Permaisuri Terbuang

Permaisuri Terbuang
kematian Weiwei


sementara itu di penginapan Lili ...


Weiwei : Lili tidak saya sangka ternyata selama ini anda berkultivasi tanpa sepengetahuan saya " ucapnya terkagum kagum


Lili " hehe maafkan aku Weiwei karena menyembunyikan ini semua darimu "


Weiwei " tidak apa apa malah saya senang karena Sekarang anda tidak akan ditindas lagi " ucapnya dengan tersenyum


Lili " hemm bagaimana kalau kita merayakannya ?? bisakah kau membeli kue bulan ke pasar ??"


Weiwei " tentu saja saya akan segera kembali "


Lili " hati hati Weiwei "


Weiwei hanya tersenyum lalu berlarian kecil menuju pasar ...


2 jam kemudian...


Lili " kenapa Weiwei lama sekali apakah dia tersesat ??"


karena sudah tidak bisa menunggu lagi ia pun segera menuju pasar dan mencari Weiwei namun nihil tidak menemukannya .


lalu saat ia sedang melewati sebuah gang kecil ia mendengar seseorang berteriak


Weiwe " aahhhh...."


Lili " Weiwei"


Lili pun segera berlari menuju sumber suara namun ia terlambat , terlihat Weiwei sudah tidak bernyawa dengan pakaiannya yang robek robek dan sebuah pisau menusuk jantungnya .


"wah wah ada mangsa baru nih " ucap beberapa orang yang sudah membunuh Weiwei mereka adalah dari perkumpulan harimau biru .


tapi Lili tidak peduli dengan ucapan mereka ia sudah sangat marah segera kekuatan iblis nya keluar .


aura hitam memenuhi seluruh gang itu .


Lili " berani sekali kalian para ******** mengganggu orang orang ku "


Pria A " heh memangnya kau mau apa ??"


pria B " benar kami dari perkumpulan harimau biru "


Lili " heh aku tidak peduli akan kuhancurkan perkumpulan itu malam ini jua "


pria C " hey sombong sekali kau gadis apa kau tahu ... " tapi sebelum ia menyelesaikan kalimatnya Lili langsung menebas leher pria itu dengan pedang iblis nya


Lili " heh banyak bicara , sekarang giliran kalian " ia menatap sinis kepada beberapa orang yang tersisa


Lili " sampai kapan kau akan bersembunyi di atas atap itu "


An " huh kenapa kau selalu tahu ??" ucapnya sambil turun dengan senyuman manis


Lili tidak terlalu memperhatikannya karena itu tidak penting baginya saat ini .


tatapannya masih fokus kepada Weiwei yang sudah tidak bernyawa lagi lalu butiran butiran putih menuruni pipinya tanpa ia sadar


An "hei Lili apa yang terjadi ??" ucapnya sambil menggoyangkan tubuh Lili


Lili "kenapa ??kenapa semua orang yang berusaha ku lindungi dan ku sayangi selalu pergi meninggalkan ku ?? kenapaa ??" teriaknya


An yang tidak tega melihat Lili seperti itu pun segera menghiburnya


An " hey ini bukan salahmu ini memang sudah takdir kau tidak bisa menyalahkan dirimu !!"


Lili " tidak ini semua salahku seharusnya aku tidak menyuruh Weiwei pergi ke pasar ,dengan begitu dia tidak akan diganggu perkumpulan harimau biru itu "


An pun sudah tidak bisa melakukan apapun lagi .


Lili " benar perkumpulan harimau biru , mereka harus membayarnya ."


lalu Lili berjalan dengan pedang iblis yang masih berlumuran darah


An " hei apa yang akan kau lakukan ??"


Lili " tentu saja membunuh mereka , karena , hutang darah harus dibayar dengan darah "


lalu ia kembali berjalan namun tiba tiba An memeluknya dari belakang


Lili " hei apa yang kau lakukan ??"


An " tolong jangan gegabah jika orang orang melihatmu seperti itu mereka akan curiga padamu "


Lili " hemm benar juga lalu apa yang harus kulakukan ??"


An "sebaiknya kembali dulu ke penginapan mu dan bersih bersih besok baru kau pergi ke perkumpulan harimau biru "


Lili " hanya kali ini saja aku akan menurutimu "


An " tentu saja " sambil tersenyum


Lalu Lili memanggil Jingmi dan Jingmi membawa mereka kembali ke penginapan . sebenarnya Lili tidak ingin An mengikutinya tapi ia bersikeras dan akhirnya Lili tidak bisa berbuat apa apa .