Permaisuri Terbuang

Permaisuri Terbuang
ditangkap


sementara itu kekaisaran langit ...


Zhao " ayah , ada apa anda memanggil saya ?? "


kaisar langit " Zhao , sudah ayah bilang , kau tidak perlu mencari gadis itu lagi "


Zhao " maaf ayah , tapi aku tidak bisa melakukannya "


Kaisar langit " huh , sudah kuduga kau pasti akan berkata demikian "


sang kaisar menjentikkan jari nya dan tiba tiba sebuah penjara muncul dan mengurung pangeran Zhao , di sekitarnya ada segel sihir yang sangat kuat .


Zhao " apa apaan ini ayah ??"


Kaisar langit " ini demi kebaikan mu Zhao "


kembali ke kekaisaran Long .


malam harinya , tiba tiba kerajaan Long diserang dengan ribuan panah yang entah berantah datang dari mana .


setelah beberapa menit terus menerus hujan panah , segerombolan orang dengan berpakaian serba merah mendekat .


mereka mulai menyerang kekaisaran Long tanpa henti , Lili yang melihat semua itu pun segera membantu para warga yang diserang .


di atas sebuah pohon besar , berdiri seorang pria dengan rambut hitam dan wajah tampan sedang memperhatikan Lili.


namun Lili tidak melihat atau bahkan merasakan aura nya , ia hanya sibuk membunuh para orang berpakaian merah itu yang mulai merusak pasar .


namun tiba tiba , sosok pria di atas pohon tadi melompat turun dan mendarat tepat di belakang Lili. ia memukul kepala Lili dan membuatnya pingsan .


" kalian lanjutkan menyerang , aku ingin kembali ke kerajaan " ucap nya kepada orang orang berpakaian merah tadi .


mereka semua hanya mengangguk lalu memberi hormat . ia menggendong Lili dan membawanya bersamanya .


kerajaan merah ....


Sosok pria itu mengikat tangan Lili dan membaringkannya di kasur yang empuk . kemudian ia mulai memainkan rambut Lili .


" gadis , kau akan menjadi milikku " ucap nya .


kemudian ia beranjak dan pergi keluar .


20 menit kemudian , Lili pun tersadar . ia bangun dan duduk di atas kasur itu .


ia beranjak dari kasur dan menuju jendela untuk melihat ke luar .


Lili " hem , di mana aku dan sejak kapan tangan ku terikat ?? " batin nya


tiba tiba seorang pria yang tidak dikenalnya masuk dan mendekatinya .


Lili " hei , siapa kau ?? apakah kau yang membawaku kemari ??"


" ya , apa kau butuh sesuatu sayang ??"


Lili " huh siapa yang kau panggil sayang ? aku bahkan tidak mengenalmu "


pria tersebut hanya tersenyum , ia mendekati Lili namun Lili berjalan mundur hingga mencapai dinding .


satu tangan nya menyentuh wajah Lili dan satu nya lagi menahan di dinding .


Lili " hei , kenapa kau mendekat ?? " ucap nya sambil memalingkan wajah .


" tentu saja untuk melihat wajahmu , putriku "


Lili " bisakah kau berhenti mengatakan sesuatu yang membuat ku geli ?? " ucap nya sambil sedikit menggeliat


" oh , kurasa tidak "


Lili " huh lupakan tadi mundurlah sedikit aku tidak nyaman dengan posisi ini "


namun jangankan mundur , ia malah semakin mendekat kepada Lili .


Lili " apa kau tuli ?? kubilang mundur bukan mendekat " ucap nya sambil mendorong .


namun , dengan keadaan tangan terikat seperti itu , ia tidak bisa mendorongnya lebih kuat , ia bahkan tidak bisa menggesernya sedikitpun .


Lili "uuh , lupakan . beritahu aku siapa namamu ??


" oh namaku Gongfeng , aku adalah pangeran dari kerajaan merah ."


Lili " apa ?? merah ?? apakah itu perbuatan merah ?? huh , apa yang kupikirkan ?? mungkin hanya nama nya saja yang sama , itu semua juga karena aku menamainya sembarangan , nanti akan kuganti namanya " batin nya


Feng " apa yang kau pikirkan sayang ?? "


Lili " uh ,kubilang jangan memanggilku seperti itu , aku merasa geli " ucap nya