
Pada saat ini , Marru dan Swie sudah melakukan eksperimennya,
Dari pencampuran bahan dan berbagai macam jenis ramuan ,
Sudah hampir Berjam-jam mereka membekukan sebuah benda dan barang , mereka sengaja membuat senjata tanpa peleburan , namun mereka mengunakan energi yang mereka miliki untuk melebur benda dan barang tersebut , lain halnya dengan Barru yang bertugas menyalurkan energinya , agar dapat membekukan bahan tersebut ,
" Swie , lebih baik aku , Rais dan Cord mencari sisa dari bahan itu , kalian teruskan membuat senjata tersebut " kata Marru memberikan saran kepada Swie yang masih fokus pada peleburan yang ia lakukan ,
" Baiklah yang mulia , saya setuju dengan saran anda " kata Swie yang masih Fokus dengan tugas yang saat ini ia lakukan ,
" Yah sudah , aku akan berangkat sekarang , kalian tunggu kami saja " kata Marru yang langsung keluar dari ruangan tersebut , ruangan itu tidak boleh satu orang pun masuk kedalamnya , kecuali jika seseorang yang dibutuhkan oleh Swie ,
Marru terus berjalan menemui Cord dan Rais ,
Sesampainya Marru di depan mereka berdua yang saat ini sedang duduk santai sambil menyeruput secangkir kopi manis ,
" Cord , Rais , bantu aku mencari kristal bintang Aries , maksudku replika nya " kata Marru ,
" Replika , apakah itu ada " cord yang kurang faham dengan maksud Marru ia kembali bertanya kepadanya ,
" kemungkinan besar , kita akan mencoba mencarinya , ayo kita berangkat sekarang Swie saat ini sedang menunggu hasil dari tugas kita " kata Marru yang langsung bergegas keluar dari gedung penginapan , setelah ia berpamitan kepada Hellin ia pun segera pergi ,
Pada saat ini Cord , Rais dan Marru menuju suatu tempat yang terdeteksi oleh Cord , di sana terdapat sebuah energi yang sangat besar ,
Kemungkinan mereka akan menemukan monster yang memiliki badan Kristal Bintang Aries ,
" Sepertinya lokasi ini yang terdeteksi " kata Cord yang sudah tiba di lokasi ,
" Kamu yakin cord " Rais mencoba bertanya kembali ke pada Cord ,
Cord menjawabnya dengan anggukan kepalanya saja ,
" Iya aku yakin , disini tempatnya " kata Cord yang sudah berjalan menuju arah paling depan , sepertinya ia memberi petunjuk jalan kepada Marru dan Rais yang saat ini tengah bersiaga ,
" Pangeran , berhati-hatilah kita semakin dekat " kata Cord lagi sambil berjalan kearah depan ,
" Hem " jawab Marru singkat , mereka bertiga menuju sumber energi yang sangat kuat sekali , dan ternyata saat ini seekor monster duduk diatas rerumputan , ia begitu tenang sekali , sepertinya ia tidak merasa terusik oleh kehadiran apapun ,
Namun dari arah belakang Rais dan Marru , berkelebat sesosok bayangan putih yang langsung mendekati tubuh monster tersebut ,
Dan ternyata ia adalah wanita yang mereka selamatkan tempo hari , dia adalah Maddu , wanita berambut putih panjang dan sangat cantik itu ,
" Maddu , apa yang kamu lakukan " Marru yang terkejut dengan kehadiran Maddu yang secara tiba-tiba ia pun langsung memberikan pertanyaan kepada wanita bernama Maddu ,
" Aku disini sedang ingin bertemu Garro " katanya enteng sambil terus mendekati monster itu ,
" Garro , maksudmu monster yang saat ini berada di depan itu " Cord bertanya sambil menunjuk kearah Monster yang saat ini sedang santai rebahan ,
" Hem .. iya , dia " katanya yang langsung melompat diatas punggung monster itu , sang empuni tentunya saja terganggu oleh kehadiran dari sosok yang baru saja melompat ke atas punggungnya ,
" Grauggkk " suara raungan keras dari sang Monster , namun Maddu mencoba berbicara kepadanya ,
" Garro , Graungk .. aungk " suara Maddu yang sedang berbicara dengan Monster itu , dan ternyata monster itu mengerti bahasa dari Maddu ,
Keduanya bercengkrama sambil bersenda gurau ,
Marru dan Cord juga Rais rasanya tidak ingin mengganggu keduanya , terlebih lagi mereka tidaklah berbahaya ataupun menyerang mereka ,
" Bagaimana ini Pangeran " Cord yang merasa tidak ingin menganggu Maddu dan Monster itu , ia pun bertanya kepada Marru rencana apa yang akan mereka jalankan ,
" Rais … " Marru menoleh ke arah Rais yang tersenyum kearah Maddu dan Monster itu ,
" Yah sudah kita cari yang lainnya saja " Marru berbalik sambil terus berjalan meninggalkan tempat Maddu dan Monster itu ,
Begitu juga dengan Cord dan Rais yang sudah mengikuti Marru dari arah belakangnya , namun belum jauh mereka melangkah , Maddu berteriak keras ,
" Marru , ambil ini " Maddu sambil berkata ia melemparkan sesuatu kearah Marru ,
" Apa … " Marru yang kurang Faham ia pun berbalik dan langsung menangkap sesuatu yang dilemparkan oleh wanita cantik itu ,
" Happ " tangkapan Marru tepat sasaran , perlahan-lahan Marru membuka kedua tangannya yang telah menangkap sebuah benda , ternyata itu sebuah kristal berwarna biru Tua yang sangat terang ,
