Destiny Will Change

Destiny Will Change
Pertarungan Melawan Cerberus


Melihat shiori yang terus terusan terluka dan berdarah sangat banyak melawan cerberus, Hikaru pun akhirnya nekat untuk melewati api besar yang ada di depanya


"Argh... Tidak bisa terlalu panas, aku bisa mati terbakar sebelum melewati ini" Hikaru kesakitan sambil terus panik dengan keadaan yang dia hadapi saat ini


Hikaru pun berusaha melempar pisaunya agar bisa berpindah tempat, tetapi Hikaru tidak bisa melempar sangat jauh untuk melewati api tersebut


"Aku harus bagaimana? Aku tidak bisa terbang ke langit" Tanya Hikaru terhadap dirinya sendiri


"Tunggu langit? Mungkin itu caranya. Aku akan melemparkan pisau ku ke atas lalu berpindah tempat saat diatas dan melemparkan pisau ku ke arah cerberus untuk berpindah tempat dari atas sebelum aku terjatuh" ide cemerlang muncul dari kepala Hikaru


"Baiklah ini percobaan pertama dan terakhir"


"Aaaaaa...!!!" Hikaru langsung melempar pisau nya setinggi mungkin ke atas langit


"Aku tidak mau mati disni!!!!" Teriak Hikaru


Hikaru pun langsung tertarik oleh aliran listrik dari pisau tersebut yang terhubung ke tanganya, Hikaru pun sekarang sudah berada di atas langit dan sudah memegang kembali pisaunya


"Hah? Hikaru!!!" Shiori terkejut melihat Hikaru yang berada di atas langit yang tinggi


-Aku harus benar karena ini hanya satu satunya kesempatan. batin Hikaru


-Byakko tolong bantu aku


Hikaru pun langsung mengarahkan pisau nya ke arah kepala cerberus tersebut. Lalu dari tangan Hikaru terdapat aliran listrik yang sangat besar dan kuat


Hikaru pun langsung melempar pisau tersebut ke arah kepala cerberus, lalu saat pisau tersebut sedang terbang ke arah cerberus, Hikaru sudah hampir jatuh dari atas langit dan ingin terbakar.


Tetapi pisau tersebut berhasil menancap tepat di mata cerberus dan Hikaru pun langsung dengan cepat berpindah tempat ke pisau tersebut dan diapun langsung menusuk pisau tersebut dengan sekuat tenaga dan terus mengeluarkan aliran listrik yang besar


"Hyaaaaaa....!!!! " Hikaru terus mengeluarkan aliran listrik dari pisaunya dan sampai bagian dalam tubuh cerberus terbakar, Hikaru pun langsung terlempar saat itu


"Aghhh...!!!" Hikaru langsung.


Terjatuh sangat keras sehingga dia sangat kesakitan dan kesulitan untuk bangun


"Hikaru kenapa kau bodoh sekali seperti ini" ucap shiori sambil memegang badan Hikaru


"Aku tidak apa apa, cepat kau kalahkan monster itu sebelum terlambat shiori" kata Hikaru sambil menahan sakitnya


"Dasar bodoh, lain kali kalau kau bertindak gegabah seperti ini aku tidak akan memaafkanmu" shiori pun langsung kembali bangun dan mengarahkan pedang nya ke cerberus


"Kau harus mati disini anjing sialan" dari pedang shiori pun keluar aura berwarna merah gelap yang menyelimuti pedang tersebut


Sementara cerberus sedang terus kesakitan karena perutnya terbakar oleh serangan Hikaru, dan salah satu mata mereka hancur karena serangan Hikaru.


"Hyatttt...!!!" Teriak shiori sambil meloncat ke arah kepala cerberus dan langsung memotong salah satu dari kepala cerberus, shiori pun berhasil memotong kepalanya dan sekarang kepala cerberus hanya tinggal dua dan yang satunya sudah hancur karena Hikaru


"Aku harus segera mengakhiri ini, tetapi tubuhku sudah tidak kuat lagi. Kekuatan yang tadi adalah sisa terakhir dari mana sihirku" shiori pun langsung terjatuh pingsan dihadapan Hikaru


"Tidak tidak, Shiori!!!" Teriak Hikaru sambil berusaha merangkak untuk menghampiri shiori


