
"Nona, apakah kita akan lanjut ke pasar? " tanya Betty begitu mereka keluar dari penginapan tersebut.
"Tidak! Kita pulang saja karena aku capek saat ini! " jawab Sakura tegas.
"Baiklah Nona! " sahut Betty patuh dan segera memberitahu pengawal dan kusir agar berbalik kembali menuju desa Hatake untuk pulang.
Sakura langsung masuk ke dalam kereta kuda nya dengan di susul Betty setelahnya. Ia membuka cadarnya dan memejamkan matanya sejenak. Ingatan saat wajah-wajah yang menertawakan nya saat ia sekarat di racun sehabis melahirkan muncul di pikirannya seperti sebuah video. Ejekan, hinaan dan tawa mereka terdengar jelas di telinga nya dan terlebih lagi saat mereka menertawakan nya atas kematian Putri yang ia lahir kan di racuni mereka.
Matanya yang terpejam memanas hingga tanpa ia sadari mengalir keluar dengan kedua tangannya yang terkepal erat. Betty yang melihat Nona nya menangis sambil memejamkan mata menjadi heran dan bingung. Ingin sekali ia bertanya tapi takut membuat Nona nya marah dan tersinggung.
"Nona! Apa yang membuat mu sedih seperti ini??Sampai-sampai dengan mata terpejam pun Anda menangis! Hati saya sakit melihat nya Nona! Semenjak Nona sadar dari koma, sifat Nona langsung berubah menjadi dewasa dan tidak lagi kekanakan seperti dulu! Saya suka dengan sifat Nona yang ceria dan manja seperti sebelum Nona koma, tapi sifat Nona yang sekarang ini saya juga suka karena Nona terlihat dewasa dan bijak dalam bertindak! Saya berharap Nona selalu di lindungi Dewa dan hidup bahagia! " batin Betty dengan tatapan mata yang sendu.
"Kenapa kau melihat ku seperti itu Betty? Apakah ada yang salah dengan wajah ku? " tanya Sakura tiba-tiba pada Betty.
Betty terkejut mendengar suara Nona nya yang bertanya seperti itu, padahal matanya masih tertutup tapi ia tahu jika sedari tadi Betty terus mengamatinya.
"Ampun beribu ampun pelayan mu ini Nona! Maaf atas kelancangan pelayan mu ini! Apa yang membuat Nona menangis dengan mata terpejam seperti ini? Apa ada yang menyakiti Nona?? Hati saya sakit melihat Nona menangis dalam diam seperti ini! " jawab Betty dengan nada pelan yang sangat tulus.
Sakura yang tingkat kepekaannya yang sangat tinggi pasti menyadari jika sedari tadi Betty terus menatapnya tanpa berkedip. Ia langsung membuat sihir kedap suara tanpa sepengetahuan Betty hingga pembicaraan mereka tidak bisa di dengar orang lain.
"Apa kau percaya dengan mimpi Betty?? " tanya Sakura lagi masih dengan mata terpejam.
" Entahlah Nona! Saya tidak pernah bermimpi! " jawab Betty jujur.
"Akan aku ceritakan sebuah rahasia kecil padamu! Sewaktu aku koma, aku di perlihatkan sebuah masa depan. Aku nanti akan menikah dengan pangeran ketiga, Pangeran Oscar. Namun ternyata pernikahan kami tidak bahagia karena selama ini Oscar hanya memanfaatkan aku untuk mengambil pasukan rahasia yang di miliki keluarga Airos yang turun temurun. Tidak hanya itu, Oscar berselingkuh dengan sahabatku Liliana De Salomon selama pernikahan kami. Mereka rupanya menjalin kasih sebelum aku menikah dengan Oscar. Mereka bahkan dengan tega menyewa pembunuh bayaran untuk membunuh semua keluarga ku saat aku mempertaruhkan nyawa melahirkan anakku. Tidak sampai di situ, mereka juga meracuni aku dan putri kecilku hingga ia meninggal dunia begitu lahir ke dunia ini. Mungkin kau berpikir ini hanya omong kosong, tapi bagi ku apa yang aku lihat itu begitu nyata hingga membuat aku teringat akan hal itu dan menangis seperti yang kau lihat tadi! Hatiku sakit dan marah hingga ingin menghancurkan semua nya jika teringat akan mimpi itu! Apakah aku salah jika aku membenci mereka Betty?? " jawab Sakura dengan membuka matanya.
