Suamiku Selingkuh Dengan Adikku

Suamiku Selingkuh Dengan Adikku
bab.47


Rahasia terungkap!!!


Penjelasan bibi aneth


.....


dua hari setelah menikahkan mila dan adit, bibiku,adik dari ayahku datang kerumahku,kebetulan hari ini aku sedang libur bekerja


"ting tong" suara bel berbunyi


Pelayan yang mendengarnya,langsung membukakan pintu


"tunggu sebentar"ucap bi surti lalu ia membukakan pintu ternyata bibi aneth yang datang sendirian,bi surti begitu mengenali bibi anet, sehingga muda bagi bibi anet untuk langsung menemuiku


"silahkan masuk nyonya, nona dinda ada dikamarnya"ucap bi surti


"terima kasih,aku akan langsung kekamarnya


bibi aneth berjalan naik keatas menuju kamarku,ia mengetuk pintuku


"tok..tok!!


suara ketukan pintu kamarku,aku bergegas membuka knop pintunya


"a-ada ap???Bibi aneth?? Ucapku terkejut lalu memeluknya,


"dinda? Bolehkah bibimu masuk?tanya bibi aneth melepaskan pelukanku


"tentu bi,silahkan" aku mempersilahkannya masuk kedalam kamarku


"bibi kapan datang ke jakarta? Mengapa tak mengabariku? Ucapku


"baru saja bibi sampai dari kalimantan,dan langsung kesini menemuimi,bibi kesini ingin bertanya padamu? Sebab bibi memdapatkan kabar tentang pernikahanmu?


"ta-tanya kabar apa bi? jawabku


"dimana adikmu? Ia melirik mencari keberadaan mila"


"dia -dia sedang kuliah bi"ucapku berbohong


"aku sudah mengetahuinya dinda,jangan bohongiku,aku ini bibimu, tak semestinya kau menutupi semuanya dariku


"apa maksudnya bi"


"waktu itu orang tua adit menelponku


mereka mengataiku dengan sumpah serapahnya,mereka menuduhku yang menculik adit,


aku terkejut mendengarnya


lalu diam diam aku menyuruh orang suruhanku untuk menyelidiki kalian,ternyata adikmu itu memang jahat, dan suamimu itu sungguh pria brengsek, benar kata ayahmu,ia sempat tak setuju kau menikah dengannya,dan akhirnya begini...


"apa? Aku tak menculiknya bi,untuk apa coba,sebab aku telah menceraikannya dan mengusirnya.


"bagus. Dimana adikmu itu


"di-dia aku kurung bi,aku beri hukuman


dia dan dengan tega nya iamengkhianatiku dan ingin membunuhku, dan mereka telah meracuniku


"apa? Sungguh biadab dia,


jelas sekali ia memiliki mirip prangai yang sama seperti ibunya dulu,


"maksud bibi ibuku?tanyaku penasaran


"bukan dinda, ia bukan adik kandungmu,melainkan anak dari adik angkat ibumu, ibumu mengangkat wanita korban kdrt saat itu oleh mantan suaminya,ibumu orang yang baik saat itu,ia menolong dan merawat wanita itu beserta anaknya hidup bersama sama dengan kami dan menjadikannya adik angkatnya,namun seketika suamiku direbut oleh wanita itu,ia dan suamiku mengkhianatiku, lalu pergi meninggalkan anaknya,sehingga ibu dan ayahmulah yang merawat anak itu sampai besar. Karena bibi merasa sakit hati,bibi pergi merantau ke kalimantan,


"apa bi? Jadi dia bukan adik kandungku?


kenapa aku tidak tahu soal itu,


pantas saja ia tega melakukan itu padaku


dan pantas saja bibi tidak suka dengan mila?ucapku sambil menangis


"sudah ini adalah rahasia ibumu,namun bibi terpaksa memberitahumu,,biarkan saja dia dan mantanmu,tak perlu kau tangisi lagi, cukup sampai disini kau memberikan kasih sayang pada orang yang tidak sedarah denganmu"


"terimah kasih banyak bi,


aku sekarang jadi mengerti sifatnya berbeda denganku, berbeda juga pada ayah dan ibu ia begitu tamak,iri dan dengki terhadapku, ku kira ia adik kandungku, ternyata dia hanya adik angkatku saja.


"benar,hanya kau keponakanku satu satunya,untuk itu kau harus berhati hati padanya,aku ingin bertemu dengannya,apakah kau mau mengantarkan bibimu in' ucap bibi aneth


"baik bi,besok aku akan mengajakmu bertemu dengannya, namun aku harus mengajak temanku


"siapa dia?


"dia edward,dia yang membantuku bi,


"oh iya ajak saja dia.


