Pendekar Pedang Kembar

Pendekar Pedang Kembar
Ki Jamprang


"menurut penerawangan hamba ,gusti permaisuri lah yang membawa penyakit itu ke kerajaan ini gusti prabu"ucap Ki jamprang dengan tenang.


"Apa kamu bilang Gusti permaisuri !!!"ucap raja Anggara Dewa dengan keras,


"benar Gusti prabu itu menurut penera...wang "ulang Ki Jamprang tapi raja Anggara Dewa langsung memotong ucapan Ki Jamprang itu


"cukup Jamprang hentikan omong kosong mu !!"ucap raja Anggara Dewa dengan sangat marah.


"Ampun Gusti prabu hamba tidak memaksa Gusti prabu untuk percaya pada hamba tapi,paling tidak ini demi keselamatan rakyat kerajaan ini Gusti prabu"ucap Ki Jamprang.


"Sekali lagi kau mengatakan seperti itu hari ini juga ku gantung kau di alun-alun"ucap raja Anggara Dewa dengan murka.


"Ampun Gusti perabu, hamba mohon Gusti prabu untuk menahan diri,"ucap Patih Kencana Loka setelah melihat raja Anggara Dewa itu marah besar.


Patih kencana loka tahu bahwa raja Anggara Dewa sangatlah menyayangi Gusti permaisuri sehingga wajarlah kalau dia sangat marah mendengar perkataan Ki Jamprang itu.


"Tapi saya benar-benar tidak bisa terima atas perkataan Ki Jamprang ini Patih Kencana Loka"ucap raja Anggara Dewa,


"Hamba mengerti perasaan yang sedang Gusti prabu alami ,tapi hamba mohon Gusti prabu untuk bersabar"ucap Patih Kencana loka.


"Apa kau bisa membuktikan bahwa semua ini penyebabnya adalah dinda Saraswati Ki Jamprang"tanya raja Anggara Dewa.


"Baik Gusti prabu hamba akan membuktikannya biar Gusti prabu percaya ucapan hamba"jawab Ki Jamprang .


"Cepat lakukan "perintah raja Anggara Dewa dengan rasa tidak sabar.


"Tapi sebelumnya hamba mau minta bejana berisi air serta baju atau apa pun yang Gusti prabu dan Gusti permaisuri biasa pakai untuk saya gunakan sebagai alat untuk membuktikannya Gusti"pinta Ki Jamprang.


"Baiklah akan aku penuhi semua yang kau butuhkan"ucap raja Anggara Dewa , kemudian ia memerintah seorang dayang untuk membawakan sebuah bejana dan dua buah baju yang satu miliknya dan yang satu milik permaisuri Saraswati dan langsung di berikan kepada Ki Jamprang.


"Sekarang silahkan kau buktikan omongan mu Jamprang"perintah raja Anggara Dewa.


"Saya akan memulainya jadi saya mohon Gusti prabu dan Gusti Patih perhatikan ini baik-baik"ucap Ki Jamprang.


Ki Jamprang pun lalu membacakan mantra ke dalam bejana berisi air itu dan seketika air itu pun memancarkan cahaya dan bergerak gerak.


Raja Anggara Dewa dan Patih Kencana Loka pun di buat terkejut oleh kejadian itu, mereka berdua benar-benar takjub dengan kesaktian Ki Jamprang itu.


"Gusti berdua perhatikan baik-baik ,ini adalah baju Gusti prabu hamba akan masukkan baju ini kedalam air ini , apakah bereaksi atau tidak "ucap Ki Jamprang lalu memasukkan baju itu kedalam wadah berisi air itu setelah di tunggu beberapa saat ternyata tidak terjadi apa-apa.


"Seperti yang Gusti prabu dan Gusti Patih lihat ternyata air ini tidak bereaksi apa apa setelah hamba masukkan baju Gusti prabu ini , sekarang hamba akan mencoba memasukkan baju yang biasa Gusti permaisuri kenakan ke dalam air ini"ucap Ki Jamprang.


Ki Jamprang pun segera memasukkan baju itu kedalam bejana dan tak lama kemudian wadah air itu pun terguncang dan bergetar dan bau busuk pun tiba tiba muncul di ruangan itu yang memaksa raja Anggara Dewa dan Patih Kencana Loka harus menutup hidungnya.


Raja Anggara Dewa dan Patih Kencana Loka pun saling melempar pandang seolah-olah ingin saling bertanya atas kejadian di depan matanya itu.


Sesaat kemudian bejana air itu pun tenang kembali seperti semula,raja Anggara Dewa pun segera menanyakan apa maksud dari kejadian itu.


"Apa arti dari semua ini Ki Jamprang cepat kau jelaskan"perintah raja Anggara Dewa.


"baik Gusti prabu hamba akan menjelaskan nya,"ucap Ki Jamprang,


"pertama hamba masukkan baju Gusti prabu ke dalam bejana ini dan seperti yang gusti prabu dan Gusti Patih lihat sendiri tidak terjadi apa apa tapi, setelah baju milik Gusti permaisuri saya masukkan ke dalam bejana ini ternyata suatu keanehan seperti yang gusti prabu lihat sendiri bahkan airnya pun berwarna merah serta bau busuk"ucap Ki Jamprang menerangkan.


