
Kemudian Lili ingat bahwa dirinya dan Weiwei sedang dalam masa pengasingan
Lili"Weiwei , kenapa kita diasingkan " ucapnya heran
Weiwei " Lili , apa Lili lupa . Lili mendorong selir Mei sampai terjatuh saat pesta di istana , karena ia menodongkan sebuah pisau kepada anda , kemudian setelah selir Mei terjatuh ia melihat para kaisar sedang mendekat , ia berpura pura menangis lalu menggores wajahnnya sedikit dengan pisau nya itu lalu ia segera melemparnya tepat di depan anda " ucap nya sambil geram
Lili "lalu .." katanya singkat dan penasaran
Weiwei " para kaisar terutama suami Lili melihat semua itu dan membuat kaisar marah karena selir Mei adalah selir kesayangan belia u , kemudian anda pun dikirim ke tempat ini " ucapnya sedih
Lili " berapa lama pengasingan ini "
Weiwei " 1 tahun Lili , tapi Lili apa benar anda tidak ingat semua itu , padahal anda sangat menangis saat itu " ucapnya sambil terkejut
Lili " emmm... entahlah mungkin kepalaku terbentur beberapa saat lalu " ucapnya sambil terus makan
Lili "oh iya Weiwei aku akan pergi ke hutan iblis , kudengar di sana sangat banyak tumbuhan obat "
Weiwei " tidak Lili disana sangat berbahaya banyak binatang kuno dan tingkat tinggi disana anda bisa saja terbunuh " ucapnya cemas
Lili " sudah tidak apa aku pasti kembali tenanglah "
Weiwei "tapi Lili..."
Lili langsung memotong perkataan Weiwei dengan cepat
Lili "sudah ku bilang aku tidak suka dibantah " ucapnya kesal
Weiwei "baiklah tapi Lili berhati hatilah dan harus kembali " ucapnya khawatir
Lili "tenang saja aku pasti kembali "ucapnya sambil tersenyum
Weiwei yang melihat perubahan junjungannya itu pun langsung bahagia , permaisuri yang dulu lemah dan suka ditindas sekarang sudah menjadi kuat
Lili "malam ini , dan kau sudah boleh pergi istirahtlah "
Weiwei " baiklah Lili, Weiwei undur diri dulu "
Lili hanya mengangguk sambil tersenyum.kemudian , ia menuju sebuah meja rias yang terlihat sudah sangat usang
Lili " sungguh malang nasibmu permaisuri " ucapnya dalam batin
kemudiam ia melihat pantulan di cermin dan terkejut
Lili "betapa buruk rupa ini " ucapnya terkejut dengan pantulan seorang yang penuh jerawat dan berkulit usang di cermin tepat didepannya itu
Lili "hemm.. sepertinya banyak yang harus diperbaiki " ucapnnya
seharian ia terus membaca buku yang dibawanya dari istana , tanpa sadar hari sudah mulai malam . ia memanggil Weiwei karena ia akan segera pergi ke hutan iblis
Lili " Weiwei kemarilah " ucapnya keras
Weiwei segera datang dan menghampiri sang junjungannya itu
Lili " Weiwei , aku akan segera pergi jagalah tempat ini dan jika ada orang mencariku katakan saja aku sedang sakit dan tidak bisa menemui mereka "
Weiwei " baiklah Lili "
Lili segera memakai jubah hitam dan menutupi wajahnya dengan cadar agar tidak ada yang tau , ia melompat lewat jendela dan mulai berlarian di atap atap rumah dan pohon pohon besar di sepanjang jalan .
tidak lama Lili pun sampai di hutan iblis , ia tak basa basi dan segera masuk kedalam , namun yang ditemuinya sangat membuatnya terkejut . karena ia mendapati hutan yang luas tanaman obat yang melimpah dan tidak ada satu pun binatang buas di sana .
ya jelas saja mereka takut akan aura yang dikeluarkan Lili yang mengandung banyak sekali aura sang kaisar iblis legendaris jadi mereka pun tidak berani menghadangnya
kemudian , ia memetik beberapa tanaman untuk membuat obat bagi racunnya itu . ia berjalan semakin kedalam dan melihat sebuah gua dengan cahaya hitam di sekelilingnya ia pun masuk tanpa berfikir panjang.