" Kristal , " suara Marru yang seperti sedang bergumam , namun kata-katanya didengar oleh Cord dan Rais ,
" Itu kristal bintang Sagitarius , aku membawanya disaat mereka melemparkan aku di dunia ini " kata wanita yang bernama Maddu ,
" Apa , Sagitarius … kamu berasal dari planet bintang Sagitarius " Marru seketika melihat ke arah wajah wanita yang mereka temukan di kota H ,
" Hem , iya itu tepat sekali , aku tahu kamu sedang bertarung melawan specialized , monster yang dibuat oleh bintang zhizac " kata Maddu lagi sambil tersenyum kearah Marru dan teman-temannya ,
" Jadi mereka berasal dari planet bintang zhizac , pantas saja mereka sangat kuat sekali , peradaban mereka sangat canggih dalam segi teknologi " kata Marru yang membuat Cord tercengang , sebab ia sendiri pernah menyelinap ke sana , namun ia ke pergok dan akhirnya bertarung melawan salah satu penghuni Planet bintang Zhizac ,
Kekuatan yang dimiliki oleh salah satu penghuni itu setara dengan kekuatan yang Cord miliki ,
" Apa ! mustahil , mereka terlalu tangguh dan sangat kuat sekali " kata Cord yang tanpa ia sadari mengatakannya , hal itu membuat Maddu tersenyum dan mengatakan sesuatu kepada mereka bertiga ,
" Jangan kawatir , walaupun mereka sangat kuat , namun mereka memiliki kelemahan yang mudah untuk ditaklukkan , kecuali mereka menyerang bersamaan , kemungkinan kita akan kuwalahan dan mungkin juga kalah " katanya yang masih duduk di atas punggung monster itu ,
" Maksudmu , kira-kira apa kelemahannya " Marru yang ingin mengetahui kelemahan dari penghuni Planet bintang Zhizac itu ,
" Cukup ulur waktu , mereka akan kehabisan energi , energi yang dimiliki oleh penghuni Planet bintang Zhizac itu hanya mampu bertahan beberapa jam saja " kata Maddu yang saat ini menjelaskan kepada Marru dan yang lainnya ,
" Beberapa jam , itu sangat menguras tenaga " kata Rais yang dapat membayangkan jika mereka saat ini sedang bertempur dengan penghuni Planet bintang Zhizac itu ,
" Jangan kawatir , cukup menghindari serangannya saja , setelah kehabisan energi kita yang akan balik menyerang mereka , energi mereka akan bertambah 7 jam lamanya " kata Maddu yang masih menjelaskan kepada Marru dan teman-temannya ,
" Tujuh jam , itu sangat lama sekali " Marru juga sangat kaget , yah jika di perhitungkan 7 jam akan memakan energi yang cukup lumayan , namun dari pada mereka akan terus menerus menyerang dengan energi yang sangat besar , tentunya mereka tidak akan menang melawannya ,
Ketiganya terdiam sejenak , mereka semua larut dalam pikiran masing-masing ,
" Tujuh jam itu sangat lama dan menguras energi , energi yang kita keluarkan juga cukup banyak " kata Cord yang diangguki oleh Rais dan Marru ,
" Hi … hi , kalian sepertinya pernah melawan Prajurit buatan , dan tidak pernah melawan pembesar ataupun panglima pilihan , aku dan Garro bertarung banyak mengalahkan mereka " kata Maddu yang saat ini sedang menceritakan kepada Marru dan teman-temannya bahwa Maddu pernah bertarung melawan specialized ,
" Jadi , Maddu pernah melawan specialized , kamu benar aku pernah melawan mereka mungkin hanya tahapan Prajurit saja , tentu mereka sangat tangguh dan kuat sekali " kata Cord memberitahukan kepada Maddu dan yang yang lainnya , sedangkan Garro ia menggelengkan kepalanya sambil manggut-manggut ,
" Garro , kamu memahami perkataanku " Cord yang merasa bahwa Garro mengerti kata-katanya ia pun sangat senang ,
" Hohs , baguslah " kata Cord lagi , Rais dan Marru pun tertawa kecil ,
" Hem … ngomong-ngomong kalian mau kemana " Maddu yang sedari tadi fokus pada penjelasannya tentang penghuni Planet bintang Zhizac ia pun menanyakan tujuan Marru dan teman-temannya ,
" Kami akan kembali ke penginapan , sebab urusan kami mencari kristal bintang Aries sudah diganti dengan kristal bintang Sagitarius itu sudah sangat bagus sekali dan bagaimana dengan dirimu apakah kamu akan ikut kami kembali " Marru balik bertanya kepada Maddu ,
" Iyah , tapi bagaimana dengan Garro aku tidak ingin meninggalkannya sendirian di sini " kata Maddu menjelaskan kepada Marru yang dirinya ingin kembali bersama Marru dan teman-temannya , namun ia juga tidak ingin meninggalkan Garro Panglima penjaga gerbang dimensi Planet Bintang Sagitarius ,
" Kamu boleh membawanya , namun jangan terlalu dekat dengan penginapan , kemungkin kita juga akan membutuhkan tenaga Garro " kata Marru yang sudah memperbolehkan Garro ikut dengan mereka ,
" Baiklah aku akan mencari tempat yang sesuai dengan kondisi Garro saat ini " kata Maddu yang seketika menggendarai Garro meninggal tempat itu menuju penginapan ,
Sedangkan Marru dan teman-temannya ia juga pergi meninggalkan tempat tersebut ,