System Berbagi Keberkahan

System Berbagi Keberkahan
Hati..hati..


Hampir satu jam Udin duduk dengan santai menikmati kopinya yang hampir habis , terdengar langkah kaki mendekat dari belakangnya lantas udin menoleh dan mendapati Winda berdiri menunduk tak bergerak satu kaki darinya.


Udin berdiri mendekat dan meraih tangan mungil itu menariknya untuk duduk di sebelahnya.


" Maafkan Aku..." ucap Udin lembut , ia mengakui Dua aturan hukum di dunia fana ini.. pertama wanita tak pernah salah ,dan kedua kalau wanita salah kembali ke hukum pertama. setidaknya itu yang sempat dia baca di internet tadi.


" Mas tidak salah...aku yang salah..aku minta maaf ..aku..aku..." terdengar isaknya tangisnya perlahan nampak pundak itu bergetar.


" sudahlah win... " Udin memotong lalu menepuk lembut punggung winda berlahan..


" kalau kamu menangis Rasa Sakit akibat tamparanmu tadi makin terasa ,apa lagi Dua gigi seriku sepertinya goyang dan akan terlepas " ucap Udin berbohong sambil pura pura meringis kesakitan.


Winda segera mengangkat kepalanya segera tangannya meraba pipi Udin yang tadi di tamparnya tidak ada bekas apapun,terlihat baik baik saja ,winda mendekat meniup pipi itu berharap bisa meredakan sakitnya berlahan dengan sepenuh hati ,bagaimanapun itu akibat dari perbuatannya.


Cukup lama baru dia menyadari ada mata nakal yang dari tadi meliriknya penuh kemenangan.


" Udiiinn....awas kamu !!" winda akhirnya menyadari dia sedang di permainkan tapi sudah terlambat Udin sudah melesat menjauh ..


Tanpa winda sadari perasaan suka yang berbeda itu mulai tumbuh di hatinya.


" Bersiap siaplah temani aku keluar hari ini ada beberapa hal yang akan kulakukan ,Anggap ini tugas pertamamu sebagai sekertarisku "


Suara Udin terdengar dari dalam mansion.


Adiknya sudah memberitahu winda sebelumnya,iapun segera kembali kekamarnya .


Di depan mansion masuk iring iringan 2 buah mobil minivan yang mengangkut para pekerja yang di kirim Bambang untuk melayani Udin di mansionnya.


Setelah mereka memperkenalkan diri satu persatu segera mulai bekerja sesuai arahan Salim selaku kepala pelayan,mereka bukan pelayan baru,khusus untuk Tuan besarnya Bambang mengirim para pelayan kepercayaannya.


Karna udin belum memiliki mobil mereka bertiga berangkat menggunakan Taksi menuju ke mall terdekat, dia bisa saja pergi ke mall sangkareang miliknya,tetapi kesana akan membutuhkan wqktu yang cukup banyak,tujuannya sederhana ingin menyenangkan kedua saudara barunya ,


" Mall manapun ya sama saja " batinnya dalam perjalanan.


Membuang waktu sekitar 25 menit mereka tiba di sebuah mall yang cukup besar yang terlihat ramai oleh pengunju


" Kalian masuk saja dulu beli apa saja yang kalian inginkan , Ada hal yang harus ku kerjakan dulu " ucap Udin sembari menyorongkan sebuah Black card kepada winda."


" Apa aku Boleh ikut denganmu..?" tanya winda ingin tahu urusan apa yang membuat Udin tiba tiba terlihat harus pergi.


" Tidak perlu.. ini tidak akan lama " jawab udin sembari mengelus perutnya menunjukkan alasan kepergiannya .


Melihat itu winda tidak bertanya lagi,segera menggandeng tangan Fitri lalu melangkah memasuki mall Gandaria.


" Sebaiknya mas cepat kembali ,kalau tidak...kami akan menghabiskan semua uangmu dengan cepat .." ucap winda sambil melambaikan kartu yang ada di tangannya.


Udin tersenyum mendengarnya lalu melabaikan tangannya tanda setuju, Dia bahkan tidak tahu berapa banyak isi di kartu itu, Darman memberikannya kemarin mengatakan Itu adalah keuntungan Bersih untuk pemegang 80% saham Perusahaan satu tahun Terakhir.


Udin Memang sengaja memisahkan diri dari dua gadis tersebut ,sebab sesaat sebelum memasuki Area parkiran mall Gandaria tadi ,Dia menerima pemberitahuan dari System bahwa ada hawa magis seorang yang memiliki System seperti dirinya ada di sekitar areal ini.


Untu memastikan dan memuaskan Rasa ingin tahunya Udin Melangkah menuju tempat Yang di maksud System.


Tak membutuhkan waktu lama terdengar pemberitahuan .


" tiit ..tit... Pemilik System hitam terdeteksi ..!"


" nama : Robert lando (Level 4 ) "


" umur : 120 tahun ".


