Suamiku Selingkuh Dengan Adikku

Suamiku Selingkuh Dengan Adikku
bab. 10


karena semalaman menemani dan membantu mas adit,


pagi ini mila tidak pergi kuliah, padahal hari ini dia sedang ujian semester dikampusnya


dia tertidur diruang kerja adit, ya hampir jam5 subuh dia baru bisa tertidur


sebab mas adit selalu mengganggunya


tiba tiba dinda pun datang dan membangunkan mereka


"tok tok "dinda pun mengetuk pintu ruangan kerja mas adit


"mas aku masuk ya? lalu aku pun membuka knop pintunya


"mas mila bangun ini sudah pagi, mila apa kamu tidak kuliah hari ini? panggilku


"uuuaah.. aku masih mengantuk mbak, aku nggak kuliah aku mengantuk


mbak dari mana aja sih kok semalam kamu nggak jagain suami mbak, "mila kesal


"aku kemalaman, lalu aku lupa dan langsung tertidur dikamar"jawabku


"tega banget kamu mbak,


"dia kan mas mu juga mil,


"yaudah aku mau kekamarku, mau lanjutin tidur


"ya ya ya...


"mas kamu bagaimana, apakah masih terasa sakit,


"iya sayang ini masih terasa sakit, bisa kamu ambilkan air minum untuk mas,?


"oh tentu. aku ambilkan dulu ya.


sekalian ntar aku bilang sama bik surti untuk membawakan makanan dan menjagamu, oh iya mila kan nggak kuliah, nanti kalau kamu butuh apa apa tinggal panggil mila aja ya, karena aku sebentar lagi akan pergi bekerja,


aku pamit mas assalamualaikum "


lalu aku pun bergegas buru buru meninggalkan mas adit, dan aku langsung menemui bik surti dan berencana ingin pergi berbelanja


"bibi nanti tolong bibi ikut dinda belanja ya, , hari ini bibi bebas mau belanja apa saja


"serius non, bibi siap siap ya non


"oke bibi


kami pun bergegas pergi meninggalkan mas adit yang sedang sakit


*****


"kemana sih orang orang dirumah ini, bik surti juga bukannya melihat ku memvawakan makanan untukku, malah dia nggak datang datang,? kata adit


lalu adit pun mengambil handpone nya dan memanggil mila via telpon


namun mila pun tidak mengangkatnya, lalu beberapa menit kemudian mila pun menggangkatnya


"hallo sayang kamu dimana cepet keruangan mas, mas lagi butuh bantuan kamu ni,


"hem aku ngantuk mas,


"tolongin mas sayang


"yaudah kamu tunggu aja mas, aku kesana


mila pun mematikan telponnya,


"ada apa si mas?


"tolong kamu bersihkan donk yank luka nana yang ada di selangkanganku


"ih mas, ini nambah bahaya sekali,,


kalau didiamkan nanah nya nambah parah loh, kita ke dokter aja ya mas


"aku nggak bisa bepergian mila


"ya buruan mas sudah nggak tahan


"udah bentar lagi dia akan kesini mas, yaudah aku mau mandi dulu ya...


lalu mila pun kembali kekamarnya dan membersihkan badan, setelah itu ia pun memakai pakaian, dan naas nya lagi. dia memakai ****** ***** yang sudah ditaburi oleh mbaknya


namun masih butuh beberapa jam untuk reaksi kerjanya


****


aku dan bik surti pun tiba dirumah saat sore, rumah terlihat sepi,tak ada mila ataupun mas adit menyambutku..


ku langkahkan kaki menuju kamarku bergegas mandi untuk membersihkan diri,


setelah itu aku berganti baju dan mengeringkan rambutku, lalu aku pun memikirkan rencana balas dendam selanjutnya, aku tidak bisa tenang aku harus melakukannya rencana ini


.....


aku keluar kamar dan melihat keadaan mas adit, perlahan kubuka knop pintu ruang kerja mas adit yang tak terkunci


terlihat mas adit sedang tertidur dengan tangan yang sudah diperban lalu aku pun mendekat dan memanggil mas adit,


"mas kenapa dengan tanganmu? apakah terluka?


"tidak sayang, aku menyuruh dokter untuk memperban tanganku,agar aku tidak bisa menggaruk luka ku


aku melirik kearah luka diarah vitalnya sepertinya belum membaik, meskipun sudah diobati dokter


mujarab juga bubuk dari jessi, aku harus menceritakannya dan berterima kasih


"sebenarnya apa yang terjadi mas?


"ntah la sayang, dokter bilang aku terinfeksi bakteri. aku pun tak tahu dari mana bakteri itu datang" jawabnya


"sebaiknya kamu harus dirawat dirumah sakit mas"saranku


"tidak usah sayang,aku dirawat dirumah saja"tolaknya


"jangan keras kepala kamu mas, lihat lukamu itu sudah semakin parah. disana kamu akan diobati dan kamu akan cepat sembuh "kataku


mas adit terdiam, dan memikirkan tentang hal itu,


dan aku pun dengan mudah dengan tidak adanya mas adit dan mila, aku bisa membersihkan antek antek mereka dirumahku


"baiklah aku akan mengikuti saranmu, "katanya


"baguslah ini semua demi kebaikanmu" ucapku


.....


setelah berbincang pada mas adit, aku pun keluar memanggil mila dikamarnya


ku ketuk pintu kamarnya


"mila, ini aku.boleh aku masuk?


"masuk aja mbak,pintunya ngga dikunci


kubuka knop pintu, dan aku pun melihat hal yang sama pada mila seperti keadaan mas adit


aku pun berpura pura panik


"kamu kenapa mila? tanyaku


"mbak sudah pulang, aku juga ngga tau mbak, tiba tiba aku merasakan gatal dibagian vitalku dan aku pun menggaruknya namun bukannya membaik malah semakin perih


hihihi sakit mbak"keluh mila


"kamu yang sabar ya, nanti mbak akan ajak kamu kerumah sakit ya


"perih sekali rasanya mbak,


lalu aku bergegas meninggalkan mila