Alicia, Agen Cinta

Alicia, Agen Cinta
36. Permintaan Pak Hengky


Alicia makan dengan tenang, meski dia tenang makan makanan yang tersaji. Tapi pikirannya masih penasaran dengan tujuan pak Hengky, papanya Bara itu. Dia melirik pak Hengky di depannya yang juga makan dengan tenang.


Sepuluh menit makan tanpa ada suara, akhirnya selesai juga. Alicia mengambil buah anggur sebagai pencuci mulutnya, beberapa buah dia ambil lalu minum lagi.


Sedangkan pak Hengky menenggak minumnya lalu meletakkannya kembali di tempatnya. Dia menatap Alicia yang penasaran padanya, lalu pak Hengky tersenyum. Dia tahu Alicia sangat penasaran padanya.


"Kamu tidak sabar ingin mendengar cerita om, Alicia?" tanya pak Hengky.


"Iya om, sejak tadi saya penasaran sekali." kata Alicia.


"Hahah. Baiklah, om cerita dulu dari awal. Agar kamu mengerti kenapa om minta bantuan sama kamu." kata pak Hengky.


Pak Hengky pun menceritakan dari awal dia menikah dengan Irma. Sejak kematian istrinya, yaitu mamanya Bara pak Hekngky tidak langsung menikah lagi. Dia mencoba untuk merawatnya sendiri, tapi kenyataannya tidak bis. Bara harus punya mama agar dia merasa lengkap sebagai anak.


Ada papa dan mamanya. Suatu hari, ibunya pak Hengky menjodohkan dirinya pada Irma yang saat itu masih berusia sembilan belas tahun. Tepat lulus SMA, mereka pun menikah. Memang Irma itu sangat baik dan penurut sebagai istri, makanya pak Hengky pun jatuh cinta pada Irma.


Apa lagi Bara, anaknya juga sangat di sayangi Irma pada saat itu hingga besar. Baru berusia pernikahan mereka tiga tahun, Irma mengandung Chika dan itu satu-satunya anak dari pak Hengky dan Irma. Lengkap sudah kebahagiaan mereka, hingga perusahaan pak Hengky yang di rintis itu semakin berkembang pesat.


Bara dan adiknya tumbuh dengan baik, Bara kuliah di luar negeri dan kepulangannya pun langsung di serahi perusahaan meski awalnya harus di bimbing dulu oleh pak Hengky. Dan tak di sangka dengan kepemimpinan Bara di perusahaan semakin berkembang.


Kini perusahaan mereka jadi berkembang mempunyai beberapa anak perusahaan. Kehidupan mereka pun jadi konglomerat, Irma istrinya pak Hengky sering sekali bergabung dengan teman-teman sosialitanya.


Terkadang mereka mengadakan arisan di hotel, arisan dolar, arisan berlian atau apa saja yang harganya mahal. Kehidupan hedon Irma rupanya membuat dia sedikit membangkang dari suaminya itu.


Tapi sikap pembangkangan Irma pada pak Hengky tidak di ketahui oleh Bara, karena Irma tahu Bara sangat menyayanginya sebagai ibu sambung yang baik. Mau meminta apa pun pada Bara, selalu di kasih.


"Ya, terkadang om ini iri sama Bara. Tapi om balik lagi, mungkin istri om itu adalah memang istri dan ibu yang baik, om menikah dengannya juga sangat beruntung sekali. Meski dulu dia masih usia sembilan belas tahun menikah dengan om, tapi sangat sayang sama Bara. Hingga punya Chika juga dia tetap sayang hingga sekarang." kata pak Hengky.


Sampai sini Alicia sangat kagum pada ibu sambung Bara, meski kemarin dia sepertinya tidak di sukai oleh ibu sambung Bara itu. Dia juga pasti menduga ada kehidupan lain yang di sembunyikan oleh papanya Bara itu.


"Lalu, sekarang. Om meminta saya, untuk melakukan apa?" tanya Alicia.


Pak Hengky tersenyum, dia mengambil gelas berisi kopi yang tadi dia pesan setelah makan siang itu. Menyeruputnya dengan pelan lalu meletakkannya lagi di meja.


"Selama dua puluh sembilan tahun menikah dengan mamanya Bara sekarang ini, ada banyak kebahagiaan dan kehidupan yang rumit. Dan selama lima tahun ini, om dan tante Irma mengalami kesalah pahaman atau memang sudah tidak ada kecocokan lagi. Jadi, om ingin minta bantuan sama kamu Alicia." kata pak Hengky.


