiran Empu...? Lupakan niatmu ,aku tidak menyukai itu..." Suara Udin yang sedari tadi dengan Sabar menunggunya menstabilkan energi menahan pundak lelaki tua itu dengan kedua tangannya.


" Tuan Muda Biarkan aku mengungkapkan rasa syukurku dengan bersujud di hadapanmu " Jawab Suartaji berlinang Air mata bahagia.


" Tidak perlu , Cukup tebarkan kebaikan seperti yang biasa kamu lakukan sebelumnya , itu sudah cukup untuk membalas apa yang kulakukan saat ini " Tegas Udin tidak ingin berbantahan lagi.


Mendengar Apa yang dikatakan Udin Empu Suartaji Mengangguk cepat.. Mengerti dengan jelas maksud Perkataan yang di lontarkan Udin padanya.


Baginya Ilmu akan lebih berguna untuk banyak Orang ketimbang di simpan untuk diri sendiri,Walaupun saat ini System miliknya belum terbuka sempurna ,Masih banyak cara membantu orang orang dengan kemampuannya ..Tidak harus dengan memberkati sang terpilih tertentu saja.


Setelah Berbincang cukup lama Berbagi pengalaman, dan meminta petunjuk dan nasihat kepada empu Suartaji , bagaimanapun Usia empu itu sudah cukup untuk merasakan asam garamnya dunia ini . Setelah Dirasa Cukup iapun Udin memutuskan untuk kembali ke dimensi Fana asalnya ,Tentunya Di dimensi System saat ini tidak ada konsep Waktu ,berapa lamapun dia berada di sana ,Saat dia kembali Itu hanya akan memakan waktu 5 menit saja tidak lebih.


" Syuuuut.... " Udin membuka matanya ...di hadapannya Nyoman terduduk Menekuk kedua lututnya di lantai menggunakan kedua tangannya menahan tubuhnya yang Dirasa sedang memanggul Beban Berat di pundaknya , keringat membasahai seluruh pakain dan jubah yang dia kenakan.


Yang Nyoman Rasakan sesaat setelah udin memegang tombak Anusapati di tangannya Aura yang dipancarkan Udin Berubah menjadi warna emas yang menyilaukan mata ,Lalu Tiba tiba saja Udin melepaskan gelombang Aura yang mengintimidasi dari energi murni sejati miliknya bertepatan waktunya saat udin yang berada di dimensi System sedang menyalurkan energi murni inti sejatinya guna memperbaiki titik Cakra Empu Suartaji , Rupanya Hal itu berimbas pada Membuat Nyoman di dimensi aslinya juga.


Udin Bergegasmendekati Nyoman membantu memapahnya untuk duduk di sofa kembali.


" Maaf om ,Aku benar benar Tidak menyangka energiku akan berimbas buruk Padamu ",Ucap Udin Setelah menyalurkan tenaga dalamnya memulihkan kondisi Tubuh nyoman.


Nyoman hanya tersenyum mengangguk mengiyakan apa yang di katakan Udin, padahal di hatinya dia masih merinding ketakutan ... Hanya butuh lima menit saja dia sudah mengerahkan seluruh kemampuan dan tenaga dalam yang ia miliki untuk bertahan dari gelombang Aura itu ,sedikit lebih lama lagi dia pasti akan Pingsan karna sudah tak sanggup menahannya.


" Kekuatan mengerikan seperti apa yang di miliki Anak muda ini...? bahkan hanya dengan menyentuhku sebentar saja dia mengembalikan seluruh tenaga dalamku yang habis tadi..!"


" Aku yakin dia adalah reinkarnasi Dewa !!" batin Nyoman penuh keyakinan. rasa Kagum dan kepatuhan tumbuh dalam hatinya tanpa bisa tahan lagi.


" Aku sudah bertemu dengan Guru om ,dan sedikit berbincang dengan beliau ,kini dia baik baik saja , oh..ya dia berjanji akan mengunjungi om secepatnya..." Ucap Udin seraya menyerah kan kembali Tombak Anusapati kepada Nyoman...


" A...Apa... nak Udin bertemu dengan Guru om... Tapi... Iya...iya... Aku akan menantikan Guru Kunjungan Guru.." Balas Nyoman yang Tidak tahu lagi Mana yang nyata dari apa yang terjadi padanya Hari ini.. Berusaha memilah milah kejadian yang baru saja di alaminya ,Kemudian mengelus Jenggot tipisnya berusaha terlihat Normal di hadapan Udin.


" Kelak saat Guru datang aku akan menanyakan perihal ini kepadanya ...Bila perlu akan kupaksa beliau untuk mau menggunakan Ponsel , Jadi Tidak akan sulit menanyakan segala sesuatunya saat itu juga.." Ujar Nyoman di dalam hatinya .