
*
*
🌴🌴🌴
*
Di sebuah rumah di pagi hari, semua penghuni rumah di sibukkan dengan kegiatan masing-masing.
Ada yang sibuk menyiapkan sarapan, ada yang sibuk bersiap-siap kerja dan ada yang bersiap kuliah.
Ya itu di rumah keluarga Flo.
"Argaaa,,," teriak Flo memanggil adiknya dari bawah karena sudah waktunya sarapan namun adiknya belum menjukkan batang hidungnya.
Arga yang mendengar teriakan kakaknya langsung cepat-cepat keluar kamar dan menuruni anak tangga dengan tergesa-gesa. "Ishh..! Kak Flo teriak-teriak kayak di hutan aja, jadi cewek tuh yang kalem dikit napa, galak amat."
"Nggak liat tuh udah jam berapa?! Lagian kamu itu kayak cewek aja mandinya lama." sungut Flo.
Marcia yang melihat perdebatan kedua anaknya hanya geleng-geleng kepala. "Sudah-sudah cepet sarapan terus berangkat keburu siang macet." ucap Marcai menengahi keduanya supaya tidak berlanjut lebih panjang lagi perdebatan mereka.
"Iya mah..."
"Iya mah..."
jawab keduanya bersama.
'Hening' ketiganya sedang menyatap sarapan masing-masing sampai selesai.
Setelah selesai mereka bertiga berangkat dengan satu mobil dengan tujuan masing-masing, Flo yang mengemudikan mobil karena tujuannya paling jauh.
Pertama mama Marcia yang turun dia telah sampai di toko roti miliknya.
Kedua Arga yang telah sampai di kampusnya.
dan tinggalah Flo sendirian di dalam mobil
menuju kantor, kurang lebih lima belas menit Flo sudah sampai kantor.
Setelah pintu lift terbuka Flo berjalan menuju ruangannya, Flo duduk di kursi putarnya lalu membuka laptopnya dan mulai mengerjakan tugasnya.
Flo sedang sibuk berkutat dengan laptop dan berkas-berkas di atas meja sampai lupa waktu Flo melirik jam di pergelangan tangannya ternyata sudah waktunya makan siang.
Flo beranjak dari kursinya namun baru beberapa langkah telepon di meja kerjanya berdering, Flo pun berbalik dan mengangkat telepon tersebut.
"Hallo..." sahut Flo.
"Flo ke ruangan gue sekarang!" perintah dari si penelepon.
Flo melangkahkan kakinya menuju ruangan bosnya tersebut sambil menggerutu. "*Da*sar bos aneh nggak tau apa ini udah jam makan siang?!"
Langkah kaki Flo berhenti di depan pintu lalu mengetuknya tok..tok..tok..
"Masuk aja Flo!"
Mendengar jawaban dari si bos, Flo membuka pintu. "Ada apa bos? Ini kan waktunya makan siang kenapa malah nyuruh saya masuk? Kenapa nggak dari tadi?" cerocos Flo sedikit gondok karena jam makan siangnya di ganggu.
"Nanti aja makan siangnya, sekarang bantuin gue dulu! Sini kasih tau gue gimana cara ngerjainnya? Gue pusing dari tadi."
Flo agak mendekat. "Yang mana bos?"
"Agak deketan sini! Ya elah, gue gak akan makan lo, emang dari jarak sejauh itu lo bisa baca isi laptopnya?" protes Alex karena Flo berdiri sekitar lima langkah di belakangnya.
Flo akhirnya lebih mendekat dan sedikit mencondongkan tubuhnya untuk melihat dengan jelas dan memahami masalah bosnya itu, dan mulai menjelaskan akar permasalahannya.
Dari jarak yang sedekat itu Alex melirik lewat ekor matanya ke arah Flo yang wajahnya tepat di samping wajahnya sendiri. "Sempurna." kata Alex dalam hati dan
Alex malah tidak bisa konsentrasi dengan penjelasan dari Flo dia sibuk mengatur detak jantungnya yang tidak terkontrol, Alex merasa ada getaran aneh di dalam hatinya. "Getaran apa ini?" tanya Alex dalam hati, seumur umur dia belum pernah merasakan getaran seperti ini.
*
*
Hayoo... getaran apa itu? Ada yang pernah merasakan nya??