"inilah yang bisa hamba buktikan pada Gusti prabu selanjutnya Gusti prabu lah yang berhak memutuskan mau mengambil tindakan terhadap Gusti permaisuri "ucap Ki Jamprang.


Mendengar penjelasan dari ki Jamprang itu raja Anggara Dewa pun nampak bimbang ia harus mengambil tindakan yang bagaimana karena merasa serba sulit antara nasib keluarga dan nasib rakyatnya.


" Menurut mu bagaimana Patih Kencana Loka"tanya raja Anggara Dewa meminta pendapat


"Maaf Gusti prabu menurut hamba sebaiknya kita tanyakan saja pada Ki Jamprang mengenai solusinya, karena sepertinya dia tahu akan pokok permasalahan ini"ucap Patih Kencana Loka.


mendengar raja Anggara Dewa bertanya seperti itu, Ki Jamprang pun merasa ragu untuk menjawab nya karena ia khawatir membuat raja Anggara Dewa marah lagi.


"Jamprang !!! ,apa kau mendengar pertanyaan ku,"ulang raja Anggara Dewa dengan nada tinggi.


"haa...haam...ba mendengar Gusti prabu"jawab Ki Jamprang dengan gugup,


"lalu kau tunggu apa lagi cepat katakan"ucap raja Anggara Dewa dengan sudah tidak sabar,


"baik Gusti prabu ,jalan terbaik untuk menghilangkan penyakit kutukan dari negeri ini ialah menjauhkan Gusti permaisuri dari kerajaan Pradajaya ini Gusti prabu"jawab Ki Jamprang .


"Apakah tidak ada cara lain Jamprang"tanya raja Anggara Dewa,


"benar Gusti inilah cara satu satunya agar kita terhindar dari kutukan itu,"ucap Ki Jamprang,


Setelah mendengar penuturan Ki Jamprang itu raja Anggara Dewa pun duduk terdiam di singgasana nya ia pun tak habis pikir jika harus berpisah dengan istri yang sangat di sayanginya itu .


"Baiklah aku akan menuruti kata-kata mu Ki Jamprang walaupun dengan berat hati aku akan berpisah dengan Dinda Saraswati ,


untuk sementara biarlah dinda Saraswati ku bawa ke Randu Sari dulu "ucap raja Anggara Dewa memutuskan.


"Tapi ingat kalau kata-kata mu tidak terbukti persiapkan leher mu di ujung tali gantungan"ucap raja Anggara Dewa.


"Nyawa hamba siap jadi taruhannya Gusti prabu"ucap Ki Jamprang mantap.


"Patih Kencana Loka besok secepatnya kau bawa dinda Saraswati ke Randu Sari aku ingin tahu apakah benar bahwa semua bencana ini penyebabnya karena dinda"ucap raja Anggara Dewa.


"Maaf yang Gusti prabu bukan kah belum terbukti secara nyata kalau Gusti permaisuri adalah penyebab semua ini"ucap Patih Kencana Loka,


"Benar Patih,aku tahu itu, sebenarnya aku juga tidak ingin dinda Saraswati pergi dari sini tapi biarlah untuk sementara waktu ia di sana dulu untuk menemani ayahnya"ucap raja Anggara Dewa.


"Ampun Gusti prabu, apakah Gusti prabu tidak mau mendatangkan seseorang yang lebih sakti lagi untuk menangani penyakit ini,"ucap Patih Kencana Loka mencoba memberikan saran,


"Aku juga sempat berfikir begitu patih,tapi setelah melihat keadaan penduduk begitu memperihatikan terpaksa aku mengambil keputusan ini"ucap raja Anggara Dewa .


"baiklah jika itu yang Gusti prabu perintahkan hamba tidak bisa menolaknya"ucap Patih Kencana Loka.


Tanpa sepengetahuan mereka ternyata ada sepasang telinga yang menguping pembicaraan mereka dia adalah Sariti Ningrum yang tersenyum penuh kemenangan.


"Kalau sudah tidak ada lagi yang gusti prabu tanyakan hamba mohon diri Gusti prabu"ucap Ki Jamprang,


"Baiklah silahkan,"ucap raja Anggara Dewa,


"hamba juga mohon diri Gusti prabu"ucap Patih Kencana Loka juga tidak ketinggalan.


"Tunggu Patih ,ada yang ingin ku sampaikan pada mu,"ucap raja Anggara Dewa,


"mengenai apa gusti prabu"tanya Patih Kencana Loka,


"Begini Patih aku mau kau menyelidiki tentang semua ini , secepatnya kau harus temukan perusuh-perusuh yang kemarin belum sempat kau temukan itu, aku ingin tahu siapa mereka dan apa tujuan mereka itu"ucap raja Anggara Dewa.


"baik Gusti prabu,"ucap Patih Kencana Loka,


"Oh ya Patih kau juga harus cari tahu siapa sebenarnya Ki Jamprang itu ,aku merasa dia bukan orang sembarangan karena dari sorot matanya seakan akan ia tahu permasalahan kerajaan ini,"ucap raja Anggara Dewa.


"Jadi Gusti prabu tidak sepenuhnya percaya pada perkataan Ki Jamprang itu"tanya Patih Kencana Loka,


"benar Patih tapi demi keselamatan rakyat Pradajaya aku akan tetep mengirim dinda Saraswati ke Randu Sari"ucap raja Anggara Dewa.


"Aku mengerti Gusti prabu "ucap Patih Kencana Loka.