
Setelah menerima perintah dari raja Anggara Dewa itu Patih Kencana Loka pun mohon diri dan berlalu dari hadapan nya, sepanjang jalan ia tak habis pikir antara percaya dan tidak dengan pembuktian Ki Jamprang itu.
"Kasihan permaisuri Saraswati,apakah benar semua ini karena dia sepertinya ada sesuatu yang aneh ,tapi apa , baiklah aku harus melakukan penyelidikan ini secara diam diam gumam" Patih Kencana Loka dalam hati.
Malam itu di atas langit kerajaan Prada jaya tampak gelap gulita bintang-bintang yang biasanya nampak kelab kelib kini tak satu pun muncul di malam itu , seakan mereka mengerti akan kesedihan yang di rasakan oleh raja Anggara Dewa dan permaisuri Saraswati alami.
"Dinda Saraswati ada yang ingin kanda bicarakan pada mu"ucap raja Anggara Dewa membuka percakapan dengan lembut,
"Dinda mengerti apa yang akan kanda bicarakan pada ku,maaf kan saya kanda kemarin dinda menguping pembicaraan kanda di balairung istana bersama Patih Kencana Loka dan orang tua itu"ucap permaisuri Saraswati dengan wajah nampak murung dan sedih.
"Jadi dinda sudah tahu apa yang akan kanda bicarakan pada dinda"tanya raja Anggara Dewa dengan terkejut.
"Benar kanda tapi apakah kanda mempercayai perkataan orang tua itu"tanya permaisuri Saraswati.
Mendengar pertanyaan istrinya itu raja Anggara Dewa pun tak langsung menjawabnya karena sebenarnya ia juga bimbang antara percaya atau tidak.
"Jika kanda percaya dengan perkataan orang tua itu , lakukan lah yang terbaik menurut kanda demi kerajaan ini dinda rela jika harus pergi dari ini untuk selamanya"ucap permaisuri Saraswati melanjutkan.
"Kanda sebenarnya juga tidak mau melakukan ini dinda tapi kanda terpaksa , biarlah untuk sementara waktu dinda di Randu Sari untuk menemani Romo begawan"ucap raja Anggara Dewa dengan rasa tidak tega.
"Tapi percayalah jika kanda sudah menemukan jalan keluarnya cepat atau lambat kanda akan segera membawa dinda kemari lagi"lanjut raja Anggara Dewa.
Raja Anggara Dewa pun langsung memeluk istrinya itu dengan penuh kasih sayang.
"Maafkan kanda dinda ,aku terpaksa melakukan ini besok dinda berangkat lah ke Randu Sari biar Patih Kencana Loka yang mengawal dinda ke sana"ucap raja Anggara Dewa.
"Baik kanda jika itu perintah mu "ucap permaisuri Saraswati dengan pasrah.
Raja Anggara Dewa dan permaisuri pun terhanyut dalam kesedihan ,tanpa sepengetahuan raja Anggara Dewa sebenarnya permaisuri Saraswati sedang mengandung selama dua bulan.
Sementara itu di malam yang sunyi dan gelap itu Patih Kencana Loka sedang duduk duduk di teras rumahnya ,ia tidak habis pikir kenapa hal ini baru terjadi sekarang jika permaisuri Saraswati yang menyebabkan ini kenapa tidak dari dulu saja, Patih Kencana benar benar di buat pusing kepala memikirkan hal itu.
"Pasti ada dalang semua ini ,tapi siapa"ucap Patih Kencana Loka pada diri sendiri.
Di saat termenung itu tiba-tiba Patih Kencana Loka melihat sebuah bayangan orang berkelebat sangat cepat di kejauhan menuju ke arah belakang istana.
"Bayangan apa itu cepat sekali "ucap Patih Kencana Loka segera berdiri dan bergerak langsung mengejarnya.
Ia mengerahkan seluruh kemampuannya dan bergerak sangat cepat memburu bayangan itu tapi sayang ia kehilangan jejak lalu ia pun kemudian berhenti sambil memperhatikan sekelilingnya,namun tidak menemukan orang yang di carinya.
