
....
Tiga hari berlalu,sejak kedua pengkhianat itu kembali aku mulai melakukan aktivitasku seperti biasa, menjadi istri bodoh dan
bekerja untuk menghidupi mereka sedang mereka asyik bersantai ria menikmati perselingkuhannya dirumahku
aku berjalan keluar menuju mobilku, namun tiba tiba ponselku berdering,lalu aku mengambilnya dari tasku,
ternyata panggilan dari edward
aku mengangkat telpon darinya
"(selamat pagi nona cantik,apakah kamu sudah sarapan?)" sapanya disebrang telpon
"(belum,kenapa? Apa kamu ingin mengajakku sarapan bersama,?)
"(tentu saja,itulah tujuanku..
"(baiklah, dimana?
"(dikafe Starmov aja,saya sedang menuju kesana)
"(oh baikklah,see you"
....
Sesampainya aku dikafe starmov,aku memarkirkan mobilku
ku lihat mobil edward sudah terparkir disana
ku langkahkan kaki memasuki kafe tersebut,lalu mencari keberadaanya
ketemu ! Itu dia!
"mas "teriakku
"dinda," deward pun menoleh dan melambaikan tangannya
namun ketika aku ingin menghampiri edward,tiba tiba seseorang memanggilku dari arah samping
"jessika! aku terkejut melihatnya memanggil namaku dan melambaikan tangan padaku
namun edward pun berdiri memanggilku
"dinda kemarilah! Kata edward
namun tiba tiba jessika menghampiriku
"budeg lo ya,gue panggil panggil kok nggak ada respon ayo sini,"ucap jessika lalu menarik tanganku
"tu-tunggu jes"
tanpa mendengar jessika tetap saja membawaku kemeja nya,
"oh iya bagaimana reaksi obat yang gue kasih, berhasilkah,, gue denger adik dan suami lo yang laknat itu masuk rumah sakit ? Terus bagaimana urusan perceraian lo
edward pun tiba tiba menghampiri kami,lalu dia langsung duduk disebelahku
"maaf tuan anda siapa, sepertinya anda salah tempat,dan itu bukan tempat anda!ucap jessika
edward hanya diam,dengan aura dinginnya
"anda itu bagaimana tuan apakah tidak mendengar apa yang saya ucapkan" ucap jessika dengan ketus
edward pun menatap tajam jessika,
"maaf jess,ini temanku Edward, kami tadi berjanji untuk bertemu dicafe ini"jelas dinda
"what??? Sorry
saya nggak tahu,
lo sih kenapa diam aja dari tadi...
"dia edward temanku
kenalin mas edward ini jessika
"hemmm"ucapnya mas edward
lalu ia tersenyum ramah
apakah saya boleh bergabung?
"si-silahkan !
oh iya apa kalian berhubungan ? Tanyanya
Aku tersedak,lalu aku melotot pada jessika
"tenang gue akan support lo,tidak usah malu
gue dukung lo kejenjang pernikahan
edward pun tersedak mendengar perkataan jessika
"uhukkk!!!
aku pun langsung memberikan mas edward minum
"maaf mas,dia memang sedikit nyinyir...
dan tak perlu didengarkan
"apaan sih,gue bener kan, dari pada lo harus bertahan dikhianati oleh lelaki dan adik brengsek itu, mending kamu sama mas gantengmu aja ,gue sangat setuju..
"jess stop,jangan bicarakan masalah private disini! Ucapku ku pukul tanggannya
"aw sakit dinda! Oke oke gue diam
kami pun melanjutkan sarapan pagi bersama ditengah suasana tenang,setelah selesai makan,kami keluar bersama,jessika pun pamit duluan,karena ia harus segera kekantornya
aku dan mas edward masih berjalan menuju parkiran
"terima kasih mas untuk traktir sarapan pagi ini? maafin temanku tadi ya,
"sama sama,tidak dia menyenangkan kok
aku pun tersenyum,
"syukur de kalau gitu sampai jumpa dikantor.
"tunggu
"ada apa mas?
"tadi saya dengar kamu mau mengajukkan perceraian pada suamimu?
"iya mas,aku akan lakukan gugatan cerai padanya
"oh begitu...
yasudah masuklah,nanti kamu terlambat
"ucapnya ngeledek
"oke, tapi tunggu mas ada yang ingin saya bicarakan, saya hampir saja lupa
"ada apa?
"begini saya mau minta tolong kamu, saya punya rencana ingin mengenalkan kamu pada adikku, aku ingin melihat reaksi adit bagaimana kalau mila mengkhianati dia
"kamu atur saja, see you