Menikahi Pangeran Kucing

Menikahi Pangeran Kucing
Bab 23


Dilla terkejut saat melihat sosok pria yang menangkapnya.


"James?" Dilla yang malu dengan lelaki itu langsung melepaskan diri dari pelukan James


"Apa kamu baik-baik saja?" tanya James


Dilla mengangguk, setelah mengucapkan terimakasih ia segera bergegas pergi meninggalkan pria itu.


Kenapa aku selalu bertemu dengannya?


Dilla kemudian menghampiri Regi yang sedang duduk di depan perapian sambil membakar ikan.


"Hmm, yummy!" ucap Dilla segera duduk di sampingnya


Aroma wangi ikan bakar membuat Dilla ingin mencobanya. Saat ia mengambil seekor ikan yang sudah matang, Regi langsung menepuknya hingga ikan yang dipegangnya jatuh.


"Ish apaan sih lo!" seru Dilla kesal


"Sabar oi, tunggu tuan rumah dulu makan baru tamu agung dipersilakan," jawab Regi dengan nada gemulainya


"Sial, memangnya siapa sih Tuan rumahnya sampai gue gak boleh nyobain dulu ikannya,"


"Noh, bos ganteng datang!" seru Regi menunjuk kearah James yang datang bersama kucing kesayangannya


Mengetahui jika James adalah Tuan rumahnya membuat Dilla langsung beranjak dari duduknya. Saat ia hendak pergi meninggalkan tempat itu James langsung menariknya.


"Kenapa harus menghindar?" tanyanya membuat wajah Dilla seketika memerah


"Duduklah dan nikmati pestanya, bukankah kau sangat ingin makan ikan, jadi makanlah sepuasnya. Karena aku membuat pesta ini khusus untuk kamu," tutur James membuat Dilla diam tak berkutik


Pria itu kemudian menggandeng lengan Dilla dan mengajaknya duduk.


Regi segera mengantarkan Ikan bakar lengkap dengan nasi dan lauk Pauk pendamping untuk keduanya.


"Makanlah, atau perlu aku suapi?" tanya James membuat Dilla langsung membelakakan matanya


"Kalau kau masih menganggap aku Rendra, silakan kau juga boleh memanggil aku Rendra dengan satu syarat?"


"Syarat??"


"Hmm, kebetulan aku akan menggarap film baru bergenre Romance Fantasi, untuk lebih jelasnya silakan kamu baca saja skripnya," ucap James memberikan naskah drama kepada Dilla


"Jadi kamu membuatkan aku pesta hanya untuk merayuku agar mau menjadi pemain dalam film terbaru kamu iya?"


"Benar sekali, aku yakin jika kau bisa memerankan karakter utama dengan baik maka keinginan mu untuk meraih penghargaan sebagai aktris terbaik pasti akan terwujud,"


"Buset, baru kali ini gue cowok perhitungan kaya lo, ck, ck, ck, ck!" jawab Dilla tak percaya


"Kalau kamu tidak mau juga gak papa kok, aku gak keberatan kebetulan Manager Dhira juga sudah menawarkan diri kalau Dhira bersedia menjadi main character dalam film terbaruku,"


"Kalau Dhira mau kenapa lo masih nanyain gue?"


"Jangan geer dulu, aku menawarkan peran ini ke kamu karena jujur aku sangat senang dan berterima kasih sama kamu karena sudah menemukan kucing kesayangan gue, nah anggap aja tawaran ini sebagai ucapan terima kasih aku karena kamu sudah menyelamatkan Rocky kucing aku. So terserah kamu mau ambil atau gak aku sih gak masalah," jawab James


"Dasar cowok sama aja, nyebelin!" seru Dilla kemudian mengambil seekor ikan kerapu besar dan meninggalkan James


James hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah bar-bar Dilla.


Dilla kembali duduk di pinggir pantai sambil menikmati ikan bakar itu sendirian.


"Sial, gue kira dia ada rasa sama gue ternyata ... ah... Kenapa aku jadi kegeeran gini sih!" gerutunya


"Sudah terima aja tawarannya, itung-itung sambil lo lupain si Rehan, eh Rendra maksudnya. Kan kalau lo ada kesibukan pasti lebih cepat melupakan Si Rendra," sahut Nelli menghampiri gadis itu


Ia kemudian duduk di sampingnya dan membantunya menghabisi ikan bakarnya.


"Iya juga sih, tapi...."


"Udah gak usah tapi-tapian, biar gue yang eksekusi masalah honornya. Lo tinggal terima beres aja,"


"Beres sih beres tapi jangan lo habisin dong ikan gue!" cibir Dilla


"Sorry abisnya enak sih jadi ketagihan!"


"Kebiasaan lo, lama-lama ngelunjak ya, awas aja sekali lagi gue pecat juga lo!" hardik Dilla


Bukannya kesal Nelli justru tertawa senang melihat Dilla kembali normal lagi.


