
sesampainya di perbatasan , terdengar ratusan pedang sedang beradu . kaisar iblis segera turun lalu diikuti dengan para tetua dari belakang . sedangkan Lili hanya berdiam di dalam kereta menyaksikan apa yang sedang terjadi .
setelah mereka melihat kaisar iblis , mereka segera berhenti lalu memberi hormat .
" salam kami kepada kaisar iblis " ucap mereka serempak .
Lili " tertanya ayahanda sangat hebat " batinnya
Lili " eh tapi perasaan kata Jingmi waktu itu ayahanda sudah tidak dikenali lagi karena sudah lama tidak ada . tapi , kenapa mereka langsung tau kalau itu ayahanda ?? itu artinya, Jingmi sudah membohongiku selama ini . huh ku kutuk kau Jingmi b*d*h ." batinnya
sementara itu di dalam cincin dimensi .
Jingmi " hachuuu "
Jingmi " huh siapa yang sedang mengutukku "
ok kembali ke alur :
kaisar iblis " ada apa ini ?? kenapa kalian berperang tanpa izin dariku ??"
kaisar teratai biru " maaf yang mulia , kekaisaran Meng yang lebih dulu menghancurkan hutan perbatasan kami , sedangkan kami hanya mencoba mempertahankan nya , namun tiba tiba tanpa peringatan ia segera menyerang kami tanpa henti "
kaisar iblis " kaisar Meng ?? kenapa kau seperti itu ??"
kaisar Meng " maafkan saya yang mulia ,saya juga tidak tau kenapa saya seperti ini " ucapnya sambil menunduk
kaisar iblis " huh aku sangat kesal melihat wajahmu itu , jika bukan karena Lili melarangku sudah ku kuliti kau " batinnya
sementara semua orang sedang berbincang dengan kaisar iblis dan para putranya , di sisi lain terlihat permaisuri Mei mendekati putri huanran .
Lili " bukankah itu kakak cantik , dan apa yang dilakukan permaisuri Mei di belakangnya ?? " batinnya
Lili sempat melamun sebentar namun sesuatu menghentikan lamunannya . ia melihat permaisuri Mei menusuk kakak cantiknya itu dari belakang .
kemarahannya sudah tidak bisa ditahan lagi . ia keluar dari kereta kaisar iblis yang membuat semua orang terkejut namun ia tidak menghiraukannya .
Yao " adik apa yang kau lakukan ??"
kaisar iblis " putriku , kau ingin kemana ??"
namun Lili tetap tidak menghiraukan mereka . ia berjalan menuju ke arah permaisuri Mei membuat sebuah pedang dari angin lalu menusuk permaisuri Mei tepat di perut nya .
permaisuri Mei " a..apa ??" ucapnya
Chang " adik apa yang kamu lakukan ??"
Lili " dia sudah melukai kakak cantik . lalu , apakah aku harus diam ??" ucap nya tanpa mengalihkan pandangannya dari permaisuri Mei yang terbaring kesakitan .
kaisar Meng sangat marah . ia segera berlari ke arah Lili lalu melemparkan tombak tepat mengenai perut Lili .
kaisar Meng " kauuu.."
namun sebelum ia menyelesaikan kalimatnya Lili segera mengeluarkan pedang iblisnya lalu menyerang sang kaisar .
Lili " kau keterlaluan , kau harus mati !!" ucapnya dengan sangat marah
kaisar Meng " kau yang harus mati , kau sudah melukai istri dan anakku!!"
Lili " dia yang lebih dulu melukai kakak cantikku!!"
kedua pedang saling beradu tanpa henti . Lili melukai sang kaisar dengan goresan goresan kecil karena tubuhnya sedang terluka , ia tidak bisa mengeluarkan kekuatannya yang sesungguhnya .
sang kaisar dan ke 3 kakaknya yang melihat Lili terluka sangat marah .
kaisar iblis " kaisar Meng ...." teriaknya
mendengar teriakan sang kaisar , mereka pun berhenti . Lalu tiba tiba Lili memuntahkan seteguk darah .
Yao " beraninya kau melukai adikku" teriaknya
namun Lili menghentikan nya sebelum kakaknya itu sempat menyerang .
Lili " sudahlah kakak , ayo kita pulang dulu "
Qing " tapi Lili .."
kaisar iblis " apa yang dikatakan adik kalian benar , sebaiknya kita kembali dan mengobati lukanya dulu ."
mereka segera berjalan menuju kereta yang diikuti para tetua dari belakang. tiba tiba Lili berpaling dan menatap kaisar Meng .
Lili " ingatlah semua ini belum selesai , aku akan membalasnya 100 bahkan 1000 kali lipat " ucapnya sambil menatap sinis sang kaisar .
semua orang merinding melihat tatapan Lili , bahkan para tetua yang ada di belakangnya .
JANGAN LUPA LIKE , KOMEN , DAN FAVORIT YA .