
Setelah Ronnie menyelesaikan makannya, dia pun membereskan semuanya seperti mencuci piring dan lain-lain lalu berpamitan kepada Randy.
Ruang apartemen Randy kembali sunyi setelah kepergian Randy dan hanya suara TV yang menemani Randy.
"Tidur sajalah, esok kan Krystal akan datang menemaniku." Pikirnya lalu beranjak dari sofa menuju kamarnya.
Sambil mematikan lampu ruangan tengah, dia membuka pintu kamar dan melompat ke kasur untuk tidur kembali.
-------+
Sekitar jam 4 pagi.
Krystal yang memakai pakaian hangat karena cuaca di Amerika memasuki musim dingin, dia sekarang sedang berada di mobil menuju bandara.
Disebelah Krystal adalah asisten perempuan yang menggunakan kacamata emas, berambut gelombang panjang sepinggang berwarna cokelat muda, berparas cantik dengan tubuh yang menggoda kaum pria.
Dia adalah Hana, asisten top yang sekarang dipekerjakan oleh Krystal.
Lulusan Universitas Harvard, berumur 25 tahun.
Hana memberikan sebuah dokumen kepada Krystal yang sedang melihat pemandangan melalui kaca mobil.
"Ketua, penerbangan dengan pesawat pribadi diterbangkan oleh pilot profesional terbaik Amerika, kemungkinan resiko menghadapi bahaya adalah 10% kecuali seseorang ingin secara terang-terangan dan nekat berhadapan dengan Ketua maka semuanya aman" Ucapnya dengan nada lembut dan hormat.
Krystal kemudian mengalihkan pandangan nya, dan mengambil dokumen itu.
Dalam dokumen tersebut terdapat pemberitahuan perusahaan-perusahaan mana yang berpotensi menjadi perusahaan unicorn.
Namun fokus Krystal sekarang adalah segera ingin bertemu dengan Randy untuk melepas rindu dan lelahnya menjadi ketua perusahaan terbaik di dunia.
+----+
Dua jam kemudian.
Apartemen Randy, Randy terbangun dari tidurnya yang nyenyak karena dia bermimpi tiba-tiba jatuh dari ketinggian dan badan yang sedang tidur pun merespon.
Pada akhirnya dia terbangun karena kaget.
Kemudian dia berdiri sambil merenggangkan tubuhnya, dengan senandung kecil dia berjalan ke jendela dan membuka gorden nya.
Cahaya matahari yang belum sepenuhnya muncul sedikit menyinari kamar apartemen Randy, lalu Randy berjalan ke kamar mandi untuk mencuci muka dan menggosok giginya.
Setelah melakukan aktivitas pagi, dia keluar kamar dengan wajah yang segar untuk memasak sarapan dan dia sedikit melebihkan porsi masakannya karena sekarang dia tahu ada si botak Ronnie yang tinggal di sebelah nya.
"Ronnie tidak bisa memasak, kasian dia nanti kelaparan setidaknya anggap saja ini sebagai sedekah."
Tidak butuh lama bagi Randy untuk memasak, sarden, ayam crispy serta nasi goreng spesial pun sudah jadi dan siap di makan.
Sebagai teman yang baik, Randy menyisihkan sebagian makanannya ke piring baru untuk Ronnie.
"Untung kau mempunyai teman baik sepertiku" Gumamnya sambil memuji dirinya.
Kemudian dia menyimpan semua makanan di atas meja makan dan melangkah ke dalam kamar kembali untuk mengambil ponselnya.
Saat dia menyalakan ponselnya pesan masuk langsung muncul, pesan itu berasal dari Krystal yang memberitahu nya jika dia sedang dalam perjalanan menuju Inggris.
Waktu perjalanan dari Amerika ke Inggris sekitar 7-8 jam yang pasti memakan banyak waktu yah kecuali menggunakan jet tempur yang ada turbo nya akan sangat cepat sampai di Inggris.
Randy membalas pesan dari Krystal lalu menelepon Ronnie untuk menyuruhnya datang sarapan ke ruangannya.
"Tutt------"
"Hhhayllo" Suara Ronnie yang nyawanya belum terkumpul semua terdengar di telinga Randy.
"Cepat kesini, aku sudah menyiapkan makanan jika kau tidak kesini dalam waktu 5 menit, makanannya akan aku habiskan".
Setelah Randy mengucapkan itu, suara berisik terdengar dari sisi Ronnie.
Mematikan telepon, Randy menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.
"Si botak ini setidaknya dia cukup menghibur, tidak terlalu menyusahkan".
+-----+