"Kemana larinya bayangan orang berkelebat tadi cepat sekali menghilangkannya "ucap Patih Kencana Loka dengan kecewa.
Ia pun lalu berjalan dengan hati hati mencari bayangan itu sambil melihat ke kiri dan ke kanan, namun tak juga ia mendapati yang di carinya dan berniat berbalik arah untuk kembali ke rumahnya,tetapi tiba tiba dari arah samping samar-samar terdengar bunyi langkah kaki yang makin lama makin mendekat, ia pun segera bersembunyi di balik pohon sambil terus memperhatikan ke arah datangnya suara langkah kaki tadi itu.
Sesaat kemudian langkah kaki itu berhenti sekitar sepuluh tujuh tombak dari tempat persembunyian nya.
Patih Kencana Loka pun langsung terkejut karena mencium bau harum bunga melati,"bukankah ini bau bunga melati yang biasa di pakai oleh ....belum selesai mengucapkan kata-katanya Patih Kencana Loka di kejutkan oleh munculnya bayangan yang tadi ia kejar.
"bukankah itu bayangan berkelebat yang tadi siapa dia"ucap Patih Kencana Loka,
Patih Kencana Loka kembali terkejut untuk yang kedua kalinya ketika melihat dua orang itu berpelukan.
"Ada hubungan apa dia dengan laki laki itu seperti sudah sangat akrab sekali ,setahu ku dia tidak pernah keluar keraton, baiklah aku ingin tahu apa yang akan mereka bicarakan",ucap Patih Kencana Loka dalam hati.
"Apakah kakang sudah lama menunggu di sini"ucap orang yang berbau harum melati itu yang ternyata adalah seorang wanita.
"Tidak juga aku baru saja sampai di sini adik"jawab lelaki itu,
"Aku senang karena kakang selalu menepati janji kakang untuk selalu membantuku "ucap wanita itu,
"Tentu saja aku akan selalu membantu mu demi mewujudkan semua impianmu untuk menguasai kerajaan ini"jawab laki laki itu dengan tersenyum.
Mendengar jawaban laki laki itu ia pun tampak tersenyum senang karena cita-cita nampak membuahkan hasil.
" Aku merasa cukup puas dengan semua bantuan yang kakang berikan padaku, terimalah ini ,imbalan untuk kakang" ucap wanita itu sambil memberikan sekantong uang emas kepada laki laki itu.
"Ternyata kau cukup tahu yang aku butuhkan adik , dengan ini aku bisa bersenang-senang dengan puas"ucap laki laki itu nampak senang setelah menerima sekantong uang itu.
"Kamu tenanglah semua orang sudah tidur tidak akan ada yang mengetahui kita di sini"ucap laki laki itu.
"Baiklah aku ingin tahu dulu apa yang sebenarnya mereka rencana lalu secepatnya akan ku tangkap basah mereka "ucap Patih Kencana Loka.
Namun sebelum niatnya Patih kencana Loka itu terlaksana , tiba-tiba datanglah beberapa orang prajurit menuju ke arah tempat persembunyiannya sambil memukul-mukul kentongan dan berteriak-teriak ada penyusup...ada penyusup .
"Sialan kenapa prajurit prajurit itu kemari bisa berantakan rencana ku"ucap Patih Kencana Loka nampak kesal.
"Apa benar kamu tadi melihat ada orang ke arah sini"tanya si lurah prajurit kepada anak buahnya .
"benar kakang waktu itu saya sedang buang air kecil tiba tiba tanpa sengaja saya melihat bayangan berkelebat ke arah sini"jawab prajurit itu.
"Baiklah ayo cepat cari dia sampai dapat lalu "ucap Si lurah prajurit itu.
Mendengar teriakkan prajurit prajurit itu laki laki misterius dan wanita itu pun langsung pergi dengan cepat.
Patih Kencana Loka yang dari tadi memantaunya pun seakan tidak percaya dia hilang begitu saja dari depan matanya.
"Sialan gara gara prajurit itu gagal sudah aku untuk mengetahui rencana mereka "ucap Patih Kencana Loka penuh kekecewaan dan segera keluar dari tempat persembunyian nya.