"baik bi,kalau begitu bibi istirahat saja dulu aku akan menghubunginya"ucapku membawa bibi kekamar kosong bekas kamar mila


"baik,bibi akan beristirahat sejenak."ucap bibi aneth. Lalu aku pergi menuju kamarku


aku pun langsung menelpon edward


memberitahukan kebenaran yang diucap bibi,dan akan besok bertemu mila


Tak menunggu waktu lama,Telponku langsung terhubung dengan edwar...


"halo mas?sapaku


"halo din,ada apa?tanyanya


aku pun menceritakan semuanya pada edward dan memberitahukan bahwa bibiku ingin bertemu dengan mila


edward pun setuju dan akan mengantarkan kami besok ke sana.


"besok aku akan menjemputmu dan bibi,


"sama-sama din.


"yaudah aku mau istrihat dulu,see you next day


"oke see you too."ucap edward.


.............


Keesokannya


aku dan bibi bersiap siap menunggu jemputan edward, sengaja aku tak memakai mobilku sendiri,sebab perjalanannya begitu ekstrim dilalui dan memerlukan banyak waktu untuk sampai disana.


tak lama edward pun tiba dirumahku bersama teman-temannya yang megendarai mobil sendiri sendiri


edward dan temannya pun ku persilahkan masuk


"silahkan masuk dulu mas,


"oke "jawab temannya, edward lalu menatap tajam pada temannya.


"baiklah baiklah,sebaiknya aku menunggu disini saja"ucap brian


Edward pun masuk kedalam rumahku,


kami duduk disofa ruang tamu,sembari menunggu bibi aneth.


tak lama bibi aneth turun ke bawah menemui kami diruang tamu


"dinda,bibi sudah siap?ucapnya


tanpa sadar ia menganga melihat ketampanan edward


"bibi,kenalkan dia temanku,teman anak ayah dulu yang sempat dijodohkan denganku.


edward mengulurkan tangannya sembari memberi salam pada bibi aneth dan langsung dibalas bibi.


"edward bi, senang bertemu dengan anda


"bibi aneth, bibinya dinda


"wah dinda,temanmu sangat kingclong.


berbeda sekali dengan mantanmu itu"ucap bibi


aku tersenyum malu, lalu mengajak mereka pergi


"bibi bercanda saja ayo kita pergi,nanti kita disana kesorean"ucapku oada bibi aneth


kami pun berjalan keluar menuju mobil edward, kami berdua dimobil edward,sedang temannya mengikuti dari belakang.


edward membukakan pintu mobil belakang untuk bibi sedangkan diriku duduk didepan,disamping edward.


"terima kasih mas"ucapku


"sama-sama, oke kita akan langsung saja kesana


"iya mas"ucapku


selama diperjalanan,bibi dan edward banyak mengobrol tentang masa kecilku yang memiliki adik angkat, tak terasa kami pun telah sampai ditujuan kami,


kami semua turun dari mobil, temannya edward membukakan pintu gerbang untuk kami masuk,keadaan yang sunyi cocok untuk mereka yang berbulan madu tanpa gangguan siapapun.


kemudian aku memasuki ruangan jeruji besi tempat mila dan adit


"hay kalian,maaf menganggu bulan madunya"ucapku


mila menatapku dengan sadis


" lepaskan aku brengsek! Lepaskan.


aku hanya tersenyum,lalu edward dan bibi anet pun menyusul masuk, mata mila terbelalak kaget dan ia pura pura menangis bersedih


"bibi anet, kau disini,


to-tolong aku bi,lepaskan aku dari sini.


bibi mbak dinda telah menyakitiku,ia tega mengurungku disini bersama mantan suaminya."ucapnya sambil mengeluarkan mata air buaya.


bibi mendekati mila dan tersenyum


"kau memang pantas mendapatkannya?"ucap bibi


"a-apa maksud bibi? Aku ini keponakanmu


"kau dan ibumu memiliki sifat yang sama,suka merebut suami orang, kau tahu mila?


"i-ibuku dan mbak dinda maksud bibi


"bukan,kalian bukanlah saudara kandung,kau hanya anak angkat yang diangkat oleh kakakku dan kakak iparku dari wanita tak tahu diri itu,dinda merupakan anak satu satunya dan keponakanku satu satunya.


kau sama seperti ibumu,suka merebut suami orang,dulu ibumu telah merebut suamiku dan pergi ntah kemana,"jelas bibi


"apa maksudmu ha,kalian sengaja mengarang cerita tentangku,dasar tua bangka.


"kau,anak tak tau diuntung"


bibi aneth ingin menamparnya,namun karena terhalang jeruji besi, jadi ia lampiaskan amarahnya dengan menendang mila


mila terjatuh dan tersungkur dengan cepat adit menolongnya berdiri


"kalian sungguh tega padaku? Ucap mila


"apa-apan kalian,kau bibi bisakah sopan sedikit,ingin ku patahkan kakimu"ucap adit melihat bibi aneth


lalu edward menatap tajam pada adit,membuat adit langsung terdiam.


"lepaskan aku,lepas lepaskan!!! teriak mila