
Setelah Randy dan Ronnie sarapan, mereka menonton televisi bersama sambil mengobrol tentang kehidupan sehari-hari, sepakbola dan lain-lain.
Waktu berlalu dengan cepat, Ronnie sudah berpamitan kepada Randy karena dia akan mengunjungi keluarga nya sebelum pelatihan dan pertandingan dimulai kembali.
Di apartemen sekarang hanya tinggal Randy sendiri.
Randy memutar remote televisi dengan tangan kanannya di sofa sambil berpikir "Sepertinya berteman dengan Lionel dan CR sangat seru, di kehidupan sebelumnya aku sering menonton kelakuan kocak mereka saat latihan bersama rekan setimnya."
Randy memutuskan akan berteman dengan dua superstar sepakbola itu tapi pertama-tama dia perlu memperkuat kemampuannya dan meningkatkan popularitas nya di seluruh dunia.
+----+
Krystal sudah berada di Inggris dan sebelum dia menuju ke apartemen Randy, dia mengunjungi salah satu mall terbesar di Inggris untuk membelikan hadiah.
Tentu saja dengan penyamaran yang ketat agar tidak diketahui oleh siapapun, dia memasuki salah satu toko pakaian bermerek mewah yaitu LV dan membeli sepasang pakaian dengan sepatu yang totalnya 200 ribu USD.
Setelah itu dia mampir ke toko yang menjual berbagai pancake dan cake untuk dijadikan cemilan nanti saat jalan-jalan dengan Randy.
Krystal berencana mengajak Randy ke sebuah tempat wisata terkenal di Inggris yaitu Desa Hebden yang memiliki kebudayaan kental Inggris di atas lembah Calder, desa ini memiliki pemandangan yang indah serta penduduk yang sangat ramah dan penduduk disitu rata-rata berkecukupan jadi sudah dipastikan mereka mendekorasi rumah mereka dengan sebaik mungkin.
Dan Krystal memiliki sebuah villa berukuran kecil namun memiliki tanah yang sangat luas, bisa dibilang villa nya berada di pertanian dan peternakan luas disertai taman-taman indah.
Setelah membeli semua yang dibutuhkan, Krystal masuk kembali kedalam mobil dan menyuruh sopir untuk melaju menuju apartemen Randy.
+-----+
"Hari ini akan di mulai dengan kebahagiaan~" Senandung nada lembut berasal dari kamar mandi, Randy yang sedang menggosok gigi nya menatap cermin di depannya sambil berpikir dengan narsis "Aku tampan sekali, bisa kali aku masuk dalam nominasi pemain sepakbola paling tampan di dunia, hehe".
Dia berjalan ke kamar untuk memakai pakaian sambil bersenandung sebuah lagu di kehidupan nya yang lalu, saat Randy sedang memakai baju di kamarnya.
Krystal yang sudah sampai di apartemen Randy langsung masuk kedalam ruang apartemen Randy karena dia sudah memiliki akses sendiri yang diberikan oleh Randy agar bisa masuk kedalam ruang apartemen nya.
Dia memandang ruangan tengah yah tampak bersih kemudian dia mendengar senandung Randy di kamarnya.
"Pasti dia baru bangun." Gumam Krystal dengan senyuman yang mengembang di wajah cantiknya, dia kemudian menyimpan barang bawaan nya di sofa.
Kemudian dia dengan langkah hati-hati berjalan ke arah kamar Randy, sesampainya di depan pintu kamar Randy, dia langsung membuka pintu dan masuk kedalam kamar.
"Supriseeeeee!!!" Teriak nya dengan pose memberikan kejutan sambil menutup matanya kepada Randy, namun teriak kaget Randy yang ditunggu-tunggu Krystal tidak terdengar di telinganya.
Dia dengan heran membuka matanya dan melihat sudut-sudut kamar Randy dengan detail untuk mencari dimana Randy berada.
"Kemana dia? Bukannya tadi suaranya ada di sini?" Ucap Krystal dengan bingung.
+---+
*Maaf baru update, saya lagi Isoman di rumah dan kesehatan saya semakin menurun, jadi saya paling bisa update seminggu 3 chapter, dan untuk di novel yang beda platform itu saya udah ngetik chapter di jauh-jauh hari dan sudah ditentukan jadwal update nya.
Jadi karena novel ini saya ngetik chapter nya secara langsung, mau tidak mau saya hanya bisa update 3 chapter seminggu.
Mohon maaf semuanya*.