
Randy, Nana dan Aderson yang melihat Ronnie menangis ketakutan sedikit tidak tega dengannya namun perbuatan Ronnie yang membuat mereka menunggu lama, terasa sangat menyebalkan.
Aderson berbisik kepada Randy "Randy, haruskah kita sudahi pelajaran untuk Ronnie ini?".
Nana juga berbisik kepada Randy sambil menunjuk ke arah celana Ronnie yang sudah basah "Iya Randy, lihatlah, celananya sudah basah dan sepertinya sesuatu terjadi kepadanya di jalan karena penampilan nya membuatku jijik".
Mendengar ucapan teman-temannya, Randy pun kembali melihat penampilan memalukan Ronnie "Yasudah, kasian dia sudah menderita, dia menangis seolah-olah disakiti oleh pacarnya yang terlihat sangat memilukan" jawabnya dengan tenang.
Namun yang tidak mereka duga adalah ketika langit semakin menjadi gelap dan waktu semakin mendekati malam hari, sesuatu yang mengerikan akan terjadi.
Randy, Nana, Aderson dan bahkan Ronnie yang sedang dijahili, tidak mengetahui ada sebuah cerita mistis yang bisa dibilang urban legend tentang pohon besar ini.
Konon dahulu kala, ada pembunuhan berantai yang menewaskan korban 120 orang yang dimana korbannya diidentifikasikan dari anak-anak, remaja hingga orang yang sudah lanjut usia, korban-korban ini ditemukan dalam keadaan yang sudah terkubur di dalam tanah bahkan ada yang digantungkan di ranting-ranting tebal pohon.
Kasus yang menggemparkan seluruh Inggris ini sangat membuat khawatir dan ketakutan warga sekitar dan untungnya pelakunya telah ditangkap, kepolisian telah mengeluarkan informasi tentang pelaku pembunuhan sadis ini, pelaku ini memiliki masalah dalam mentalnya.
Pelaku yang memiliki nama Jimmy mempunyai jiwa psikopat, dari keterangan yang berhasil polisi dapatkan darinya, semua pemikiran untuk menyiksa dan membunuh manusia berawal dari dia disiksa oleh orangtuanya ketika umur 5 tahun.
Penyiksaan itu membuatnya semakin memiliki mental yang bermasalah, dia sempat berkata kepada polisi seperti ini "Jika tidak ingin merasakan sakit, jangan terlebih dahulu menyakiti siapapun, jika tidak, kalian akan menanggung semua yang kalian lakukan dan akan merembet ke sekelilingnya" lalu dia tertawa seolah-olah melihat sesuatu yang lucu.
Kasus mengerikan itu sudah berlalu namun legenda mengerikan tetap membuat pohon ini menjadi sangat angker, jadi para penduduk disekitar nya tidak berani mendekati pohon ini saat jam sudah menunjukkan dibawah 4 sore.
Sudah banyak sekali para pejalan kaki yang mengalami kejadian yang janggal dan mengerikan di area jalan dekat pohon besar ini, ada yang mengalami kejadian mereka melihat seseorang yang tertawa mengerikan diatas pohon, ada yang mengalami kesialan karena rumahnya didatangi makhluk ghaib dan masih banyak lainnya.
Yang pasti Randy, Nana dan Aderson sangat berani sekali melakukan prank di tempat angker seperti ini.
Aderson tiba-tiba merasa ada sesuatu yang mengawasi nya jadi dia menengok untuk mencari sesuatu yang mengawasi nya itu.
Namun dia tidak menemukan siapapun, jadi dia bertanya dengan bingung kepada Randy "Randy, kamu merasakan sesuatu yang aneh tidak?".
Nana yang sedari tadi diam pun tiba-tiba mengangguk seolah-olah merasakan apa yang Aderson rasakan, dia berkata "Yah Randy, aku merasakan seperti ada seseorang yang memperhatikan kita namun di tempat ini seperti nya hanya ada kita saja".
Mendengar apa yang dikatakan Aderson dan Nana, Randy pun terlihat bingung karena dia tidak merasakan apa yang dirasakan Nana dan Aderson namun dia menebak sesuatu yang pastinya mengerikan.
" Sepertinya pohon ini memiliki sebuah cerita sendiri, setelah ku amati, tidak ada orang satupun yang melewati area jalan pohon ini ketika jam sudah melewati waktu 3 sore hari." pikirnya.
Randy kemudian melihat sekitarnya dan matanya tertuju ke arah rumah kosong yang berada di seberang pohon besar ini lebih tepatnya dia melihat ke arah jendela lantai dua nya.
