
Wilayah Cu.
Di dekat perbatasan masuk wilayah raja iblis cu, Qin Chen sempat di hadang oleh pasukan raja iblis cu, mereka semua berjumlah ribuan pasukan dengan armor perang lengkap. Qin Chen yang masih menerjang serangan mereka semua dengan kakinya tersenyum jahat.
"Sungguh mahluk kecil yang tidak tahu langit dan bumi!" Ucap Qin Chen.
Bisa terlihat raut wajah mereka semua yang berusaha keras melawan Qin Chen, mereka mengeluarkan banyak sekali tenaga untuk melawannya, namun hasilnya nihil mereka semua akan mati.
Swoosh!
Qin Chen dengan cepat menembus serangan mereka semua dan masuk melewati celah serangan. Ia masuk lalu menerjang mereka semua dengan kakinya.
Boom! Boom!
"Arghhhhh!"
"Lengan ku.."
"Sangat kuat!"
[ Selamat Tuan membunuh mahluk kecil mendapatkan... ]
Suara mereka terus terdengar telinganya dengan diiringi suara Qin Qui. Mereka semua mati tanpa sisah, Qin Chen melanjutkan menuju istana nya dengan cepat. Sepanjang perjalanan ia menghancurkan tempat-tempat yang membuat ia muak.
Kilatan-kilatan cahaya terus terlihat di atas langit, kilatan tersebut membuat orang-orang yang melihatnya menjadi ketakutan. Mereka berfikir bahwa Malapetaka memang benar-benar terjadi di dunia bawah.
Istana Kaisar Iblis.
Chi Wuyao masih diam tanpa bergerak, ia melihat ledakan-ledakan yang terus terjadi di dunia bawah, melihat kekacauan itu membuat dirinya bingung harus melakukan apa. Di satu sisi ia tidak ingin menganggu Qin Chen menyelesaikan masalah nya, dan di sisi lain ia adalah permaisuri iblis yang menjaga dunia bawah.
"Apa yang sebenarnya kau lakukan bodoh!"
Bisa terdengar suara kecil Chi Wuyao di telinga para tetua di istana, mereka melihat Permaisuri Iblis yang sedang khawatir dengan melihat ke arah ledakan tersebut.
"Permaisuri Iblis, apa yang sebenarnya terjadi?" Tanya tetua di sana.
"Pembantai yang dilakukan pria bodoh!" Ucap Chi Wuyao yang sedikit kesal dan khawatir.
Mereka terdiam mendengar nya, mereka semua terkejut dengan sikap Permaisuri Iblis yang tidak seperti biasanya, sekarang ia seperti sedang kesal dan khawatir dengan orang yang menyebabkan semuanya.
"Kalian semua jangan ada yang ikut campur dalam hal ini! Biarkan orang itu yang mengurusnya!" Perintah Chi Wuyao kepada para tetua.
"Baik!"
Mereka hanya bisa mengikuti perintah Permaisuri Iblis. Kembali ke sisi Qin Chen yang masih terbang menuju istana dengan disertai kehancuran dimana-mana, kehancuran yang ia buat sudah banyak meresahkan Iblis-iblis dunia bawah.
Semua ini Qin Chen lakukan, agar mereka semua pindah ke wilayah kaisar iblis. Semakin banyak orang yang berada disana, akan semakin baik untuk Chi Wuyao walaupun harus menambah beban kerjanya.
Setibanya ia di atas istana raja Iblis Cu, ia mengeluarkan aura membunuh untuk membuat semua orang-orang disana ketakutan. Raja iblis Qin Chen tanpa kenal rasa ampun akan menghancurkan orang-orang yang menggangu jalanya.
Tiba-tiba keluar banyak sekali pasukan dari istana dengan aura membunuh, mereka semua menampilkan kerutan wajah yang sangat kesal ditambah marah melihat Qin Chen datang dengan membawa keributan.
Raja Iblis Cu yang berada depan semua pasukan melayang dengan wajah sangat marah, ia mengeluarkan aura membunuhnya untuk melawan Qin Chen. Qin Chen hanya mengeluarkan aura membunuh Martial God untuk menyembunyikan Aura yang sebenarnya.
"Bocah sialan! Beraninya kau datang ke wilayah ku dengan membawa kekacauan!" Teriak Raja Iblis Cu.
Ia berteriak marah terhadap Qin Chen, namun Qin Chen tidak menanggapi nya dan masih diam di atas langit, ia sedang mengobrol dengan Qin Qui yang sudah terbiasa dengan nya.
