Permaisuri Terbuang

Permaisuri Terbuang
pedang iblis


setelah selesai makan mereka pun mengobrol .


Yao " Lili , apa kau tidak marah Qing membunuh putri itu ??"


Lili " tidak ."


Chang " benarkah , bukankah Lili yang ku kenal penuh belas kasih ??" ucapnya sedikit mengejek


Lili " maksudmu penuh kebodohan ??" jawabnya kesal


Chang " hehe , bukan begitu maksudku "


Lili " aku tau kak apa maksudmu ."


Chang " benarkah ??"


Lili " ya , Sepertinya aku terlalu berbelas kasih kepada mereka hingga mereka berani bertindak seperti itu , kurasa sudah waktunya kita mulai semuanya dengan serius ."


Qing " huh syukurlah , kukira kau akan marah padaku " ucapnya lega .


Lili " tapi...aku tetap marah padamu Karena kau tidak bisa menahan emosimu hingga langsung membunuh orang ." teriaknya


Qing " huuu, tapi kan aku tidak membunuh orang yang tidak bersalah " ucapnya


Lili " uuh sudahlah ka , jangan membahas masalah itu lagi "


ke 3 kakaknya hanya mengangguk tanda setuju dengan apa yang dikatakan Lili.


Lili " oh ya kak , semalam sepertinya kau ada bilang bahwa aku hampir dikuasai pedang iblis itu , apa maksudnya ??"


Yao " oh itu. pedang itu adalah senjata turun temurun dari keluarga kita , hingga suatu hari , kakek moyang kita membunuh gurunya sendiri tanpa sengaja dengan pedang itu . sang guru tidak terima . lalu , jiwanya pun masuk ke dalam pedang itu , ia sangat penuh dengan kemarahan atas penghianatan sang murid atau kakek moyang kita , hingga akhirnya apabila seorang pemilik pedang itu sangat marah karena penghianatan , jiwa itu akan terbangun dan mulai menguasai sang pengguna dan itu sangat berbahaya , kau bisa mati karena terhisap oleh kekuatannya . "


Lili " oh ternyata seperti itu " ucapnya sambil mengangguk


Lili " lalu , di mana pedang itu sekarang ??"


Lili hanya mengangguk tanda dia faham .


Yao " adik , maafkan kami tapi kami harus kembali ke dunia iblis , pekerjaan kami masih menumpuk "


Lili " oh , tentu saja , maaf kan aku karena sudah membuat pekerjaan kalian tertunda "


Chang " tentu saja tidak , kau adalah adik perempuan kami satu satunya , jadi menjagamu juga sebuah kewajiban bagi kami "


Lili hanya tersenyum , ia bersyukur memiliki keluarga yang begitu menyayanginya . mereka segera bersiap siap , Lili pun mengantar mereka ke depan rumah .


Lili " jangan lupa sampaikan salamku kepada ayahanda dan ibunda "


mereka hanya mengangguk lalu berteleportasi kembali ke dunia iblis . disana keadaan sudah normal bahkan seperti tidak terjadi apa apa .


sementara itu Lili hanya termenung di dalam kamarnya .


Lili " kenapa semua orang selalu mengkhianatiku , apa dosa besar yang pernah kulakukan hingga tuhan menghukum ku seperti ini " batinnya .


ia pun memilih untuk pergi ke sungai di hutan untuk menenangkan pikirannya . namun , setelah sampai di sana , terlihat seorang pria dengan rambut perak sedang berbaring di sana .ya dia tidak lain adakah Zhao .


Lili mendekatinya mencoba untuk memperhatikan wajahnya , namun tiba tiba , tangan Zhao bergerak dan menarik Lili mendekat kepadanya .


namun karena terkejut , Lili tidak bisa mempertahankan tubuhnya dan terjatuh ke atas Zhao .


bibir Lili pun mengenai pipi Zhao , ia terkejut dan berusaha bangun namun Zhao memeluknya semakin erat .


Lili " heii , lepaskan aku " ucapnya sambil memberontak


Zhao " jika aku tidak mau , kau mau bagaimana ??" ucapnya sambil tersenyum dengan mata yang masih tertutup .


Lili " Kauuu.." ucapnya


JANGAN LUPA LIKE , KOMEN DAN FAVORIT YA .