
Pertandingan antara Hikaru melawan komandan Nord berakhir dengan sangat tidak terduga, tidak ada yang menyangka bahwa Hikaru akan mengeluarkan kekuatan seperti itu.
Kini Hikaru hanya merasakan dirinya sedang berada di dalam ketenangan yang mendalam, ia merasa bahwa dirinya kini sedang melayang di dalam kegelapan yang sangat dalam.
Setelah tidak sadarkan diri cukup lama, terdengar suara samar samar seseorang sedang bersenandung dari telinga Hikaru. Yang membuat dirinya tersadar dan membuka kedua matanya secara perlahan.
“Hmmmmmm, hmmmmmm, hmmmmm”
Disaat kedua mata Hikaru mulai terbuka ia melihat seorang perempuan sedang duduk di samping kanannya, perempuan tersebut memiliki warna rambut kuning kecoklatan dengan memakai kaos putih dan jaket berwarna hitam.
“Siapa?” Ucap Hikaru dengan sangat pelan sambal berusaha bangun dari tidurnya untuk duduk di atas Kasur, tetapi tubuhnya masih terlalu lemas dan sakit untuk duduk.
“Hei, kau tidak boleh duduk dulu. Tetap berbaring tubuhmu belum pulih sepenuhnya” Ucap perempuan tersebut sambil memegang tubuh Hikaru dan Kembali menidurkannya
“Reina Kau sudah bebas? Bagaimana dengan pertarunganya?”
“Sebenarnya kau kalah di pertarungan tersebut” Ucap Reina yang membuat Hikaru terkejut.
“Kalah? Tapi di seranganku yang terakhir kepada komandan Nord sudah membuat dia pingsan bukan?”
“Ya kau benar, tetapi hanya sepuluh detik dan komandan Nord sudah bangkit lagi” Ucap Reina sambil berusaha menceritakan Kembali pertarungan saat itu.
Kejadian pertarungan setelah Hikaru melakukan serangan terakhir, komandan Nord bangkit beberapa detik setelah Hikaru terjatuh
“Ah serangan anak ini benar benar terlalu gila” Ucap komandan Nord yang sudah bangun dan meliihat Hikaru sudah terbaring di samping nya
“Cukup!! Nord kau tidak perlu melanjutkan pertarungan ini, kelihatannya Hikaru sudah tidak bisa melanjutkan” Ucap putri Irisviel yang berteriak untuk menghentikan pertandingan tersebut.
“Baiklah tuan putri aku akan bantu membawa Hikaru ke ruang Kesehatan agar dia dirawat disana” Ucap komandan Nord yang berjalan menuju Hikaru untuk mengangkat tubuhnya dan membawa dirinya ke ruang Kesehatan.
-Anak ini benar benar gila, kalau saja pertandingan ini dilanjutkan aku . pasti sudah sekarat. Kau benar benar anak yang misterius Hikaru. Batin komandan Nord
“Tuan putri sebelum aku pergi aku ingin mengatakan walaupun pertandingan ini dimenangkan oleh saya tetapi saya mengakui kekuatan dari Hikaru dan menyarankan agar Reina dijaga olehnya karena hal ini pun akan menguntungkan kerajaan kita” Ucap komandan Nord sambil berlutut di hadapan tuan putri Irisviel
“Baiklah pertandingan kali ini sudah selesai dan dimenangkan oleh komandan Nord, namun karena komandan Nord telah mengakui kemampuan Hikaru bahkan kitapun sudah melihat kekuatan luar biasa Hikaru. Maka Reina akan dibebaskan dan bertualang Bersama Hikaru untuk kerajaan ini” Ucap putri Irisviel kepada para penonton
“Tapi anak ini tetap saja kalah”
“Dilihat dari pertandingan tadi sepertinya memang anak ini memiliki kekuatan yang tidak biasa”
“Bagaimana petualang kelas A sekuat ini?”
Ucap para penonton yang Kembali membicarakan Hikaru setelah pertandingan tersebut
“Aku tidak bisa berkomentar apa apa”
“Aku juga mengakui kekuatan anak manis itu”
“Semoga kau beruntung nak”
Ucap tiga orang komandan lainya yang masih tidak diketahui identitas dan nama regunya.
“Jadi begitulah ceritanya mengapa aku dibebaskan walaupun kau kalah” Ucap Reina kepada Hikaru setelah menceritakan hasil pertarungan tersebut.