-Apakah ini akan berakhir disini sekarang. batin Hikaru sambil terus merangkak berusaha mendekati shiori yang sudah tidak sadarkan diri dan penuh luka


-Tidak! aku akan membantumu Hikaru kado. Sekarang kau harus bangkit dan ambil kembali senjata mu lalu aku akan mengalirkan semua kekuatanku ke tubuhmu. ucap byakko berbicara di dalam batin Hikaru


"Tolong bantuannya Byakko" Hikaru pun berusaha dengan sekuat tenaga untuk bangkit kembali dan mengambil pisau nya yang tertancap di mata cerberus, pisau nya bagaikan magnet sehingga kembali sendiri ke tangan Hikaru


"Beraninya kau melukai Shiori, dasar anjing sialan" suara pelan Hikaru karena sudah sangat lemah


Lalu saat anjing tersebut berjalan menghampiri Hikaru. Tubuh Hikaru mengeluarkan aliran listrik yang sangat besar sehingga bangunan yang berada di sekitar Hikaru hancur


"Mati kau" Ucap Hikaru sambil memegang pisaunya menyamping dan mengarahkannya ke cerberus


Tiba tiba dalam waktu yang sangat singkat Hikaru langsung menghilang dan berpindah tempat berada di kaki cerberus, Hikaru melemparkan pisaunya sangat cepat sehingga terlihat dia seperti melakukan teleportasi


Slash,Slash.... Hikaru terus menebas seluruh badan cerberus dengan pisau kecilnya


Whoooshh!.... Hikaru terus berpindah tempat seperti angin di sekeliling tubuh cerberus sehingga cerberus tidak bisa merespon serangan Hikaru


Tubuh cerberus sudah mulai hancur dan robek, kakinya pun sudah terluka parah sehingga cerberus sudah tidak bisa berdiri dengan baik.


Lalu Hikaru melempar pisaunya ke atas tubuh cerberus dan diapun langsung berpindah tempat ke atas tubuh cerberus


Settt!... lalu dari atas sangat terlihat raut wajah Hikaru yang sudah tidak ada ekspresi, seakan akan tubuhnya sedang dirasuki oleh monster. Hikaru pun langsung melempar pisaunya ke tubuh cerberus dari atas


Pisaunya bergerak sangat cepat sehingga tidak terlihat dan dengan sangat cepat pisau tersebut langsung menembus tubuh cerberus dan membuat tubuh cerberus hancur dan Hikaru langsung berpindah kebawah menggunakan pisaunya


Cerberus pun langsung mengeluarkan api dara salah satu mulutnya dan cerberus pun langsung terjatuh karena tubuh dan kaki nya sudah hancur oleh Hikaru


Hikaru pun langsung terjatuh di samping shiori


"Aku menang" suara pelan Hikaru yang sudah sangat kesakitan dan penuh luka


-Terima kasih byakko. batin Hikaru


Mata Hikaru pun langsung tertutup. Hikaru dan shiori pun tidak sadarkan diri.


Suara burung di pagi hari dan cahaya matahari yang masuk melalui jendela membuat Hikaru terbangun dari tidur nyenyak nya.


"Aku diman- argh!!...." Hikaru yang berusaha bangun dari sebuah kasur dan dia berada di dalam sebuah ruangan seperti kamar


"Ah iya shiori, dimana shiori? Aku harus segera menemuinya. Tapi arghh... Aku tidak bisa bangun, tubuhku rasanya tidak bisa digerakkan dan sangat sakit" Hikaru berusaha bangun tetapi tubuhnya tidak kuat untuk bangun


Lalu seketika ada suara langkah kaki yang sedang berlari menuju kamar Hikaru. Lalu orang itu langsung membuka pintu kamar Hikaru


"Maaf tuan Hikaru, aku meninggalkanmu kau tidak apa apa?" Kata seorang perempuan yang sangat cantik memakai baju seperti warga desa dengan rambut pirang berwarna biru


"Kau siapa? Eh tunggu tunggu tuan? Kau memanggilku tuan?" Tanya Hikaru sambil berteriak kebingungan dengan situasi yang sedang dia alami ini, tetapi dia tidak tahu apa apa karena di baru terbangun dari tidurnya dengan penuh luka di tubuhnya