
Setelah ia mengambil barang-barang dari Yu Lin, Qin Chen dan Ru'er pergi keluar dari Paviliun Bulan Sabit. Sebenarnya Qin Chen masih ada beberapa pertanyaan untuk di tanyakan kepada Yu Lin. Namun, saat melihat Yu Lin seperti sedang kelelahan karena Pelelangan tadi membuat ia mengurungkan niatnya, jika ia melanjutkan pernyataan nya mungkin akan terjadi yang tidak di inginkan lagi.
Sekarang ini ia keluar dari Paviliun sudah merasakan ada 30 orang di ranah Martial King Tingkat 5 sedang mengawasinya. Melihat pergerakan Leluhur Penguasa Kota sudah bertindak sangat cepat ia hanya menampilkan senyuman puas.
Sungguh bodoh! Mengirimkan 30 Ranah Martial King untuk membunuhku? Apa mereka terlalu bodoh! Atau otak mereka seperti cacing yang berbelit jadi tidak bisa berfikir?
Ia hanya tertawa kecil di bibir, sedangkan Ru'er di gendong Qin Chen, melihat kakaknya yang tertawa kecil bingung dengan sikap kakaknya. Tapi ia tidak memperdulikan lagi karena ia sekarang adalah adiknya dan kakaknya sangat baik padanya.
Qin Chen melesat terbang menjauh dari Paviliun, ia pergi terbang menuju tempat yang sepi dimana ia bisa melakukan tindakan untuk melawan mereka kembali. Baru saja ia membicarakan tentang orang-orang yang mengikutinya, sekarang ini mereka semua sudah berada di hadapannya dengan pakaian Hitam.
Sepertinya aku pernah melihat pakaian ini! Tapi Dimana aku melihatnya?
Ia bingung dengan pakaian yang mereka kenakan, karena pakaian itu pernah ia lihat sebelumnya, tapi ia tidak ingat kapan dan dimana. Jadi Qin Chen melupakan dulu hati penasaran nya dengan menatap mereka semua.
"Siapa yang menyuruh kalian semua?" Tanya Qin Chen yang menatap dingin kepada orang-orang di depannya.
"Untuk bocah yang akan segera mati! Kenapa harus repot-repot!" Jawab pria bertopeng di depannya dengan nada jahat.
Qin Chen tertawa kecil mendengar perkataan mereka, ia tidak tahu kenapa ia sendiri bisa tertawa tapi ada satu hal yang ia ketahui. Didepannya adalah Pembunuh Bayaran Tengkorak Hitam yang dimana di kota ini juga terdapat cabang nya.
Tengkorak Hitam! Jika aku tidak memusnahkan mereka semua hingga ke inti-intinya, aku takut keluarga ku di Alam Rendah akan terluka!
Sebelum Qin Chen menyerang mereka, ia terlebih dahulu menurunkan Ru'er dan meminta Xiao Chen untuk menjadi besar untuk menjauhkan ia dari pemandangan berdarah disana.
"Ru'er, bersama Xiao Laohu dulu ya, kakak ada urusan dengan mereka. Saat sudah selesai nanti, kakak akan menyusul Ru'er" Ucap Qin Chen lembut dengan mengelus kepalanya.
Ru'er mengangguk kecil tanda paham, ia memeluk Xiao Laohu dan pergi dari sana, ia pergi menjauh dari kakaknya.
Aku tidak ingin membuat Ru'er yang masih kecil harus melihat hal yang tidak sepantasnya. Bukanya aku tidak bisa melindunginya, tapi ini untuk kebaikan nya dengan tumbuh tanpa ada ingatan tentang hal mengerikan sewaktu kecil! Jika tidak, masa kelamnya akan muncul kembali.
Setelah beberapa saat ia melihat kepergian Ru'er, ia mulai meregangkan tubuhnya yang sudah lama tidak menghajar orang-orang menyebalkan. Ia berjalan pelan ke depan dengan pandangan terus berubah menjadi Dingin.
"Sudah lama diriku tidak menghajar seseorang! Kalian datang tepat waktu! Karena kalian akan menjadi pemanasan ku sebelum menghajar Pria Tua itu!" Ucap Qin Chen yang dingin dengan Aura intimidasi dari nya.
Mereka mendengar perkataan Qin Chen lantas marah. Karena pembunuh bayaran Tengkorak Hitam adalah Pembunuh Bayaran tingkat atas di Benua Tengah, tidak ada yang berani melawan Tengkorak Hitam Karena memiliki dukungan dari Master Alam Immortal.