"Minumlah dulu biar hatimu tenang Betty! " ucap Sakura dengan menyodorkan cangkir berisi air putih.
"Mereka jahat dan biadab! Meskipun dalam mimpi saya tidak rela Nona mengalami nasib yang seperti itu! Nona jangan mau berteman dengan Nona Salomon seperti di dalam mimpi dan jangan mau menikah dengan pangeran jahat itu! Jika memang takdir, Nona harus bisa menolak menjadi istri penjahat itu! Walaupun ini hanya mimpi Nona, saya benar-benar tidak rela Nona menikah dengan nya ! Perempuan sebaik Nona pantas mendapatkan laki-laki yang lebih baik dari pangeran jahat itu! " ucap Betty dengan mata nyalang menahan amarah sambil menghapus airmata nya.
"Tapi sayang nya itu memang bukan mimpi Betty! Itulah kenyataan yang aku alami sebelum reinkarnasi masa depanku kembali lagi ke masa lalu untuk mengulang waktu yaitu masa sekarang ini! Semua ingatan masa lalu sudah kembali aku dapatkan saat dalam alam bawah sadar ku saat itu! " batin Sakura dengan menatap Betty.
"Kau tenang saja Betty! Saat ini pun aku tidak sudi jika harus menikahi penjahat itu meskipun hanya dia laki-laki di dunia ini! Lagipula aku juga tidak berniat berteman dengan Nona Salomon seperti dalam mimpi ku itu! Aku adalah Sakura De Airos seorang Putri bungsu Duke Airos yang tidak akan lemah jika ada yang menggangguku. Aku tidak akan membalas mereka yang tidak mengusik ku, tapi jika mereka mengusikku seujung kuku saja maka aku akan membalasnya seribu kali lipat dari yang mereka lakukan padaku! " ucap Sakura dengan seringai nya.
"Nona sangat hebat! Saya akan selalu mendukung Nona jika mereka berbuat macam-macam seperti di dalam mimpi Nona! " teriak Betty kegirangan sambil bertepuk tangan.
"Hehehehe... " Sakura terkekeh melihat reaksi Betty yang ia kira bakalan ketakutan dengan ucapannya tadi.
"Oh iya, ngomong-ngomong tadi saya lupa bertanya Nona! Laki-laki yang babak belur tadi siapa Nona? Kenapa dia Nona bawa ke penginapan? " tanya Betty tiba-tiba dengan wajah penasaran.
"Namanya Ronan! Dia akan menjadi pengawal bayangan ku mulai hari ini! Aku sengaja membawa nya kesana agar ia bisa beristirahat sebelum pulang ke desanya. Oh iya, aku juga meminta adik perempuan nya untuk menjadi pelayan pribadi ku bersama diri mu dan kau aku beri wewenang penuh untuk mendidiknya untuk menjadi pelayan ku yang setia! Jika nanti ada yang datang ke kediaman kita, kau harus membawanya ke hadapan ku! " jawab Sakura yang tidak mau berbohong soal ini karena bagaimana pun nanti ia perlu seseorang yang akan membantu nya mencari keberadaan kembaran nya Betty seperti di masa lalu.
"Tentu saja Nona! Serah kan semua kepada pelayan pribadi mu ini! Aku akan mendidiknya menjadi pelayan yang setia pada Nona! " sahut Betty dengan penuh keyakinan.
"Bagus! Itu yang aku inginkan! " ucap Sakura dengan memberikan jempol nya.
Bersambung...