
Di tepi laut yang belum diberikan nama oleh siapapun, bisa terlihat tiga orang tengah terduduk di samping meja makan, disana kedua wanita tersebut mulai menyantap makanan yang telah Qin Chen persiapkan.
Saat kunyahan pertama kalinya, kedua mata mereka terbuka lebar dengan merasakan setiap gigitan dalam daging maupun rasa bumbunya yang meresap sempurna.
"Ini sangat enak!"
Mereka berdua mengatakan hal sama dengan bersamaan yang membuat Qin Chen terkejut, mereka lantas menyantap makanan tersebut dengan lahap.
Qin Chen masih terkejut dengan mereka, karena jika istrinya berteriak maupun mengatakan hal tadi, itu sudah biasa baginya. Tapi berbeda dengan Qin Qui yang tiba mengatakan hal sama, dan lagi ekspresinya berubah cepat.
Semua yang di tampilkan Qin Qui membuat Qin Chen bertanya-tanya siapa Qin Qui sebenarnya. Karena Qin Qui seperti bukan sistem pada umumnya, melainkan jiwa yang hidup.
Tapi selama Qin Qui berpihak kepada Qin Chen, ia tidak memikirkan tentang siapa Qin Qui sebenarnya, karena seiring berjalannya waktu, ia akan mengetahui siapa Qin Qui sebenarnya.
Kini Qin Chen menyantap makanan yang berada di depannya, ia menyantap dengan lahap karena makanan favoritnya di dunia modern, disini ia buat untuk istrinya.
"Bagaimana? Apa kalian suka masakan makanan favoritku.."
"Hmmm.. ini sangat enak.. apa ini makanan favoritmu?" Balas Istrinya yang melahap makanan tersebut dengan lahap.
"Benar, ini adalah salah satu makanan favoritku, jika kamu mau, aku bisa membuat semua makanan favoritku untuk kamu cobakan.."
Istirnya mengangguk kepalanya karena ka menyukai makanan favorit Qin Chen, sedangkan Qin Qui yang tahu siapa Qin Chen, ia hanya bisa diam dan menikmati makanan yang dibuatkan oleh Qin Chen.
Qin Chen yang tengah menikmati makanan yang ia buat sendiri, ia lalu mencampur dengan sayuran untuk menyeimbangkan kalorinya dalam dirinya, meskipun begitu, ia bisa menciptakan hal yang pernah di rasakan.
Dalam hal ini, Qin Chen hanya bisa makan sendiri, karena sulit baginya untuk berbagai oleh dua wanita di depannya. Satunya manja, dan satunya yang polos nan dingin.
Setelah beberapa menit berlalu, mereka bertiga sudah selesai makan bersama. Kini istri kecilnya sudah kenyang karena melahap banyak makanan yang dibuat Qin Chen.
Qin Qui juga sudah kenyang dengan makanan yang dibuat Qin Chen, ia yang ingin berdiri di tahan oleh Qiu Yu Ran dengan memegang tangannya. Tidak tahu apa yang dipikirkan oleh Qiu Yu Ran, tapi Qin Chen hanya diam saja.
Mereka disana mengobrol santai tentang banyak hal, mulai kebiasaan Qin Chen yang dimana Qiu Yu Ran bertanya kepada Qin Qui yang selama ini berada di dalam diri Qin Chen.
2 Jam Kemudian.
Hari yang sudah malam, sudah waktunya untuk tidur. Qin Chen yang telah selesai menyiapkan tempat tempat untuk tidur, kini mereka berjalan menuju tempat tidur.
Sesampainya disana, mereka baring dengan tangan Qin Chen sebagai bantalannya, tidur melihat ke langit dengan bintang-bintang bersinar terang di atas langit.
"Istri kecil, sekarang kamu tidurlah, karena untuk menjaga kesehatan.." Ucap Qin Chen meminta istrinya untuk tidur.
"Hmmm.. selamat malam, Sayang,"
Istrinya mulai memejamkan matanya lalu tidur menghadap ke arah Qin Chen dengan memeluk tubuhnya. Sedangkan Qin Qui di samping kirinya, ia juga tidur dengan menghadap ke arah langit, tapi Qin Chen perlahan memiringkan tubuhnya Qin Qui hingga memeluknya.
Melihat bahwa dua wanita sudah tidur, kini Qin Chen ikut dalam mimpi yang panjang di esok harinya.
Pagi hari, Lautan pengakuan.