*"*"*"*"*"


Dilla terlihat begitu cantik saat menghadiri press conference peluncuran film terbarunya.


Kali ini ia akan memainkan film kolosal untuk pertama kalinya dengan lawan mainnya mantan kekasihnya sendiri.


Sebagai artis profesional Dilla sama sekali tak terkejut saat James memilih Junior Siregar sebagai lawan mainnya.


Kali ini Dilla tampak percaya diri bahkan tak canggung sekalipun saat bertemu dengan Junior yang saat ini menjalin kasih dengan Dhira saingannya.


Selesai memperkenalkan para cast yang akan bermain dalam film terbarunya, James menyebutkan jika film yang di garap kali ini adalah sebuah adaptasi komik bergenre Romance Fantasi.


"Judul filmnya akan sama dengan judul komiknya yaitu Cinta Pangeran Kucing. Namun jangan salah karena versi film akan jauh lebih menarik daripada versi komik, so tunggu saja jadwal launchingnya tiga bulan lagi," ucap James memberikan penjelasan


Setelah acara selesai Dilla segera bergegas meninggalkan tempat itu. Melihat Dilla yang tampak berbeda dari biasanya segera mengejar wanita itu.


"Apa kabar Dilla?" sapa Junior


"Baik," jawab Dilla singkat


"Sepertinya kamu tampak berbeda sekarang, apa kau sudah tidak mau tahu tentang diriku lagi?"


"Tidak,"


"Wah, benar-benar kejutan, sekarang kau bahkan terlihat percaya diri meskipun tanpa diriku,"


"Tentu saja, lagipula hidupku jauh lebih indah sekarang daripada saat bersama kamu,"


"Benarkah, tapi kenapa sampai sekarang kau belum juga memiliki kekasih hati," jawab Junior


"Kata siapa aku tak punya kekasih, lihat lelaki itu!" jawab Dilla menunjuk kearah pria yang berdiri dikerubungi oleh wartawan


"Siapa Dia?" tanya Junior penasaran


"Dia pacar baru gue," jawab Dilla kemudian menghampiri lelaki itu dan menggandengnya


Junior begitu terkejut saat melihat Dilla menggandeng lengan James.


"Gak mungkin, masa iya sih James kekasihnya Dilla, yang benar saja?"


Sementara itu Bukan hanya James yang terkejut saat Dilla tiba-tiba menggandeng tangannya, namun juga para wartawan yang sedang mewawancarainya pun ikut terkejut.


"Maaf sepertinya wawancara kita akhiri sampai di sini saja karena saya ada urusan dengan Dilla," ucap James kemudian mengajak Dilla pergi dari tempat itu.


Dilla seketika minta maaf karena sudah menganggu waktu interviewnya. Ia kemudian menjelaskan jika dirinya terpaksa menggandengnya untuk menghindari Junior Siregar.


"Astaga, untung saja para wartawan itu tidak curiga, bagaimana jika mereka menganggap kita ada hubungan,"


"Iya saya minta maaf sekali lagi Pak," ucap Dilla meminta maaf kepada pria itu


"Sudahlah lupakan saja, anggap saja tak pernah terjadi apa-apa," jawab James kemudian meninggalkan Dilla


Keesokan harinya, Nelli langsung menyampaikan menyampaikan kabar mengejutkan kepada Dilla.


"Dilla, artis gue yang cantik, bohay, dan bahenol beneran lo harus baca berita gosip hari ini!" seru wanita itu kemudian menunjukkan sebuah media berita online kepadanya.


Dilla yang masih mengantuk langsung membelakakan matanya saat melihat foto dirinya bersama James terpampang dalam sebuah headline news media online.


"Anj*r, siapa yang udah julit sampai nyebarin gosip murahan kek gini!" seru Dilla langsung melempar selimutnya


"Lah mana gue tahu Dilla, harusnya gue yang nanya sama lo, nagapain lo pakai bilang ke mantan Lo kalau pak James itu adalah pacar lo!" sahut Nelli


"Apa dia yang nyebarin berita hoax ini kepada media?"


"Kalau bukan dia siapa lagi, emangnya setan?" jawab Nelli


"Dasar brengsek, awas aja kalau dia berani macem-macem!" Dilla segera bergegas menuju ke kamar mandi, namun baru saja ia akan keluar dari kamarnya James sudah menghadangnya di depan pintu.


"Lo harus tanggung jawab, sekarang," ucap James dengan wajah datarnya


"Maksudnya?" tanya Dilla benar-benar tidak tahu


"Hari ini gue gagal tunangan karena calon tunangan gue ngira kalau gue selingkuh sama lo dan membatalkan pertunangan kita,"


"Astoge, kasian amat, sabar ya Pak James," ucap Nelli