"Bunuh bocah itu!" Perintah Ketua dengan menyuruh pasukannya untuk membunuh Qin Chen.
Orang-orang di belakangnya melesat ke arah Qin Chen untuk membunuhnya, tidak waktu lama ia sudah di kelilingi banyak orang di segala sisinya, jika Qin Chen hanya seorang Body Tempering biasa di kelilingi banyak orang Martial King, sudah di pastikan ia akan terbunuh dengan mudah.
"Mengepung ku? Itu tidak akan ada gunanya! Karena yang akan mati disini kalianlah!" Qin Chen dengan nada dingin menatap mereka semua dengan sangat tajam.
"Aku akui kau cukup berani! Tapi kau hanya body Tempering Tingkat 8! Ketahuilah tempat dimana kau harus bersikap sombong!" Balas Ketua Tengkorak Hitam
Qin Chen tersenyum tipis dengan mulainya Aura membunuh begitu kuat keluar dari dalam dirinya, ia dengan cepat menghajar mereka satu-persatu untuk menyehatkan tubuh nya.
Boom!
"Arghhhhh!"
Teriakan-teriakan mereka terdengar oleh orang-orang yang berjalan di jalan Utama, dengan suara sekeras itu siapa yang tidak akan mendengar nya. Orang-orang di kota langsung pergi ke tempat sumber suara untuk melihat sendiri apa yang terjadi di sana.
"Kehehehe... Kalian cukup hebat bisa membuat ku tertawa!" Ucap Qin Chen.
"Seni Iblis! Tinju Iblis Langit!" Teriak Ketua Tengkorak Hitam.
Di atas gedung-gedung mereka semua Melayang dengan anggota 12 orang yang tersisa, Qin Chen di sana hanya tersenyum tipis.
Serangan dari Ketua Tengkorak Hitam seperti memanggil Iblis dari Dimensi lain. Namun, Energi Iblis itu berbeda dari energi yang di Kota tempat Qin Chen tinggal.
Seni Iblis? Apa mereka dari organisasi Pembunuh Bayaran Tengkorak Hitam! Apa organisasi ini memiliki pusat juga!
Qin Chen sedikit terkejut dengan keningnya yang mengerut, ia tidak bisa menyangka akan adanya pusat Organisasi Jahat seperti ini di Dunia. Dengan masih adanya Organisasi Tengkorak Hitam akan membuat ia tidak nyaman untuk pergi ke Alam Immortal sebelum ia menyelesaikan semua yang bisa saja mengancam keselamatan keluarga nya.
Pukulan Iblis Langit nya mengarah ke arah nya dengan cepat, Qin Chen dengan tangan kosong membalas Tinju Iblis Langit milik orang itu.
"Pukulan biasa!" Ucap Qin Chen yang pelan.
Energi Qi dalam dirinya keluar membentuk sebuah tangan menggenggam mengarah ke tempat serangan Ketua Tengkorak Hitam.
Wushh!
Boom!
"Arkkkkk!"
Teriakan dirinya yang terhempas ke tanah karena kalah dengan kekuatan Qin Chen, ia tergeletak di atas retakan tanah berdiameter 25 neter dari tempat ia terjatuh.
"Si-siapa kau sebenarnya!" Ucap Ketua Tengkorak Hitam dengan nada terpatah-patah menatap Qin Chen dengan pandangan takut sekaligus kesakitan.
"Yama!" Satu kata yang ia keluarkan membuat pria di sana terdiam, dengan seribu kata tidak keluar dari dalam mulutnya.
Qin Chen menarik satu Pedang dari seorang pendekar pedang di bawah, ia mengambilnya dengan sebuah Sihir yang dimana. Sihir yang ia gunakan adalah tipe magnet yang bisa menarik benda besin dan lainya.
Dengan tanpa perasaan ia melesatkan satu pedang tepat di arah jantung nya berada.
Jleb!
Tanpa mendengar suara teriakan Pria di bawah, ia hanya tersenyum kecil di bibirnya, dengan selesai nya masalah Pembunuh Bayaran. Qin Chen masih berada di atas langit untuk merencanakan penyerangan terhadap leluhur Penguasa Kota.
"Sudah memancing Naga untuk bangun! Jangan harap bisa membuat seekor Naga untuk mengampuni!" Seringai kata Qin Chen terdengar dingin.
Qin Chen Pergi terbang ke tempat tinggal leluhur Kota, karena ia tidak akan membiarkan orang yang sudah menyingungnya tetap hidup. Jika itu dibiarkan akan mengakibatkan hal fatal pada orang yang ia sayangi.
...
*Thanks You For Reading*