
Randi yang bersembunyi di balik pintu terkekeh kecil saat melihat Krystal yang kebingungan mencarinya, karena Randy sedari awal sudah mendengar suara pintu yang terbuka di tambah dengan kemampuan 3 detik masa depan jadi dia mengetahui Krystal lah yang datang.
"Randy? Dimana kamu?" Krystal mencari Randy sambil membuka selimut di kasur namun nihil hanya ada guling.
Sebuah tangan memeluk perutnya membuat Krystal panik dan berteriak kaget "Aaaaaa".
"Tenang-tenang, jangan berteriak nanti disangka nya aku melakukan hal yang buruk kepada kamu". Barulah setelah Krystal mendengar suara yang familiar, dia menjadi tenang.
Lalu Krystal berbalik melepaskan pelukan Randy dan berkata dengan nada marah namun imut "Kamuu niih ngeselin banget tau ga?!!".
Dengan pipi mengembung menatap Randy dengan marah terlihat sangat imut.
Randy hanya tertawa kecil sambil mengaruk rambutnya padahal tidak gatal dan meminta maaf kepada Krystal.
"Maaf hehe".
" Huhh".
Krystal lalu berjalan keluar dari kamar Randy tanpa melihat atau mengajak Randy walaupun begitu senyum indah tetap muncul di wajah cantiknya.
Tapi sayangnya Randy tidak mengetahui itu, melihat Krystal yang marah, Randy menyusulnya dan kemudian memeluk Krystal dan mengangkat nya duduk di pangkuan nya di sofa.
"Ish" Dengus Krystal tapi tidak memberontak.
Televisi menyala dan menampilkan sebuah pertandingan sepakbola antara Tim Las Blancos dan Atletico, dengan Krystal yang berada di pangkuan nya, Randy berkata sambil mencubit pipi Krystal.
Krystal menjawab namun perhatian nya tidak tertuju pada TV melainkan pada Randy lalu melingkarkan tangannya di leher Randy.
"Mau itu CR, Lionel atau bahkan dewa sepakbola pun tetap tidak akan bisa mengalahkan calon suami, karena bagiku kamu adalah yang terkuat".
Lalu mereka berdua tertawa.
Setelah itu mereka menyiapkan barang-barang perlengkapan simple untuk menginap di Villa Krystal yang berlokasi di desa Hebden, desa yang sangat indah dan mewah.
Mereka berdua mengenakan pakaian yang cukup tebal karena cuaca di Inggris sekarang cukup dingin kemudian Randy yang membawa koper kecil menggandeng Krystal ke mobil yang diberikan oleh Mendes.
Setelah menyimpan barang bawaan di bagasi belakang dan Krystal telah masuk ke dalam mobil, Randy sempat melihat seseorang yang mengintip ke arahnya di jarak yang cukup jauh lalu bersembunyi ketika Randy menyadari keberadaan nya namun Randy tetap berpositif thinking mungkin saja itu seseorang yang penasaran.
Jadi dia mengabaikan orang itu dan masuk kedalam mobil untuk melaju ke Desa Hebden, perjalanan menuju Desa Hebden dari Kota Manchester kurang lebih sekitar 1 jam perjalanan.
Randy dan Krystal bersenang-senang di jalanan sambil mendengarkan musik di mobil, lalu Krystal yang sangat bahagia berteriak ke luar jendela mobil.
"Aku sangat bahagiaaaa!!!".
Randy menatap Krystal dengan senyum lembut di wajahnya, kemudian tangan kirinya memegang tangan kanan Krystal dengan erat.
Hingga sebuah musik ber-tema romance berputar membuat suasana di mobil sangat manis, kebetulan jalanan tidak terlalu padat oleh mobil-mobil meskipun banyak pejalan kaki dan sepeda yang berlalu lalang.
Mobil mewah milik Randy menarik perhatian semua orang yang ada di jalanan, jika mereka mengetahui pengemudi mobil mewah ini adalah Randy dan Krystal mungkin keesokan harinya langsung muncul sebuah headline berita tentang mereka yang memicu gelombang besar di masyarakat seluruh dunia.