Menikahi Pangeran Kucing

Menikahi Pangeran Kucing
Bab 24


James mengajak Dilla ke sebuah Hotel megah dimana tempat resepsi tunangannya berlangsung.


"Kita mau ngapain di sini?" tanya Dilla


"Kau harus menjadi tunangan ku menggantikan calon istriku yang kabur karena berita gosip kita berpacaran," jawab James


"What!!" seru Dilla melotot


"Tapi kenapa harus gue!" imbuhnya


"Karena kamu yang sudah membuat acara tunangan ku batal!" sahut James


"Kenapa gue merasa seperti pernah mengalami kejadian seperti ini?" ucap Dilla mengernyitkan keningnya


Tanpa berpikir panjang, James menggandeng lengan Dilla dan membawanya menghampiri kedua orang tuanya yang sudah menunggunya.


"Siapa wanita itu?" tanya Zuleha ibu James


"Dia adalah wanita yang ku cintai selama ini Bu," jawab James membuat kedua orangtuanya tercengang


Kedua orang tua James kemudian meminta James untuk menyematkan cincin tunangannya kepada Dilla. Wanita itu tak bisa menolaknya meskipun ia sebenarnya tak mau menjadi tunangan James yang terkenal super galak dan dingin.


Selesai acara tukar cincin James kemudian memperkenalkan Dilla kepada keluarga besarnya.


Dilla tampak gugup saat bertemu dengan keluarga besar James yang hendak membicarakan tanggal pernikahan. Melihat Dilla yang gugup membuat James langsung menggenggam erat jemari gadis itu membuat Dilla terkejut bukan main melihat kehangatan hati James.


"Sepertinya aku akan mengundur tanggal pernikahan, karena Dilla masih harus syuting film terbarunya," ucap James membuka obrolan


"Terus jadinya kapan, Ingat kakek tidak bisa menunggu lama,"


"Mungkin tiga bulan lagi aku akan menikahi Dilla, setelah aku menyelesaikan film terakhir ku," jawab James


"Baiklah, aku harap kali ini kau benar-benar menepati ucapan mu, karena jika tidak maka kau akan menikah dengan wanita yang sudah dipilih oleh kakek,"


Setelah acara selesai James mengantar Dilla pulang ke rumah.


"Meskipun sekarang kau adalah tunanganku, tetap saja aku tidak akan pernah memperlakukan mu dengan spesial. Aku akan memperlakukan mu sama seperti yang lainnya saat syuting nanti," ucap James setibanya di kediaman Dilla


Pria itu melepaskan kacamatanya dan menatap wajah Dilla, seketika jantung Dilla bertegur kencang saat menatap wajah James yang begitu mirip dengan Rendra saat tak mengenakan kacamata minusnya.


Kenapa kau begitu mirip dengannya, apa kita memang ditakdirkan untuk bersama?. Jika itu benar maka aku tidak akan keberatan jika harus menjadi tunangan mu,


"Iya aku tahu dan aku juga tak keberatan dengan semua itu," jawab Dilla kemudian turun dari mobilnya


James sama sekali tidak turun dari mobilnya atau mengantar wanita itu hingga ke depan pintu rumahnya. Ia langsung melesatkan mobilnya meninggalkan halaman rumah Dilla.


Kenapa aku dihadapkan pada situasi yang sama saat bertemu dengan Rendra di dunia komik.


Pagi harinya Dilla menuju lokasi syuting tanpa Nelli. Semua orang tampak terkejut melihat kedatangan Dilla tanpa manajernya itu.


Melihat kedatangan Dilla membuat Junior langsung menghampirinya.


"Sekarang aku tahu kenapa James memilih mu sebagai pemeran utama dalam film terbarunya. Aniway selamat ya yang sudah tunangan semalam," bisik lelaki itu


"Thanks," jawab Dilla kemudian menghampiri James Arthur


Pria itu segera memberikan naskah dialognya kepada Dilla.


"Ok," jawab Dilla


Ia kemudian mencari tempat yang nyaman untuk mempelajari dialognya sebelum syuting di mulai.


