Bucin Fierce Girl

Bucin Fierce Girl
Ungkapan


Alex dan Flo kompak terkejut dengan keinginan mami yang ingin tidur di rumah mereka


Dahi Elisa berkerut "Kok gitu reaksinya? nggak seneng banget mami nginep di sini?"


Flo kebingungan mau jawab apa, masa iya mau jawab kalau selama ini mereka tidur terpisah "Eh. Emm. Itu mi, kamar sebelah kan tidak di tempati jadi kotor"


"Bener kata Flo mi" Alex menimpali sambil meringis


"Gampang itu, nanti mami bisa bersihkan kok. Flo kamu istirahat gih udah malam, kamu kan sedang sakit lebih baik cepat istirahat biar cepat sembuh"


"Iya mi" Flo dan beranjak dari sofa


Alex mendekati Flo "Mau aku gendong lagi?"


Flo menggeleng dan Alex memapah Flo berjalan menaiki tangga, baru setengah perjalanan mami kembali bersuara "Al, mami mau ngomong serius sama kamu! jadi kamu jangan tidur dulu"


"Iya mi" Alex kembali melanjutkan langkahnya hingga masuk kamar.


Flo duduk di tepian ranjang dengan wajah bingung.


Alex yang tadinya hendak menyibak selimut menghentikan kegiatannya "Kenapa Flo? kok bingung gitu, tenang aja aku nggak akan melewati pembatas yang kamu kasih"


Flo menggeleng "Bukan masalah itu"


Satu alis Alex terangkat "Terus?"


Flo menunduk "Gimana caranya aku membersihkan badan dan ganti baju Bear?Bahu kananku masih sakit belum bisa di gerakin, mereka tadi memukulya hingga aku pingsan dan membawanya ke gedung itu. Masa kita mau minta tolong mami, bisa ketahuan dong kalau selama ini kita nggak ngapa-ngapain. Tapi kalau aku di suruh tidur dengan pakaian dan tubuh kotor aku juga tidak bisa apalagi aku tadi berada di tempat kotor itu"


Alex belum menjawab pertanyaan Flo namun dia malah jadi khawatir "Boleh aku lihat bahu kamu?" tanya Alex hati hati


Flo ngangguk dan tangan kirinya membuka beberapa kancing bajunya agar bisa di tarik ke belakang untuk mempermudah Alex memeriksa luka tersebut


Alex memeriksa luka di bahu Flo, ternyata memar biru keunguan "Besok kita harus periksa ke rumah sakit Flo"


Untuk ke sekian kali Flo mengangguk


Alex kembali merapikannya baju Flo "Aku akan siapkan air hangat di bathtub, tapi kamu mandi sendiri ya? nanti kalau udah selesai kamu tinggal panggil aku lagi"


Alex beranjak ke kamar mandi menyiapkan air hangat meletakkan sabun di dekat bathtub, tak lupa handuk terlipat rapi ia letakkan di dekat bathtub, setelah semua sudah siap Alex kembali keluar kamar mandi "Udah siap Flo"


Flo tersenyum canggung, dia tidak buta dengan perlakuan Alex selama ini, dia bisa merasakan perhatian lebih yang Alex berikan padanya.


Alex kembali memapah Flo ke kamar mandi dan mendudukkan Flo di kloset "Kamu buka bajunya sendiri ya, terus nanti masuk ke bathtubnya juga hati hati, kalau sudah selesai tinggal panggil aku aja okay"


"Makasih"


Alex keluar dan menutup pintu,


Flo mulai melepas pakaianya dengan susah payah karena hanya menggunakan tangan kiri.


Flo masuk ke dalam bathtub dan berendam beberapa saat untuk merilekskan otot-ototnya,


setelah di rasa cukup Flo membersihkan tubuhnya dan membilasnya dengan air shower.


Flo membungkus tubuhnya dengan handuk


dan perlahan Flo berjalan keluar kamar mandi


Alex yang sedang duduk di tepian ranjang dan memainkan handphonenya kaget saat mendengar pintu kamar mandi terbuka "Loh. Flo, kok keluar kamar mandi sendirian kan aku udah bilang, kalau udah selesai panggil aku aja"


Tok.. Tok..


