
......................
''cih ayo pergi'' ajak Gea yang tak mau membuat kegaduhan di sana .
Belum sempat menghabiskan makanannya ia menarik tangan Bara .
Bara hanya ikut ikut saja tanpa tau arah dan tujuannya itu .
namun
''ehh...mau kemana Lo '' dengan sombongnya menarik Krah baju Gea hingga terhempas jatuh .
''rese banget si jadi orang , mau Lo apa hah! '' bentak Gea sambil berdiri .
"wah wah wah seru nii ada yang nantang Lo Lee " tepuk salah seorang temannya .
di tengah cek cok itu Bara mencoba menenangkan Gea yang sudah tersulut emosi dan mencoba untuk mengabaikan mereka .
"udah gausah di ladeni ayok pergi aja" namun ajakan Bara di tolak kasar oleh Gea .
"kalo ngajak ribut ayo ngga usah banyak bacot " sambil menaikan lengan bajunya bersiap meluncurkan pukulannya .
Belum sempat Gea mendaratkan pukulannya , pengurus OSIS datang dan melerainya .
Gea hanya berdecih kesal lantaran belum melampiaskan amarahnya itu dan memilih untuk pergi dan kembali ke kelasnya .
Hingga bel pulang Bara tak berani mengusik Gea karena dia takut melihat ekspresi Gea tadi .
...----------------...
sesampainya di rumah Gea langsung menyusun strategi untuk menghabisi orang yang tadi menyinggungnya .
tak perlu waktu lama Gea pun mendapat informasi pribadinya .
"ohh...Lee Jo Hyun " senyum devil pun ia tampilkan di kala ia membaca seluruh informasi mengenai targetnya itu .
...tok...tok...tok...
senyumannya pudar ketika ia mendengar ketukan pintu itu .
"siapa?"
"non ada tamu katanya teman sekelas nona" ucap bibi Yun .
"oh baik bi "
Gea bergegas turun untuk menemui tamu itu .
however muka nya seketika menjadi datar .
menatap Bara dengan sinisnya .
"ehh minta di colok tu mata " ucap Bara tak yang tak mau kalah sinisnya .
"mo apa?"
"ya mau bertamu lah apa lagi coba "
"malam malam bertamu? sehat anda ?"
belom sempat menyelesaikan perkataannya Bara berlari mendekat Gea hingga hanya berjarak beberapa meter saja .
"menurutmu? " Bara mendekatkan wajahnya seolah hendak mencium Gea .
dengan cepat Gea langsung menghindar .
"hohohoho tidak semudah itu ferguso " ejek Gea yang berlari menuju kamarnya .
"smirk" Bara pun menyusul Gea ke kamarnya .
sampai di kamar Gea
"woy main tidur aja , emang ini kamar Lo "
Karena merasa diabaikan Gea pun menarik tangan Bara agar bangun dari tempat tidurnya . Namun tenaganya tak sebanding dengan Bara alhasil Gea pun jatuh ke pelukannya .
"udah gini aja nyaman nih" tangan Bara mulai mengelus punggung Gea .
Gea yang risih pun memberontak .
"ih apa sih pegang pegang" ucapnya sambil menggeliat .
Otak Bara yang mulai usil itu pun memberi nya ide untuk melakukan sesuatu yang amat nakal .
"ahh...jangan pegang situ"
"hemm enak kan , Masi mau berontak ?" ucapnya sambil mengambangkan senyum kemenangannya .
Tangan Bara yang tak mau berhenti bermain main di badan Gea membuat Gea semakin tak karuan .
"bagaimana kalo kita main game " ajak Bara
"ogah"
karena tidak puas dengan jawaban Gea , Bara pun tetap melakukan ide nakalnya itu .
"woy lo mau apa hah ! berani macem macem awas aja Lo "
Bara yang sudah tak tahan pun langsung melahap Gea dengan penuh nafsu
"eummm.....b-baa eumm Ra?!" ucapnya di sela sela kiss mereka .
Bara yang kesal karena Gea terus memberontak akhirnya ia menyentuh area sensitif miliknya dan sontak membuatnya terkejut dan berteriak .
"shuttt sayang jangan teriak " tangan Bara yang menutup mulut Gea membuat Gea semakin menggeliat dan hampir kehabisan nafas .
Masi mau berontak ? hah?" ucapnya sambil memainkan tangannya .
"aghh.... udahhh...aaaahh" semakin tak karuan .
"slrupp....ah..." Bara yang masi setia dengan benda itu terus memainkannya sesuka hatinya .
malam itu pun menjadi Malam pertama b*rcinta bagi mereka .
...****************...
......jangan lupa like nya `³`......