"Wah, pantesan matahari begitu terik meskipun hari masih pagi, ternyata kau datang ke sini sendiri, tanpa gue!" celoteh Nelli yang baru saja tiba di lokasi syuting.


Selama di tempat syuting Dilla merasa sedikit canggung karena semua orang memperlakukannya berbeda. Maklum saja para crew dab artis tak mau berurusan dengan James hanya karena salah memperlakukan calon istrinya.


Melihat Dilla yang kurang nyaman di lokasi syuting membuat James meminta para artis dan Crew untuk bersikap biasa terhadap Dilla.


Selama syuting berlangsung, James sama sekali tak memperlakukan Dilla dengan istimewa. Pria itu bahkan cenderung lebih cuek dari biasanya.


Tentu saja sikap James ini membuat orang-orang merasa ada sesuatu diantara mereka berdua.


"Apa hubungan kalian hanya setingan?" celetuk Junior membuat semua orang langsung menatap keduanya


"Yang benar saja, lagipula aku bukan Dhira yang selalu mensetting segala sesuatu demi untuk melejitkan kariernya," jawab Dilla


"Kalau begitu buktikan kepada ku kalau hubungan kalian bukan setingan!" tantang Junior


"Benar, aku yakin dia sengaja bertunangan dengan James untuk mendapatkan peran utama di filmnya atau untuk mendongkrak popularitas film ini agar meledak di pasaran?" sambung Dhira


Mendengar tantangan dari Dhira dan Junior membuat Dilla segera berjalan menghampiri James yang tengah sibuk memberikan pengarahan kepada para kru nya.


Tanpa berpikir panjang ia langsung mencium bibir pria itu membuat semua orang langsung menatapnya.


Aku tidak akan pernah melupakan kejadian ini seumur hidupku. Seorang wanita tiba-tiba mencium ku, dan aku tidak bisa menolaknya, entah kenapa aku merasa jika


ia adalah seseorang yang begitu ku rindukan,


James segera melepaskan ciumannya. Pria itu segera mengambil naskah drama dan menyerahkannya kepada Dilla.


"Baca dan pelajari naskah itu karena syuting sebentar lagi akan di mulai," ucap James kemudian meninggalkan Dilla


Ia kemudian mengambil sebotol air dingin dan meneguknya hingga habis.


Kenapa dadaku masih berdegup kencang, sebenarnya apa yang terjadi denganku, kenapa aku jadi seperti ini?


James berusaha menenangkan dirinya, tak bisa dipungkiri jika ia merasa seperti ada percikan listrik yang menyengat tubuhnya saat gadis itu menciumnya.


"Jangan bilang aku menyukai gadis itu, ingat James kau bertunangan dengannya hanya untuk menjaga nama baik keluargamu,"


Dilla terkejut saat membaca naskah drama, ia baru tahu jika film yang akan di garap oleh James adalah tentang kisah pangeran kucing.


Entah kenapa gadis itu kembali teringat dengan sosok Rendra. Ia yang berperan sebagai Hanindilla merasa tak nyaman saat Rendra di perankan oleh Junior mantan kekasihnya.


Ia kemudian menghampiri James dan menceritakan karakter Rendra kepadanya. Namun meskipun sudah menceritakan tentang Rendra James tetap tak mau mengganti Junior dengan artis lain.


Hal itu tentu saja membuat Dilla semakin kesal dan tak respect padanya. Apalagi melihat sikap arogan Junior yang merasa sebagai artis senior hingga selalu semuanya sendiri.


Keduanya terlihat sering bertengkar saat sedang satu scene. Dilla yang selalu merasa Junior tak berakting dengan benar selalu memintanya untuk memperbaiki aktingnya, namun Junior selalu tidak mau mengulang adegannya.


Karena Dilla kesal ia kemudian mengadu kepada James, karena James tak mau mendengarkannya. Dilla mengajukan protes tidak mau satu syuting satu frame dengan Junior, hal ini membuat James marah kepada Dilla.