[ Raja iblis cu sedang mengulur waktu untuk menyegel anda ke dalam Dimensi Demon Chaos, dengan berpikir Anda tidak akan keluar dari sana dia sangat percaya diri. Tuan tolong berhati-hati. ]
Padahal Qin Chen tidak bertanya tentang penyegelan ini, tapi Qin Qui memberitahukan nya tentang penyegelan. Mendengar penjelasan nya, Qin Chen jadi semakin tertarik untuk menyiksa mereka semua.
"Jangan banyak bicara, kalian semua kemarilah dan mati untuk ku!" Balas Qin Chen dengan dingin.
Mereka semua mendengar perkataannya yang sangat sombong dan dingin, saat mereka mendengar nya membuat orang-orang menjadi semakin marah. Bahkan Raja Iblis Cu ikut terpancing marah dengan provokasi Qin Chen.
Raja Iblis Cu, ia masih berdiri disana dengan mulai mengangkat tangan nya ke atas, saat melihat tangan pemimpin mereka ke atas, mereka semua langsung bersiap-siap untuk menerima perintah.
"Bunuh! Bocah sialan itu! Sekarang!" Perintah nya.
"Baik!" jawab mereka serempak.
Pasukan mulai berterbangan mengarah ke arah Qin Chen, mereka semua menggunakan senjata masing-masing dengan tingkat masing-masing. Qin Chen di atas sana hanya melihat orang-orang bodoh yang akan mati lagi dengan sia-sia.
"Sungguh bodoh! Jika mereka berlutut minta maaf, mungkin tidak akan ku ampuni mereka semua!" Gumamnya.
Wushh! Hwush!
Hembusan angin yang tercipta oleh serangan mereka semua mulai terasa di seluruh tubuh, di depan Qin Chen bisa dilihat ada banyak serangan-serangan yang berbagai macam jenis.
"Pedang Iblis!"
"Api kemarahan!"
Suara mereka semua menggema di langit dengan serangan yang dilakukan bersamaan. Qin Chen melihat mereka menyerang langsung melesat ke arah mereka.
Bang!
Boom!
Hantaman tangan Qin Chen mengenai wajah mereka hingga terlempar jauh ke tanah, Qin Chen yang lagi tidak mau menggunakan kemampuan nya untuk melawan musuh yang lemah, ia berencana menggunakan tubuh nya untuk latihan sebelum melawan Dewa nantinya.
Swuush!
Bang! Boom!
Satu-persatu pasukan Qin Chen rubuhkan dengan tangannya sendiri. Raja Iblis Cu melihat Qin Chen yang bertindak sesuka hatinya di atas sana membuat ia semakin marah.
"Semut! Mati saja!"
Qin Chen berbicara intimidasi untuk mereka semua, dengan cepat ia melesat mengarahkan pukulan biasa untuk menghempaskan orang-orang di pandangan nya.
Wushh!
Suara hembusan angin terdengar lagi dengan cepat tangannya mengenai satu prajurit di dekatnya.
Boom!
"Arghhhhh!"
Tubuh mereka hancur berkeping-keping hingga mengeluarkan banyak darah berjatuhan ke bawah. Qin Chen hanya menatap mereka semua seperti makanan yang siap dimakan.
"Ku-kuat sekali dia!"
"Sa-sangat mengerikan! Seberapa kuat dia!"
Orang-orang yang melihat kejadian mengerikan di atas langit membuat tubuh mereka gemetaran, membunuh dengan menghancurkan tubuh mereka adalah tindakan yang sangat jahat dan keji. Tapi, bagi Qin Chen selama mereka mati itu bukanlah masalah.
Hari yang masih malam menjelang pagi mulai terlihat sinar pagi yang perlahan menyinari nya, Qin Chen sekarang mulai terbang tinggi ke atas langit untuk melihat sinar yang menyinari dirinya.
"Pagi yang indah, dan sangat sejuk dengan suara-suara mereka yang mati dimana-mana! Jika tidak menyerang mereka, mungkin aku akan beristirahat dulu untuk menikmati hari di dunia bawah!" Gumamnya.
Qin Chen belum menghancurkan sepenuhnya mereka, karena ia menikmati sinar pagi hari yang sangat segar. Mau mereka menyerang lagi, ia akan mengetahui terlebih dahulu sebelum mereka sempat menyerang.
...
*Thank You For Reading*