Hikaru pun Kembali berusaha untuk duduk di atas Kasur, kali ini Reina membantunya duduk karena memang Hikaru ngeyel walaupun sudah diberitahu
“Aku tidak menyangka komandan Nord lebih kuat dari dugaanku” Ucap Hikaru yang merenungkan dirinya sambil menundukan kepalanya
Meliha Hikaru sedih seperti itu Reina pun langsung memeluk Hikaru dan tersenyum di pelukannya.
“Terima kasih karena telah menyelamatkanku Hikaru, aku pasti akan selalu ada disampingmu dan akan belajar menjadi manusia yang normal Kembali dan tidak hidup seperti monster” Ucap Reina sambil meneteskan beberapa air mata di Pundak Hikaru.
-Sebaiknya aku biarkan dulu seperti ini.
Setelah beberapa detik Reina pun melepaskan pelukannya dari Hikaru, lalu Shiori tiba tiba datang dan membuka pintu kamar tersebut
“Sedang apa kau disini? Dan kau Hikaru kenapa kau bangun disaat Reina sedang bersamamu” Tanya Shiori dengan wajah yang sangat datar
“Ma-mana kutahu aku akan bangun kapan” Ucap Hikaru yang panik karena Shiori datang disaat yang tidak terduga.
“Memangnya kenapa kalau aku menemani Hikaru? Tidak boleh? Atau jangan jangan kau suka dengan Hikaru?” Tanya Reina sambil tersenyum menatap Shiori
“Hah? Mana mungkin aku menyukainya. Aku kemari untuk membawa makanan karena sudah satu hari dia tertidur disana” Jawab Shiori yang sedikit terkejut sambil berusaha mempertahankan ekspresi datarnya
“Satu hari?” Hikaru terkejut karena mengetahui dirinya sudah tertidur selama satu hari
Suara Langkah kaki seseorang pun terdengar dan sedang menuju ke arah kamar Hikaru, orang itu adalah Leo yang datang untuk memanggil Reina
“Hikaru bagaimana keadaanmu?” Tanya Leo
“Ya aku baik baik saja”
“Syukurlah, aku kemari untuk memanggil Reina sekaligus mengecek keadaanmu. Reina kau dipanggil oleh tuan putri Irisviel untuk bertemu dengannya”
“Hah baiklah aku akan kesana” Ucap Reina sambil berdiri dari kursinya dan berjalan keluar untuk bertemu putri Irisviel
“Cepat pergi dasar monster” Ucap Shiori mengejek Reina yang sedang berjalan
“Diam kau telinga kau kucing”
Reina pun pergi menuju ruangan putri Irisviel, kini Shiori sedang menaruh makanan untuk Hikaru dan duduk di kursi samping Hikaru.
“Bagaimana keadaanmu Shiori?”
“Aku baik baik saja, setelah cukup lama tidak mengeluarkan kekuatanku aku langsung seperti ini”
“Maafkan aku sudah bertindak seperti ini”
“Tidak apa apa aku sudah tahu semuanya dari Zegel. Dan kau memang orangnya seperti itu jadi aku sudah tidak terkejut”
Hikaru pun mengambil makanan yang Shiori bawa dan mulai memakannya
“Ayam panggang ini enak sekali” Ucap Hikaru yang dengan lahap memakan ayam buatan Shiori
“Hikaru ada suatu hal yang ingin kutanyakan kepadamu, aku ingin tahu tentang duniamu dan bagaimana bisa Byakko berada di dalam tubuhmu?” Shiori menanyakan hal tersebut karena dirinya terus menerus memikirkan kekuatan Hikaru yang jarang ditemukan di dunia
“Ceritanya cukup Panjang dan sulit dijelaskan, bahkan akupun masih tidak mempercayai ini semua”
Hikaru pun akhirnya menceritakan kejadiannya bagaimana ia bisa sampai di dunia ini dan menceritakan mengapa byakko berada di dalam tubuhnya serta memberitahu tujuannya datang ke dunia ini.
“Jadi kau datang kedunia ini untuk mencari seseorang yang katanya akan menghancurkan duniamu?”
“Ya, tetapi aku tidak tahu siapa orang itu. Tetapi sepertinya Reina pernah bertemu dengan orang itu dan dialah yang membuat Reina menjadi seperti ini”
“Hikaru, ceritamu memang sulit dipercaya oleh orang lain, tetapi mau bagaimanapun aku tetap mempercayaimu ” Ucap Shiori yang menatap wajah Hikaru tetap dengan ekspresi datarnya
“Terima kasih Shiori”