Para prajurit yang sedang mencari penyusup itu di kejutkan dengan kemunculan Patih Kencana Loka di hadapan mereka.
"Ada apa kalian beramai-ramai di sini "ucap Patih Kencana Loka pura pura tidak tahu apa yang sedang mereka lakukan.
"Lapor Gusti Patih kami sedang mencari seorang penyusup yang lari ke arah sini"ucap Lurah prajurit itu.
"Lupakan dia sudah pergi "ucap Patih Kencana Loka dengan santai dan berjalan meninggalkan mereka.
"Aku yakin dia adalah selir Sariti Ningrum karena cuma dia yang biasanya memakai bunga melati di rambutnya lalu apa yang dia rencana dengan laki laki itu "gumam Patih Kencana Loka dengan mondar mandir di rumahnya.
Pagi itu tampak kereta kuda sudah di depan istana lengkap dengan kusir nya bersiap untuk berangkat mengantar permaisuri Saraswati ke Randu Sari .
"Ini untuk kebaikan dinda jadi maafkan kanda ucap raja Anggara Dewa sambil memegang erat tangan permaisuri Saraswati.
Permaisuri Saraswati pun tak kuasa menahan tangis untuk berpisah dengan orang yang sangat di cintai itu.
"ku harap kanda tidak melupakan dinda"ucap permaisuri Saraswati ,
"tentu kanda akan selalu ingat dinda"ucap raja Anggara Dewa dengan sedih .
"Berangkat lah Patih ku serahkan keselamatan dinda Saraswati pada mu ucap raja Anggara Dewa,
"Baik Gusti prabu "jawab Patih Kencana Loka.
"Ayo berangkat "ucap Patih Kencana Loka memerintahkan .
Kereta itu pun perlahan lahan berjalan meninggalkan istana Pradajaya, raja Anggara Dewa terus memandangi kereta itu sampai hilang di balik tikungan.
Siang itu terik matahari mengiringi perjalanan mereka menuju ke desa Randu Sari yang merupakan desa asal permaisuri Saraswati.Ia sungguh tidak menduga akan kembali ke kampung halamannya setelah lama ia tinggalkan.
Beberapa hari kemudian penyakit yang di derita oleh rakyat kerajaan Prada jaya pun hilang sama sekali dan semua kekacauan kekacauan yang terjadi di kerajaan Prada jaya pun juga tidak terjadi lagi semenjak kepergian permaisuri Saraswati ke Randu Sari.
Melihat keadaan rakyatnya itu raja Anggara Dewa pun senang dan bahagia , karena semua kembali normal seperti sedia kala.
"Benar-benar terbukti perkataan Ki Jamprang itu setelah dinda Saraswati meninggalkan istana ini secara ajaib semua penyakit yang di derita rakyat Prada jaya pun hilang"ucap raja Anggara Dewa dalam hati di suatu malam yang cerah.
Di malam yang terang bulan itu Patih Kencana Loka berjalan menuju ke belakang istana ia berharap orang yang kemarin itu datang lagi.
Ia kemudian melompat ke sebuah dahan pohon untuk untuk bersembunyi sambil menunggu orang misterius itu , hingga tengah malam tak lama kemudian dua buah bayangan berkelebat sangat cepat menuju ke situ.
Beberapa saat lamanya datanglah seorang wanita dengan bau semerbak bunga melati menyambut kedatangan dua orang itu, Patih Kencana Loka sangat terkejut setelah mengenali ketiga orang itu ,ia benar-benar tidak menyangka dengan kenyataan di depan matanya itu, lalu ia pun tersadar dari lamunannya ketika matahari hampir tenggelam tenggelam .
"Ternyata hari sudah akan menjelang malam sebaiknya aku lanjutkan perjalanan ke Randu Sari untuk mencari Gusti permaisuri Saraswati"ucap Patih Kencana Loka dan langsung menggebah kudanya.
(siapakah sebenarnya permaisuri Saraswati dan raja Anggara Dewa itu ikuti terus perjalanan cerita pendekar pedang kembar)