
selamat menikmati dan selamat membaca guys😊😊
Pov Novia
saat aku membuka mata aku langsung melihat wajah ayah dan bunda ku dan mereka langsung memelukku sambil menangis terisak
"alhamdulillah kamu selamat nak"kata ayah sambil mengecup kening ku
"kamu nggak papa kan via"tanya bunda
"via nggak papa bunda cuma sakiy sedikit aja"jawabku agar bunda tidak terlalu khawatir
lalu aku baru menyadari kalau saat ini aku tidak di rumahku
"bun kita di mana dan mereka siapa"tanya ku kepada bunda
"kita di rumah kang ujang nak supirnya papa bayu"kata bunda lalu ayah menceritakan semua kepada ku tanpa ada yang terlewatkan satu pun
segitu parakah keadaan kami sehingga kami harus di bawah ke sini dan siapa mereka yang ingin menghancurkan kami aku terus berpikir sampai akhirnya aku muntah darah berwarna hitam pekat
"kamu nggak papa via"kata bunda ku yang kaget
"via nggap papa bunda mumgkin ini efek dari apa yang via alami pas di alam mereka"jawabku
"syukurlah via, sekarang kamu istirahat dulu ya"kata bunda ku
aku pun langsung mengiyakan kata bundaku setelah itu bunda dan ayah ku keluar dari ruang yang aku tempati saat ini
saat aku ingin menutup mata tiba-tiba saja ada kakek-kakek yang datang kepada ku aku heran entah darimana dia muncul
"ka-kakek siapa"tanya ku yang sedikit takut
"kamu nggak usah takut neng kakek bukan orang jahat"tutur kakek itu
"kamu dan keluarga mu orang baik neng, tapi sayang ada orang yang begitu ingin keluarga kamu mati neng"jelas kakek itu
"kamu harus bisa menghentikan semua ini neng sebelum waktunya habis kalau sampai waktunya habis kamu dan temanmu yang akan jadi tumbal dari perjanjian mereka dengan iblis itu"tambah kakek itu lagi
"siapa yang ingin mencelakakan kami kek? "tanya ku
namun kakek itu hanya tersenyum melihat ke arah
"suatu saat kamu bakal tau neng"jawab kakek itu
aku hanya diam mendengar apa yang di katakan kakek itu setelah itu kantuk langsung menyerang mata ku dan seketika aku langsung terlelap
"Di mana aku ini"kata ku sambil celingak celinguk kiri kanan karena saat ini aku berada dalam sebuah rumah perasaan tadi aku sedang terdiri
tak lama aku melihat seseorang yang di ikat di kursi dan di cambuk namun karena gelap aku tidak melihat wajah orang-orang itu
aku mencoba mendekat agar bisa melihat lebih jelas lagi sekitar sudah lumayan dekat aku melihat lagi ke arah mereka dan bertapa kagetnya aku ternyata itu papa bayu
dengan keadaan yang sudah sangat mengerikan badan di penuhi luka cambuk wajah yang ada bekas syatan pisau
"astaga om muldi"kataku sambil menutup mulut agar orang itu tidak mendengar suara ku
dan pada saat itu orang yang ad di depan om muldi langsung memenggal kepala om muldi
"om muldi"teriakku dan langsung terduduk
orang-orang yang mendengar teriakan ku langsung masuk ke dalam kamarku
"kamu kenapa via"tanya bayu yang tiba duluan
"pa-papa kamu yu papa ku"kata ku sambil menangis histeris
"coba bawah tenang dulu dan kamu minum air putih ini dulu"kata bayu mencoba menangkanku
aku langsung meminum air putih itu setelah agak tenang aku langsung menceritakan apa yang aku lihat
"papa kamu di siksa sama orang yu sekujur badan papa kamu penuh luka cambuk dan wajahnya banyak bekas syatan pisau setelah itu kepala papa kamu mereka penggal yu"kata ku sambil menangis
"kamu tenang aja via papa aku nggak papa kok kamu cuma mimpi doang"kata bayu tak lama bunda ku masuk dan aku langsung memeluk ku
bunda langsung mintak penjelasan dari bayu karena aku terus menangis dan bayu langsung menceritakan semuanya kepada bunda ku
"astaga yu bunda juga mimpi hal yang sama kamaren malam tapi bukan papa kamu yu tapi kalian berdua"kata bunda ku
sontak bayu langsung terdiam mendengar apa kata bundaku
tak lama terdengar suara mama bayu yang berteriak histeris
kami segera berlari ke ruang mama dan papa bayu berada
sesampainya di sana aku melihat om muldi udah berteriak-teriak kadang tertawa dan saat bayu masuk dia langsung mengejar bayu
"dia milik ku hahahahaahhahahahaha dia milik ku"kata om muldi dengan suara berat dan mata merah dan benar saja om muldi kesurupan
ayah ku, kang ujang dan ustad hakim langsung menahan om muldi agar tidak mencapai bayu
laki-laki yang baru aku liat dan tidak tau namanya langsung membaca doa di segelas air putih dan langsung di usapkan ke wajah om muldi setelah itu ustad hakim membaca ayat-ayat al-quran
"panas panas panas hihihihihihi"kata mahkluk yang ada di dalam tubub om muldi
"siapa kamu"tanya ustad hakim
"......."mahkluk itu hanya diam
"apa ke inginan kamu"tambah ustad hakim
"anak laki dan perempuan itu hahahahahahahahaha"jawab mahkluk itu sambil tertawa
"saya tidak akan memberikan anak itu kepada kamu dia bukan milik kamu"kata ustad hakim
dengan paksa ustad hakim langsung mengeluarkan paksa mahkluk itu
seketika om muldi munta darah bercampur paku dan jarum setelah itu beliau pingsan aku yang melihat itu langsung kaget karena melihat banyaknya paku dan jarum yang keluar dan semua itu udah berkarat
makasih udah nungguin author up guys
jangan lupa like,rate,voted,dan comen karya author dan makasih buat kalian yang udah dukung author