Permaisuri Terbuang

Permaisuri Terbuang
perasaan


" uhuk " Zhao


" Zhao , kau sudah sadar ? kau bangun ??" Lili


" uuh kenapa ?? kepalaku sakit sekali " Zhao


" nanti saja sekarang ayo kita keluar dari sini "


Lili membantu Zhao berdiri dan membawanya ke kerajaan iblis dengan menaiki Jingmi . sesampainya di kerajaan iblis .


" Lili ada apa lagi ??" Yao


" kakak tolong obati dia " Lili


" memangnya dia kenapa ??" Qing


" aku juga tidak tahu , tadi aku menemukan nya di sebuah gua " Lili


" baiklah kau antar dia ke kamar dulu nanti aku akan menyusul " Yao


" baiklah " Lili


Lili segera pergi menuju kamar nya dan membaringkan Zhao perlahan lahan di atas kasur nya .


" tunggu , tunggu , kenapa aku sangat peduli kepada nya ?? bukankah aku membenci nya ??" batin Lili


" urghh apa yang terjadi dengan diri ku , kenapa aku peduli kepada nya ?!" batin nya lagi


ia pun segera berlari ke taman memanjat sebuah pohon dan berbaring di atas nya .


" aku tidak mengerti ! kenapa aku harus peduli kepadanya " batin nya


" tentu saja karena kau mencintai nya "


" siapa itu ??" Lili


" guru !! apa yang guru lakukan di sini ??"


" Lili asal kau tau semua itu aku yang melakukan nya "


" apa ?? kenapa guru melakukan nya ?? apakah karena dia tadi menyerang guru ??"


" tidak bukan karena itu "


" lalu ?? kenapa ??"


" aku hanya ingin melihat apakah kau benar benar menyukai nya atau tidak , aku hanya membantumu mengetahui perasaan mu terhadap nya "


" aku tidak menyukai nya , aku bahkan membenci nya "


" tapi Lili , tidak ada seorang pun yang bisa menembus gua itu kecuali orang yang benar benar mencintai nya "


" apa ??"


" itu benar , jadi pikirkanlah sendiri. kau harus bisa mengetahui perasaan mu sendiri agar dirimu tidak tersakiti nanti nya "


sang guru pun segera pergi setelah mengatakan hal itu.


" apa aku benar benar mencintai nya ??"


" Zhao , kau tidak apa apa ??"


" masih hidup "


" apa kau lapar ?? aku akan membuatkan bubur untuk mu "


" terima kasih " tersenyum


Lili segera ke dapur dan memasakkan bubur untuk Zhao .


" adik , apa kau tidak ingin memasakkan kami juga ??" ucap Qing yang bersandar di pintu masuk dapur


" oh ,apa kakak juga ingin bubur ??"


" tentu saja bubur itu sangat wangi "


" baiklah tapi ambillah sendiri aku harus mengurus Zhao "


" apa kau sudah memutuskan untuk menerima nya ??" sambil tersenyum


" apa yang kau bicarakan ??"


Lili segera berlari namun dengan bubur di tangan nya setelah cukup jauh ia pun berhenti berlari . sesampai nya di kamar Lili .


" ini ! makan lah "


" aku sangat tidak bertenaga bahkan untuk memegang sendok itu "


" kurasa kau sangat berlebihan "


" aduhhh perutku sangat sakit aku sangat lapar "


" huh sini biarkan aku yang membantu mu "


Lili pun menyuapi Zhao . beberapa saat kemudian bubur nya pun telah habis dimakan nya .


" baiklah sekarang minumlah obat mu " sambil menyodorkan semangkuk obat


" tidak tidak mau , obat itu terasa pahit "


" anak inii !!" batin nya geram


" baiklah tidak ada cara lain , aku harus menggunakan cara itu "


" cara apa ??" ucap Zhao .


Lili pun memasukkan obat itu ke dalam mulut nya , memegang wajah Zhao kemudian mencium nya di bibir . ia perlahan memasukkan obat di dalam mulut nya ke mulut Zhao . beberapa saat kemudian


" uhukk " Lili


" uuh jika bukan karena obat itu pasti ini terasa manis , kita harus mencoba nya lain kali "


" tidak akan ada lain kali !!"


Lili segera meninggalkan kamar dan berjalan menuju taman .