Lautan ini sudah Qin Chen beri nama yaitu laut pengakuan, dimana setiap orang yang berada di dekatnya, mereka akan mengakui semua hal yang telah di pendamkan selama ini.
Sebenernya, Qin Chen hanya ingin memiliki satu istri untuk seumur hidupnya, tapi setiap kali ia berjalan bersama wanita lain, maka perasaan mulai tubuh.
Berpikir bahwa dirinya di bumi tidak memiliki pasangan untuk di ajak keluar, dan selalu sendirian karena dipatahkan oleh sebuah perasaan yang sangat pahit.
***
Paginya mereka bangun dari tidurnya yang lelap, saat bangun melihat Qin Chen yang masih tertidur pulas, meksipun kedua tangannya menjadi korban untuk bantalan mereka berdua.
Malam itu Qin Chen tidak bisa bertindak sama sekali terhadap dua wanita, hari ini hingga hari besok, Qin Chen hanya milik istrinya untuk menghilangkan kekhwatiran saja. Setelah itu, ia akan melanjutkan menguasai Alam Immortal seluruhnya.
Setelah mereka bangun, mereka melihat Qin Chen yang tertidur di sampingnya. Qin Qui ia lalu masuk kedalam tubuh Qin Chen untuk beristirahat kembali, karena ia lebih menyukai di dalam diri Qin Chen.
"Qin Chen, bangun... Ini sudah pagi.."
Istrinya membangunkan Qin Chen yang masih tidur dengan pulas di sampingnya, saat ia mendengar suara yang terdengar sangat nyaman, Qin Chen terbangun dari tidurnya, ia melihat istrinya didepannya.
"Kamu sudah bangun?"
"Ya.."
Setelah itu, mereka pergi dari sana untuk melanjutkan jalan-jalan di pagi hari. Karena beberapa hari kedepannya, Qin Chen akan pergi lagi, karena waktunya sudah hampir habis untuk menaklukkan Alam Immortal.
1bulan adalah waktu dimana ia harus menguasai Alam Immortal secepatnya, setelah itu ia akan pergi ke Alam Immortal tertinggi untuk menguasainya.
Setelah ia menguasai kedua Alam, barulah ia akan menuju alam Surga untuk mencari wanita tersebut. Lalu mengembalikan pakaian Dewi Es yang kurang ajar kepadanya.
Qin Qui semalam tidur di samping Qin Chen hingga pagi harinya, ia tidur seperti biasanya saat di dalam diri Qin Chen, tidak ada pergerakan sama sekali saat ia tertidur.
Sifatnya yang seringkali berubah, dengan wajahnya yang polos membuat Qin Chen bingung dengannya. Sekarang ini ia yang bangun tidur mulai berjalan-jalan di hutan mencari udara segar, karena dua atau tiga hari lagi Qin Chen akan melanjutkan perjalanan menuju Galaxy lain.
Hilangnya Galaxy bagian Utara yang dihancurkan wanita tersebut, banyak keributan antara para Dewa di Alam Immortal tertinggi. Beritanya sudah sampai ke Alam Rendah, dimana sudah banyak orang-orang yang membaca berita tersebut.
Semua yang didalam berita terpacu kepada satu orang yang tidak lain adalah, Kaisar Chen. Ialah orang yang menyebabkan kehancuran di Galaxy bagian Utara.
Banyak orang-orang yang mendengar nama Kaisar Chen, dimana sangatlah familiar di ingatan mereka. Pada saat mengingat bahwa, Raja Iblis Qin Chen telah meninggal Alam Rendah menuju Alam Immortal, kini mereka semua menjadi sangat syok.
Bagaimana tidak syok, bahwa sosok Raja Iblis Qin Chen yang terkenal di Alam Rendah, kini menguasai Alam Immortal dan menghancurkan Galaxy bagian Utara.
***
Ditempat Qin Chen berada, mereka berdua jalan-jalan menikmati suasana dunia di pagi hari. Semua permainan mereka lakukan untuk mengisi lembaran baru di pikiran mereka.
Karena semua masalah masa lalu biarlah berlalu, kini mereka mulai membuka lembaran baru, dimana hanya ada kesenangan di setiap waktunya hingga akhirnya.
Jam demi jam mereka lalu untuk bersenang-senang, Qin Chen juga mengatur waktu untuk istrinya agar tidak kelelahan setiap saat, dimana mereka bermain berdua di dunia yang Qin Chen ciptakan.
...
*Thanks You For Reading*