Permaisuri Terbuang

Permaisuri Terbuang
rencana


Feng " hem , baiklah . jadi , aku harus memanggil mu apa ??"


Lili "panggil saja namaku "


Feng " tapi aku tidak tahu namamu "


Lili " oh , aku lupa memberitahu mu , namaku Jia Li , kau bisa memanggil ku Lili "


Feng " oh Lili ya , nama yang bagus "


Lili " baiklah sekarang kau sudah tahu namaku jadi ayo lepaskan aku "


Feng " heh , tidak bisa begitu "


Lili " apa ?? kenapa ?? "


Feng " kau harus tinggal di sini dan menjadi selir ku "


Lili " apa ?? hey , perhatikan kata kata mu dan kepada siapa kau mengatakan nya "


Feng " oh , benarkah ?? "


Lili " ya , dan aku tidak mau menjadi selir mu !! cepat lepaskan aku "


Feng " huh , sudah terlambat !! besok adalah acara pernikahan kita . jadi , nikmatilah dulu waktu waktu kebebasanmu ini "


Feng pun melepaskan ikatan tangan Lili kemudian keluar .


Lili " apa apaan orang itu ?? aku bahkan tidak mengenal nya !! "


Lili " hei , Jingmi , Merah apa kalian masih di dalam sini ?? "


Jingmi " hoaammm , ya Lili kami masih di sini ada apa ?? "


Lili segera menjelaskan semuanya kepada Jingmi dan Merah kemudian menyusun rencana .


Lili " jadi begini rencana nya . Jingmi , kau besok menggantikan ku menikah , aku akan bersembunyi di tempat terpencil , kemudian Merah pergilah ke kekaisaran iblis dan meminta bantuan kepada ayahanda . "


Jingmi " apa ?? aku menggantikan mu ?? jangan harap !!"


Lili " hei ayolah , ini demi kebebasan kita "


Jingmi sempat berfikir sebentar , dan pada akhirnya ia pun setuju walaupun terpaksa .


Lili " bagus sekali , sekarang kalian istirahatlah karena besok akan menjadi hari yang melelahkan " ucap nya


mereka ber 2 hanya mengangguk lalu masuk kembali ke cincin dimensinya .


selama beberapa menit Lili hanya berbaring di atas kasur nya hingga tiba tiba seseorang mengetuk pintunya .


" tok tok tok "


Lili " masuklah "


seorang wanita yang terlihat lebih tua sedikit darinya memasuki kamarnya .


" nyonya , saya dikirim tuan untuk membawa anda jalan jalan ke taman " ucap nya


Lili " oh , bagus sekali . akhirnya aku bisa keluar dari tempat kecil ini " ucap nya senang .


kemudian mereka pun berjalan menuju taman . Lili segera berlari ke arah sebuah pohon dengan kain kain menjuntai di rantingnya .


ia tersenyum dan menari di bawahnya , karena tiupan angin yang sedikit kencang membuat rambutnya beterbangan dan membuat nya semakin cantik .



kemudian , ia segera memetik beerapa bunga dari taman tersebut . tiba tiba , sebuah kain tersangkut di jarinya .


kain itu tidak lain berasal dari pohon besar yang ada di belakangnya.


Lili menghabiskan sepanjang hari nya di taman itu , ia menari dan memetik bunga di sana . kemudian setelah lelah , ia akan beristirahat di atas pohon yang rindang itu .


tanpa sadar , beberapa mata sejak tadi melirik ke arah nya . mereka tidak lain adalah permaisuri dan selir selir pangeran Feng .


mereka iri dengan kecantikan Lili dan berusaha untuk menyingkirkan nya dari istana itu .


saat Lili sedang tertidur di atas pohon , secara diam diam mereka mendekat dan mulai melempar batu ke arahnya .


banyak batu mengenai wajah dan badannya sehingga ia terbangun dan terjatuh . namun seseorang tiba tiba menangkapnya .


ia tidak lain adalah pangeran Feng .


Feng " hai , apa yang kalian lakukan ?? apa kalian mencoba membunuhnya ?? " sambil menurunkan Lili .


mereka semua hanya terdiam dengan wajah tertunduk . mereka takut jikalau pangeran marah kepada mereka dan tidak mencintai mereka lagi .