"Masuk aja mi" teriak Alex sambil mengeringkan rambut Flo


Mami masuk ke dalam kamar dengan segelas susu di tangannya "Flo, ini mami bikinin kamu susu. Di minum sebelum tidur"


Flo menerima susu dari mami "Makasih mi"


Elisa ngangguk "Mami keluar dulu, cepet istirahat dan kamu Al, jangan lupa mami tunggu kamu di bawah"


"Iya mi"


Alex telah selesai dengan kegiatannya "Rambutnya udah kering Flo, di minum susunya terus istirahat"


"Makasih" ucap Flo entah sudah ke berapa kalinya


Flo meminum susu hangatnya sampai habis, hingga tanpa sadar meninggalkan cairan putih di bibir atasnya


Alex tersenyum kecil "Kamu itu kayak anak kecil"


Alex meraih beberapa lembar tisu di meja rias dan hendak membersihkan sisa susu di bibir Flo, tisunya sudah berada di depan bibir Flo namun terhenti, Alex memandangi Flo lekat lekat, entah keberanian dari mana bibir Alex yang membersihkan sisa susu tersebut, dengan hati hati Alex menghisap pelan bibir Flo, karena Alex tau bibir Flo sedang terluka.


"Iloveu" bisik Alex di depan bibir Flo


Alex mengungkapkan isi hatinya karena dia sudah tidak bisa lagi menahan perasaannya.


Sedangkan Flo, tubuhnya menegang dan masih diam mematung dengan situasi ini.


Detik berikutnya Alex memeluk tubuh Flo "Maafin aku Flo, aku tidak bermaksud membuat kamu menjadi awkward, tapi aku sudah tidak bisa lagi memendam perasaanku padamu, aku sangat mencintaimu Flo.


Jangan terlalu di fikirkan bersikaplah seperti biasa, jangan sampai kalau kamu menjaga jarak setelah kamu tau perasaanku, aku tidak mau itu terjadi"


Flo menunduk lagi "Maaf, aku tidak bisa membalas perasaanmu, kamu tau sendiri kan di hatiku sudah ada Sandy"


Alex menghela nafas "Sudah, jangan di fikirkan lebih baik sekarang kamu pakai baju dan istirahat, lupakan kata kataku tadi"


"Kamu menghadap kesana dulu" ucap Flo sambil menunjuk ke arah pintu "Jangan ngintip"


Alex nurut, dia membalikkan badan menghadap pintu.


Flo memakai pakaiannya dengan susah payah lagi "Udah" ucap Flo setelah selesai dan membaringkan tubuhnya di ranjang


Alex ikut naik ke atas ranjang dan kali ini Alex yang meletakkan guling di tengah tengah mereka dan menarik selimut hingga batas pinggang,


"Maafin aku Bear, pasti aku telah menyakiti hati kamu, pasti selama ini kamu tersiksa dengan perasaanmu, dan aku tidak menyadarinya" Flo menggeleng dia tidak bisa membayangkan perasaan Alex selama ini, bagaimana rasanya jadi Alex saat mengantar dan menjemputnya berkencan dengan Sandy


"Kan aku sudah bilang jangan di bahas lagi dan jangan di fikirkan, asal kamu tidak menjauhiku, itu sudah cukup bagiku, bukankah kita tidak bisa memilih pada siapa kita akan jatuh cinta, perasaan itu mengalir dengan sendirinya, dan aku juga tidak akan memisahkan kamu dengan Sandy selama kamu masih mencintainya dan dia membuat kamu bahagia"


Flo memandangi Alex lekat lekat dan rasa bersalah hinggap di hatinya


Alex yang di pandangi Flo hanya tersenyum simpul "Sudah, istirahatlah ini sudah larut malam"


Flo mulai memejamkan matanya karena dia memang sangat lelah hari ini badannya juga pegel pegel.


Hanya butuh waktu beberapa menit Flo benar benar sudah terlelap, Alex menegakkan tubuhnya dan mengusap puncak kepala Flo dan mencium pipinya "Iloveu" bisik Alex sebelum dia beranjak keluar kamar untuk menemui mami di bawah.


Lanjuttttt......