Mata Randy sangat terkejut dan raut wajahnya menjadi pucat, keringat dingin muncul di dahinya.
"*Bang*at, kenapa kuntilanak muncul di Inggris*?!"
Yah benar, Randy melihat sesosok perempuan dengan rambut panjang yang menutupi wajahnya namun dia masih bisa melihat dengan jelas, sosok itu memiliki seringai diwajahnya!.
Randy sudah mulai ketakutan disini namun dengan cepat menenangkan nya, Nana dan Aderson yang melihat keanehan dalam gerak-gerik pun mengikuti arah tatapan Randy.
Dalam sekejap tubuh mereka pun bersamaan mematung, tubu mereka bergetar dan mereka sangat ketakutan terlihat jelas dari bibir mereka yang bergetar.
Nana berkata dengan nada yang bergetar kepada Randy "Randy, apakah hanya aku saja yang melihat ini, apakah ini ilusi atau semacamnya?!!".
"Kalian jangan bercanda dulu, sepertinya kita bisa melihat sosok itu secara bersamaan, ketika dalam situasi seperti ini, sepertinya kita harus mengeluarkan kemampuan kita" Saran Randy kepada Nana dan Aderson.
Mereka saling pandang satu sama lain sambil mengangguk lalu mereka perlahan turun dari atas pohon dan langsung "LARIIIIIIIIII!!!!!!".
dengan teriakan yang diawali oleh Randy, Nana dan Aderson pun ikut lari melakukan sprint terbaik mereka.
Ada sebuah ungkapan yang mengatakan " Dimana manusia merasakan sesuatu yang berbahaya, otomatis naluri bertahan mereka akan naik ke ambang batas tubuh mereka untuk menyelamatkan diri mereka"
Ungkapan ini sangat cocok dengan Randy, Nana dan Aderson yang berlari sangat cepat seakan-akan sedang balapan mobil di sebuah arena balap.
Namun ketika sedang berlari, Randy teringat sesuatu lalu berteriak kepada Nana dan Aderson "Woii berhenti dulu! Kita melupakan si botak, cepat balik lagi!!!".
Nana dan Aderson pun mengerem larinya dan berlari kembali ke tempat tadi untuk menjemput Ronnie dengan Randy yang mengikuti mereka.
Ronnie ditempat duduk sudah menangis dengan menyedihkan apalagi ketika dia tidak sengaja menatap arah dimana Randy tadi menatap.
Dia langsung menyebutkan semua Tuhan yang dia ketahui dalam hidupnya sambil membacakan ayat-ayat suci, dia bergumam dengan nada yang bergetar "Pergilah iblis, pergilah".
Ronnie menutup matanya berharap semuanya berlalu dengan cepat, namun dia sangat ketakutan ketika tubuhnya seperti disentuh oleh sesuatu.
"AHHHHHHH" Ronnie berteriak takut berbarengan dengan teriakan Nana dan Aderson yang sama kagetnya karena Ronnie yang tiba-tiba berteriak.
Randy menampar kepala botak Ronnie sampai bunyi "Plak" lalu berkata "Sadarlah, cepat kita lari, tempat ini tidak aman".
Ronnie membuka matanya saat Randy sudah menampar kepalanya, dia tidak merasa marah saat ini malah bersyukur karena ada teman-teman yang menjemput nya.
Aderson menarik Ronnie namun Ronnie tidak bisa berdiri, Randy menepuk dahinya sendiri lalu memerintahkan Ronnie untuk membuka celananya.
"Apa?! Aku malu" Balas Ronnie ketika disuruh buka celananya.
"Cepat! daripada sesuatu yang mengerikan terjadi!" Desak Randy dan benar saja ada suara yang sama dengan nada tadi Randy mainkan untuk menakuti Ronnie.
"Hihihi~ Hihihi~ Hihihi~"
Seketika mereka langsung terdiam, dan mereka tahu seperti nya suara itu berasal dari.... Atas mereka.
Randy, Nana dan Aderson serempak mengangkat Ronnie yang sudah terlepas dengan celananya yang menempel di kursi.
Suara ketawa seram itu semakin meninggi seiring dengan lari mereka.
"BOTAK, KAMU HARUS DIET NANTI!! KAMU BERAT SEKALI!!!" Teriak Aderson yang menopang kaki Ronnie.
Randy memegang kepala Ronnie, Nana memegang bagian tubuh atas Ronnie agar bisa terangkat dengan mudah awalnya mereka berpikir Ronnie akan diangkat dengan mudah namun nyatanya, Ronnie sangat berat.
Mereka pun mengerahkan kekuatannya untuk membawa Ronnie sambil berlari seperti kilat.
++++