
untuk sampai ke penginapan mereka harus melewati pasar .
sementara mereka berjalan semua orang memandang ke arah mereka , tapi mereka hanya acuh tak acuh .
bagaimana mereka bisa tidak melihat di sebelah kiri ada Jingmi yang sangat tampan dengan hanfu merah dan rambut cokelat terurai .
Lalu ditengah ada Lili dengan hanfu putih polos dan rambut hitam ekor kuda , dan di sebelah kanan ada Merah dengan hanfu merah kehitaman dengan rambut merah menyala dan terurai .
wanita 1 " wah apakah mereka dewa dewi mereka sungguh sangat rupawan "
wanita 2 " benar sangat beruntung wanita itu karena dikelilingi pria tampan seperti itu "
wanita 3 " apakah kalian tidak tahu itu mantan permaisuri Jia Li "
semua orang terkejut mendengar itu
wanita 1 " apa bukankah rumornya beliau sudah meninggal dan buruk rupa "
wanita 4 " benar kenapa malah berbanding terbalik "
wanita 2 " kalian tidak bisa mempercayai rumor tanpa melihatnya langsung "
"benar " ucap mereka serempak
semetara para pria iri dengan Jingmi dan merah karena mereka bisa berdekatan dengan dewi mereka .
bahkan salah seorang pria melemparkan tombak ke arah merah dan seorang lagi melempar ke arah Jingmi akan tetapi saat hampir mengenai mereka ber 2 tombak itu tiba tiba saja terjatuh .
Lili yang melihat itu pun langsung menatap tajam ke arah 2 orang yang melempar tombak tadi .
akan tetapi bukan hanya 2 orang itu bahkan semua orang yang ada di pasar itu menggigil ketakutan .
Jingmi " sudahlah Lili tidak usah hiraukan para sampah itu "
Merah " benar nyonya lebih baik kita segera kembali ke penginapan "
Lili hanya mengangguk karena ia sudah sangat lelah dan tidak sabar untuk tidur .
setelah sampai ....
Lili segera berbaring di atas ranjangnya dan segera tertidur karena ia sangat lelah karena seharian menangis di makam Weiwei .
Jingmi dan Merah yang melihat tuannya itu pun hanya bisa menatapnya kemudian mereka duduk di samping ranjang Lili dan tertidur juga .
keesokan harinya ...
Lili adalah yang pertama bangun , ia terkejut melihat Jingmi dan Merah yang tertidur di samping tempat tidurnya dengan telengkup.
ia segera turun dari ranjangnya dan membersihkan dirinya .
ia memakai hanfu kuning keemasan dengan rambut kucir kuda lagi dan tanpa memakai perhiasan apapun .
ia kemudian memasak makanan dan berharap Jingmi dan Merah menyukai masakannya .
yah ia juga pandai dalam memasak karena Weiwei yang mengajarinya selama di pengasingan .
setelah selesai memasak Lili pun membangunkan Jingmi dan Merah .
Lili " hei kalian berdua bangunlah Jingmi ,merah " ucapnya sambil menggoncangkan tubuh mereka
Jingmi " hemm Lili ada apa ??" ucapnya dengan mata masih tertutup
kalian berdua bangunlah dan mari makan bersama .
setelah Jingmi dan Merah mendengar makan mereka segera bangun dan berlari menuju meja makan .
Lili " dasar tukang makan " ucapnya tersenyum
Lili " hei sebaiknya kalian bersihkan dulu wajah kalian "
Jingmi dan Merah " baik "
beberapa saat kemudian mereka pun makan bersama hingga tidak ada lagi yang tersisi .
Lili " uhh aku kenyang sekali "
Jingmi " benar Lili aku juga sangat kenyang "
Merah " benar yang mulia , terima kasih atas makanannya "
Lili " tidak perlu , aku hanya ingin berterima kasih kepada kalian dan minta maaf karena merepotkan kalian kemaren "
Jingmi " tidak masalah Lili itu sudah menjadi tugas kami "
Merah " benar apa yang dikatakan Jingmi yang mulia "
Lili hanya tersenyum karena ia masih memiliki mereka ber 2 di sisi nya
Lili " terimakasih atas semuanya mari berjuang bersama " ucap Lili dengan senyum
Jingmi Dan Merah " tentu " ucap mereka membalas senyum