" Skill : * Kultivasi ganda ".


              * Ahli kung fu tingkat Langit.


              * Tenaga dalam inti tingkat puncak


              * Penguasaan Kitab kebal senjata ,besi Baja,perak,tembaga dan emas


" tingkat System: 03


" Jenis / nama System : Hitam ( nama Zootan ) punggawa pangeran Loman Keturunan ke 10 kaisar neraka.


" Tugas : ( Perlu upgarde lvl 4 ).


" Kelemahan : ( perlu upgrade lvl 7 )


Membaca Setatus System Robet Membuat Udin terkejut, ada begitu banyak Tumbal..!,apa dia manusia..?!


Dia tahu kultivasi Ganda itu apa .


melatih tenaga dalam dengan pasangannya atau biasa di sebut Kultivasi Ganda ,Ada perbedaan antara Kultivasi ganda golongan Hitam dam Putih ,golongan Hitam akan mengorbankan pasangannya dengan menghisap inti jiwa pasangannya tersebut untuk di olah sendiri menjadi tenaga dalam murni,dan ini sangat membahayakan.


sebaliknya dengan Kultivasi ganda golongan putih.


Mengenai System Hitam dan siapa Pangeran Loman Udin sendiri baru mengetahui bahkan ada System Hitam Dari neraka ,ada di alam fana ini.


" Rupanya Aku tidak boleh lengah dan Harus segera menaikkan Levelku ,dengan begitu aku dengan mudah tahu tujuan dan kelemahannya " Udin membatin sedikit dalam hatinya.


Kemudian Melihat sekitarnya untuk mencari keberadaan Robet.. Udin Memepercepat langkahnya..tak butuh waktu lama setelah memasuki Kawasan Hutan lindung yang tidak jauh darinya, dia akhirnya melihat sosok Pria muda berwajah Tampan sedang Menarik paksa seorang Gadis Keluar dari Mobil Bently Hitam,di sekitarnya Tergeletak 3 orang Lelaki ,sepertinya mereka Para Pengawal gadis itu.


" Berhenti...!!"


Teriak udin yang sengaja Mengalirkan tenaga dalam pada suaranya.


Robet yang merasakan ada hawa dingin tenaga dalam di suara itu melepaskan gadis itu lalu menoleh kearah Udin.


" Kamu Boleh Juga... sudah lama aku tidak bertemu seseorang yang menguasai tenaga dalam,sepertinya kita berjodoh..!" Ucapnya senang Membayangkan sebesar apa inti murni yang akan ia dapatkan dari pria di hadapannya ,tentu saja dia akan menghisap semua inti murninya dengan berlahan sambil menikmatinya.


Kening udin mengkerut..


" Sialan ...apa dia berfikir Berkultivasi ganda denganku..? " batin udin meradang.


" Cuiiih...sudah Bangkotan masih saja tidak sadar dari kemesuman jahatmu ...!"


Udin sontak meludah ketanah ,memasang muka jijiknya.


" Sepertinya dia tidak boleh ku remehkan,bagaimana dia tahu niatku ,..? Bahkan memanggilku Bangkotan " Robet menjadi waspada sambil melihat kearah Udin dengan lebih seksama.


" Dia nampak Biasa saja ,tapi ada yang aneh dengan Aura yang di pancarkannya.


" Zotan ..! "


" Bisakah kamu membaca informasi pemuda itu " ucap Robet pada System yang sia miliki.


" Biip.."


" Tidak ada yang bisa terbaca Tuan "


" sepertinya Hanya orang Biasa Tuan,Tetapi akau dapat merasakan inti tenaga dalam yang besar ada padanya."


" Ha.. ha..ha... Hari ini Aku sangat Beruntung !!! " Teriak Robet antusias,bagaiman tidak menemukan 2 sumber kultivasi sekaligus ,dia yakin tidak lama lagi akan bisa menembus ke tingkat Fana ,tidak ada yang akan bisa mengalahkannya di Alam bawah ini.


tidak ingin membuang waktu dia segera melompat menyerang Udin .


" Wussshh ..! "


sebuah serangan telapak tangan mengarah ke perut Udin berniat melumpuhkannya datang dengan sebat.


Gerakan Robet sangat Cepat ,Tetapi bagi Udin nampak Biasa biasa saja dengan mudah menghindar kesamping menggunakan Jurus " meringankan tubuh " , salah satu dari 10 jurus bertahan dari kitab pencak silat Kuno yang di dapatnya dari System, sedangkan jurus menyerang Dalam kitab itu hanya 3 jurus saja .


Memang dari apa yang di pahami udin dari Kitab pencak silat Kuno adalah Pertarungan bukan jalan untuk menyelesaikan konflik,sebab itulah lebih banyak jurus bertahan daripada menyerang.


motto pencak silat yang dia baca..


" Aman Menjadi Selamat , Mampu berarti Damai "