Pembunuh Cantik Berhati Dingin

Pembunuh Cantik Berhati Dingin
Pertemuan


...----------------...


...PAGI HARI...


Gea terbangun dari tidurnya .


"ugh sakit banget" sambil memegang area miliknya itu .


"Bara sialan Lo ya berani banget kamu " mencibir di depan mukanya yang masi setia menutup matanya .


"ehm... puas maki nya" dari belakang muncul tangan kekar yang melingkar di pinggang nya sontak membuatnya kaget .


"puas Lo dah bobol anak orang " dengan nada malasnya Gea melontarkan kalimat itu .


"Lo harus tanggung jawab ya".


"iya dong sayang pasti " basa basinya sambil mencium punggung mungil nya .


"ayo 3 ronde lagi " ucap bara yang mulai membenarkan posisi mereka .


"gakk!! Lo kasar banget mainnya mana sampe kecapean gua ngeladenin Lo " sambil beranjak berdiri .


"yakin bisa jal...." belom selesai kata kata Bara , Gea terjatuh .


"hisss shitt sakit "


"belom juga selesai ngomong dah jatoh "


"makanya kalo ada orang ngomong tu di dengerin" omel Bara yang beranjak bangun untuk menggendong Gea ke kamar mandi .


"kayaknya kita harus coba gaya di bathup deh " bisik Bara di telinga Gea dengan deep voice nya .


"gak !".


Selagi menunggu giliran mandi Bara pun melihat lihat barang milik Gea .


Hingga pada akhirnya tatapannya tertuju pada layar leptop yang menyala .


Dengan rasa penasaran ia pun membaca apa yang ada di depannya itu .


...----------------...


"sana mandi" ucap Gea yang melempar kan handuk pada Bara .


"iya sayangku " sambil mendaratkan morning kiss nya ke Gea yang hanya diam dan tersipu .


Gea mulai bergelut lagi dengan leptop kesayangannya itu .


πŸ“žMiss call


πŸ“ž : gua butuh bantuan kalian .


πŸ“ž : tumben Ge Lo butuh bantuan kita , biasanya Lo sendiri aja bisa nyelesain .


πŸ“ž : latar belakangnya cukup kuat makanya butuh bantuan kalian .


πŸ“ž :oke oke nanti ke markas kita bahas .


πŸ“ž call end


Gea tak sadar bahwa Bara menguping pembicaraan mereka membuat keadaan seolah tak mengerti apa apa .


"kau mau kemana sayang " sambil mengeringkan rambutnya .


"healing ".


"oh benarkah?".


sejenak Gea berpikir bahwa Bara mengetahui rencana nya .


"yah...kupikir kau akan bertemu teman temanmu mengobrol dll" ucapnya untuk mengalihkan topik .


"malas ".


Gea merias diri sedangkan Bara memakai pakaiannya .


"eh wait" memecah keheningan di ruangan .


"ada apa "


"papa mu ? "


"dinas luar negeri"


"hufttt baguslah" Lega Bara .


...----------------...


"kau pakai mobil sendiri?" tanya Bara yang hendak memberi tumpangan .


"yes" menyalakan satu mobil yang terparkir rapi di garasi .


"yasudah aku pergi dulu " lambaian Bara yang hanya di jawab deheman dingin oleh Gea.


Gea segera menuju markas mereka .


...sampainya di markas...


...----------------...


ALGEA ALEXANDRA



ADELICIA CALLISTA



MARIA ALLODIE



CESYA AUTUMN



"kapan kalian sampai di sini ?" tanya Gea .


"ohh 1 jam yang lalu " sahut Cesya yang sendari tadi merapikan barang bawaannya karena baru tiba .


tak lama terdengar suara bising dari kamar atas


GEA!!...... teriakan yang begitu nyaring dan keras seketika memenuhi satu markas itu .


"hisss shitt kecilkan suaramu itu" sambil menyumpal mulut Maria dengan roti .


hukkkk blwehhh mengeluarkan roti yang ada di mulutnya itu .


"Jadi Gea , apa rencanamu" tanya Lucia dengan santai.


jadi....


Mereka sibuk membicarakan semua pergerakan yang akan di lakukan esok .


"aku takut ini sangat beresiko untukmu Ge . aku sarankan jangan gegabah oke?!" bujuk Cesya


keraguan Cesya akhirnya hilang ketika ia mendengar secara rinci penjelasan dari Gea dan finally mereka 4 setuju untuk melakukan operasi gila itu .