Suamiku Selingkuh Dengan Adikku

Suamiku Selingkuh Dengan Adikku
bab. 14


ini baru permulaan mas kalian akan mendapatkan lagi balasan balas dendamku ini, kalian akan merasakannya baik kamu dan mila kalian pengkhianat...


"mas aku pulang dulu ya, ntar kalau kamu butuh apa-apa kamu panggil perawat atau telpon aku aja ya,


"kamu nggak menginap disini aja din,


"aku besok ada meeting mas,jadi kemungkinan aku pulang, soalnya jarak dari rumah sakit dan kantor sangat jauh takutnya nanti terkena macet dan aku pun jadi telat, ini proyek yang sangat amat penting bangett


see aku pulang ya... "kataku


"hem iya!


pekerjaan mu mementingkan segalanya din kenapa kamu berubah,


aku pun tidak menghiraukan mas adit aku pun bergegas pulang...


setibanya dirumah ya begitu sepi sunyi hanya ada bi surti yang sedang membersihkan rumah.


"assalamualaikum bi? aku mengucapkan salam


"walaikumsalam non, sudah pulang bagaimana keadaan tuan dan mbak mila non,? tanya bik surti


"mereka masih dirawat bik, karena luka mereka cukup parah"jawabku


"oh kok aneh ya non penyakit nya, maaf kata seperti penyakit kelamin saja"ucap bi surti


"ntah la bi, oya kuharap bibi jangan memberitahukan mas adit maupun mila,


karena saya akan mengedok rencana jahat mereka satu persatu


"baik la non, jahat sekali mereka mengkhianati non selama ini"ujarnya


"bukan hanya mengkhianati., tapi mereka berdua ingin membunuhku bi secara perlahan, mereka sengaja membuatkan aku minuman dan makanan lalu mencamourkan dengan bubuk racun yang berbahaya"jelasku


"asstagfirullah ya allah tega banget mereka


sumpah bibi nggak tau sama sekali hal tersebut non,


"iya aku yakin bibi setia padaku


"yaudah mau bibi siapkan minuman dan makan malam?


"hem iya kebetulan aku belum makan kita makan bareng berdua ya bi


"ha ngga baik nona kalau bibi makan bareng nona,


"ih apaan sih bi, kayak orang lain aja


"heheh iya de bibi siapkan dulu ya non


"oke sekalian aku mau keatas mau kekamarku ingin mandi rasanya sangat gerah sekali


"baik non


*****


setelah aku mandi dan berganti pakaian aku pun turun kebawah ternyata bi surti sudah menyiapkan masakan


"wah lezat sekali.. "ucapku


"silahkan non,ini bibi siapkan piringnya


"ayo bi kita makan berdua temenin aku ya..


"baik kalau Nona memaksa


"oh iya bi besok sudah ada assisten baru yang telah direkrut. nanti besok mereka datang kesini, jadi nanti bibi aja yang mengarahkanya


"baik non,semoga aja mereka tidak seperti yang kemarin ya


mereka pun menyantap makan malam dengan bersenda gurau menikmati malam mereka


"bi aku langsung kekamar ya mau istirahat aku nggantuk oh iya besok banguni aku ya pagi


"iya baik non


aku pun langsung menuju kamar dan beristirahat


namun ponsel ku bergetar ada pesan masuk dari pak edward


namun aku pun mengabaikan pesan dari nya karena aku sudah sangat mengantuk....


.......


pagi hari


jam sudah menunjukkan pukul05.00 aku begegas melaksanakan sholat subuh, ya sudah menjadi rutinitasku menjalankan perintah tuhan


ketika aku turun ternyata bi surti sudah menyiapkan sarapan untukku


"maaf non, tadi bibi sudah mencoba mengetuk pintu untuk membangunkan namun non nggak ada jawaban,


"oh iya tadi saya lagi sholat, makasih ya bi


"iya non silahkan sarapan dulu


"makasih bi


setelah itu aku bergegas pergi kekantor ya aku ingat pak edward akan menjemputku pagi ini, ya meskipun terasa aneh...


namun aku tak mampu menolaknya sebab dia adalah atasan ku dikantor tiba tiba pak edward sudah datang menggunakan mobil sport nya


"masuklah!"


aku segera masuk dan duduk disamping pak edward


"terima kasih pak, lain kali tidak usah repot menjemputku. "kataku


"ini semua keinginan saya, jadi tidak merasa repot, kebetukan kita searah bukan? jelasnya


"hem iya pak makasih ya" ucapku..


"Bisakah kamu berhenti memanggilku 'pak" berbicara tidak formal saja padaku,ini juga bukan kantor kan?


aku mengangguk" ba-baiklah mas edward"


edward tersenyum lalu menjalankan mobilnya


kami akhirnya sampai diparkiran kantor yang dikhususkan


sorot mata ku memandang kesana kemari,sebab aku takut nanti ada yang melihatku bersama pak edward.


"ayo masuk!! ajaknya


aku pun mengikutinya masuk lalu sesampainya di dalam lift aku pun mengucapkan terima kasih


"terima kasih mas edward, ya


'Ting


suara lift menandakan kami sudah sampai ketika aku hendak keluar oak edward pun memanggilku


"tunggu.,"cegah edward.


langkahku pun terhenti


"iya? tanyaku


"kalau nanti saya menghubungi kamu tolong kamu jawab ya? "pintanya


aku pun tersenyum "baiklah pak!


seperti biasa aku duduk dikursi kerjaku sembari mengecek dokumen


ketukan pintu mengalihkan perhatianku


"masuk! jawabku


"dinda? sapa sela membuka pintu


"kamu sel, masuklah! kataku"


aku pun menutup kembali dokumenku


"apakah kamu sudah menghubungi pengacara nopri?tanya ku


"sudah din, gue juga sudah membuat janji untukmu dengannya nanti sore di kafe kafetaria


"jawab sela


"terima kasih sela,


"apakah kamu sudah menyiapkan berkas untuk perceraian mu


"sudah sel,namun aku harus mendapatkan tanda tangan mas adit terlebih dahulu


"jadi?


"jadi abis makan siang nanti aku akan kerumah sakit sebentar ya mencari cara agar mendapatkan tandatanggannya


"hem baiklah.