"Bantuan apa om?" tanya Alicia.


"Beberapa bulan ini, om sering melihat chat pribadi tante Irma itu selalu di sembunyikan. Dan jika malam terkadang keluar dengan sembunyi-sembunyi bahkan kadang tidak pulang. Jika pulang dan om menanyakannya, selalu alasannya menginap ke rumah temannya. Menurut om itu tidak baik karena di rumah ada suami dan anaknya, menurutmu apa yang di lakukan oleh tante Irma di luar rumah Alicia?" tanya pak Hengky.


"Emm, susah untuk menebak om. Soalnya saya tidak mengenal dengan baik tante Irma itu, jadi tidak tahu apa yang di lakukan oleh tante Irma di luar."


"Ya, tapi om mencurigai kalau tante Irma itu ada sesuatu dengan yang lain."


"Maksudnya om? Tante Irma selingkuh? Maaf kalau saya salah tebak." kata Alicia.


"Om, kalau masalah rumah tangga dan salah satunya ada yang selingkuh. Saya sarankan ke bagian lain saja om, ada teman saya yang menangani masalah rumah tangga. Maksudnya perselingkuhan pasangan itu." kata Alicia.


"Tapi om ingin kamu yang menanganinya, Alicia." kata pak Hengky lagi.


"Tapi, tante Irma tahu saya om. Jika tante Irma curiga saya sedang menyelidikinya, saya jadi tidak enak sama tanye Irma om." kata Alicia.


"Alicia, om percaya sama kamu. Kamu bisa mengatasinya agar tidak di ketahui oleh tante Irma dan Bara. Kamu pintar Alicia." kata pak Hengky lagi.


"Tapi om, resikonya besar sekali jika itu saya yang lakukan." kata Alicia.


"Om tidak mau mengekang tante Irma Alicia, jika dia mau mencari yang lain. Om tidak masalah, jika om melakukan sesutu itu dengan gegabah. Maka akan ada yang terluka nantinya, terutama Bara dan Chika." kata pak Hengky.


Dilema bagi Alicia, dia bingung bagaimana mau menolaknya atau membantunya. Sedangkan dia harus menyembunyikannya juga dari Bara. Pak Hengky tahu Alicia bingung untuk menerima pekerjaannya itu.


"Om kasih kamu waktu untuk memikirkannya Alicia, tiga hari om kasih waktu untuk menjawab permintaan om." kata pak Hengky lagi.


"Tapi, jawabannya absolut kan om. Harus mau?" tanya Alicia.


"Hahah! Benar, tapi om memakluminya jika kamu masih bingung dan dilema." kata pak Hengky.


"Berarti saya tidak boleh mundur? Apa om tidak mau saya sarankan ke teman saya saja om, karena memang teman saya itu yang menangani masalah pasangan menikah seperti om ini. Dia bisa kok om, kalau mau nanti saya akan pertemukan om dengan teman saya itu." kata Alicia memberikan tawaran.


"Menurut om sama saja sih pekerjaan itu. Intinya menyelidiki kasus perselingkuhan kan? Nah, apa bedanya om minta sama kamu atau di tangani sama teman kamu?"


"Ya, kan ada spesialisasinya sendiri om. Kalau saya khusus masalah selingkuh pasangan kekasih." kata Alicia.


"Tidak, menurut om sama saja. Makanya om minta sama kamu, om tahu rekam jejak agensi kamu dan apa yang kamu lakukan. Om tahu, karena sudah lama om ingin melakukannya. Tapi om pikir itu rasanya kekanak-kanakan. Berhubung kamu adalah pacar Bara, jadi om beranikan diri meminta sama kamu dengan catatan Bara tidak boleh tahu." kata pak Hengky.


"Apa itu artinya, jika saya menolak permintaan om Hengky. Hubungan saya dan Bara tidak akan di restui?" tanya Alicia.


"Makanya bantu om, Alicia. Agar nanti kedepannya semua merasa senang dan bahagia meski itu butuh waktu nantinya. Kamu mengerti kan?" kata pak Hengky.


Alicia diam saja, dia sudah mengira akan seperti itu jadinya. Tapi dia juga sepertinya penasaran, apa benar mama sambungnya Bara berselingkuh?


"Bagaimana Alicia?"


_


_


**************************