Pembunuh Cantik Berhati Dingin

Pembunuh Cantik Berhati Dingin
Friend Zone


NYEBELIN 🔥


_____________________


Gea tak memperdulikan ucapan Bara dan langsung menuju kamarnya.


"Eeeeh??beneran mau tidur dia? "Ucap bara keheranan


Tanpa pikir panjang dia pun menuju kamar Gea untuk mengganggunya supaya tidak tidur.


Sampai di depan pintu kamar Gea dia menggedor gedor pintunya layaknya buronan.


"Yaa.....buka pintunya!!!!!" Gedornya sambil memegang gagang pintu kamar Gea.


Namun tak ada sahutan dari dalam kamar Gea membuat Bara semakin keras menggedor pintunya sambil berteriak


" Ge...buka ngga ! atau gua dobrak ni pintu!!!" Ancam Bara dengan mulai menghitung


"1.....2......gua serius Ge ! Cepet bukain ! " Ucap Bara dengan posisi yang sudah siap untuk mendobrak pintu kamarnya .


Bara berlari untuk mendobrak tapi blom sempet kena pintunya di buka membuatnya terjatuh ke dalam.


Reflek Gea menghindarinya lalu menertawainya


"Hahahaha enak? Lagian ngapain juga si gedor gedor pintu orang nanti rusak mau ganti rugi?!" Ucapnya dengan sedikit meninggikan nada suaranya.


Masih setia dengan posisinya yg terjatuh Bara membalas ucapan Gea


"Suruh siapa di panggil ga jawab ! Punya kuping ru buat ngapain si?! Pajangan?" Ketusnya sambil bangun dari jatuhnya.


"Lagian mau ngapain si panggil panggil segala emang and why lu ga pulang " sambil menunjukan pintu keluar rumahnya.


"Ehh gua tu tamu ya masa iya di usir " mencurutkan bibirnya sambil melipat tangannya di dada membuatnya sedikit menggemaskan.


"Hem yodah lu mau apa ?" tanya Gea.


"Ikut aku ke suatu tempat" menarik tangan Gea tanpa persetujuan dari nya .


"Ehhh ni anak orang makin lama makin ngeselin lama lama gua bunuh baru tau " ucapnya lirih.


"Gua denger!"ucap Bara dengan Penuh penekanan disertai tatapan tajam khasnya.


Gea membuang muka dan diam.


Mereka pergi mengendarai mobil milik Bara yang sudah siap di gunakan.


Selama perjalanan mereka hanya diam. Enggan membuka suara untuk mengawali obrolan.


Sesampai di tempat tujuan mereka turun dari mobil



"Ya makan lah emang ngapain lagi " ucap Bara tanpa melirik Gea sedikitpun


"Lama gua tinggal" ucap Bara yang sudah meninggalkan Gea cukup jauh.


Gea yang melihat itu mendengus kesal dan mulai berlari mengejar Bara yang sudah cukup jauh di depannya


"Tungguin napa" ucapnya kesal sambil terus ngomel ngomel ga jelas.


"Brukkk...agh...." Gea menabrak punggung Bara sontak Gea langsung ngomel lagi


"Sialan !"umpatnya sambil memegang dahinya yang terasa nyeri


"Ngapain berhenti mendadak si ?!" Protes Gea


Bara pun membalikkan badan "kalo jalan pake mata " sindirnya yang melihat Gea meringis kesakitan.


Bara pun mendekatkan mukanya dengan muka Gea


"Ngapain Deket Deket" ucap Gea yang hendak mundur tapi di tahan oleh tangan Bara.


"Mana yang sakit?" Manik matanya memeriksa dengan teliti setiap inci wajah Gea yang membuat pemilik wajah itu merona malu


"Udah ga sakit lagi " berusaha menghindari tatapan Bara dan


"Chupp"


Bara sekilas mencium kening Gea dan membuat wajahnya makin merah


"Wajahmu merah Lo" ucap Bara dengan sedikit terkekeh gemas


"Dasar sialan kau" ucap Gea yang marah disertai malu


"Maaf deh. Ayo masuk" menggandeng tangan Gea masuk ke dalam sambil berbincang bincang sembari menyantap makan siangnya.


Setelah selesai, Bara kembali mengajak Gea pergi dengannya untuk mengelilingi kota bersama.


"Lu gaada kerjaan kah? Sempet sempet nya ngelilingin kota kek orang gabut " cibir Gea yang menatap kearah luar jendela mobil .


"Lah emang gua gabut siapa suruh bolos sekolah jadinya ya gini ni gabut gaada obat " ucapnya santai sambil terkekeh


Gea hanya memutar bola matanya yang enggan untuk menanggapi ucapan cowo itu.


Mereka mengelilingi kota hingga tak terasa sore pun tiba, dan mereka memutuskan untuk pulang .


mian up nya lama 😁


makasih buat yang masih setia nunggu up nya😙


author minta like dan comment ya❤️