'Gadis Mafia Dingin'

'Gadis Mafia Dingin'
bab 48


Di sisi lain di balik sebuah bangunan di lorong yang gelap terdapat dua orang laki-laki yg sedang bersembunyi yang ingin membidik seekor singa...


"Rio cepat bidik Singa itu" perintah Deri kepada adiknya..


Rio menganggukkan dan berusaha membidik Singa jantan yang berada di tengah pertempuran yang membunuh musuhnya dengan begitu berutal dan sadis. Namun sayangnya tidak semudah itu bagi mereka..


"Ekhemmm, sedang apa kalian" tanya seseorang dari arah belakang..


Deri dan Rio pun menoleh dan mereka langsung mendapati beberapa pria bertubuh besar dan lebih tinggi dari mereka. Saat Deri dan Rio akan lari mereka di hadang oleh Ze dengan dua pedang di gengamannya yang masih berlumuran darah..


Ze menatap mereka nyalang dengan warna putih di matanya kini berubah menjadi mereka, gadis itu tengah begitu marah..


Amarahnya begitu memuncak, tanpa aba-aba Ze memotong senapan yang di pegang oleh Rio hingga terpotong menjadi dua bagian..


Rio pun tercengang seketika ia menelan air ludahnya kasar..


"Tawan mereka" titah Ze kepada anggotanya yang berada di belakang kedua pria itu..


Deri dan Rio pun di tawan oleh anak buah Ze, Ze pun berbalik dan beranjak kembali kekerumunan diikuti oleh anak buahnya yang telah menawan Deri dan Rio bersamaan dengan itu para polisi datang dan juga tentara terdapat pasukan tentara yang juga datang menggunakan helikopter, tapi juga terdapat pasukan Ze...


Satu pakta lagi pasukan Ze telah bekerja sama dengan pihak berwajib di indonesia terutama dengan agen rahasia indonesia, jadi bisa kalian bayangkan betapa handalnya Ze dalam hal strategi peperangan dan beberapa hal intel lainnya..


"Selamat siang tuan Adhitama" ucap komandan Airon..


"Siang komandan Arion" jawab tuan Adhitama..


"Maaf kami terlambat terdapat kendala dan mereka sepertinya sudah di rencanakan dengan begitu matang terdapat beberapa kendaraan kita yang di sabotase..


"Tidak masalah komandan" ucap tuan Adhitama..


"tapi, sepertinya Cruel Lion King sudah menanganinya dengan baik, kamu hanya tinggal merapikan kekacauan yang sudah terjadi"


"Pak komandan mengenal mereka?" tanya Arbian dengan kekepoannya yang mendarah daging..


"Tentu, mereka adalah partner terbaik kami dalam menjaga keamanan Negara"


Hal itu membuat mereka tercengang mendengar penjelasan dari komandon tersebut..


"Gue jadi pengen gabung deh sama Cruel Lion King, kaya nya bakal kerenn ga sih gue" celetuk Arbian..


"Helehh sok iye lu Ar" ucap Galang..


Ze membalas dengan bahasa isyarat dengan mata kepada komandan Airon. Komandan Airon pun memberi isyarat kepada pasukannya untuk membereskan setengah kericuhan yang terjadi..


"Komandan, mereka berdua dalang dari semua ini" ucap Ze..


"Baik nona Ze, anda selalu membantu pekerjaan kami"


"Itu juga termasuk tugas saya"


"Tuan Deri dan Rio, saya tidak menyangka kalian akan senekat ini membawa orang luar hanya untuk masalah pribadi" ucap komandan Airon..


"Deri, bikankah kita sahabat, kenapa kau ingin sekali menjatuhkan ku?"


"Karena aku tak suka melihat kau lebih di sanjung, lebih terkenal dan lebih kaya dariku Arkan"


"Dan kau Rafael, anak macam apa kau malah membantu musuh Ayah sendiri"


Ayah? hehh.. MAAF tapi aku anak yatim jawab Rafael seketika membuat Arbian tertawa..


"Om sebaiknya om perlu sadar diri deh dan introspeksi diri" sahut Andrew..


Saat deri hendak kembali membantah komandan Airon telah terlebih dahulu menyuruh Anggota Ze untuk memasukan mereka ke dalam mobil box tahanan..


"Komandan untuk para Mafia berandal ini biar Anggota saya yang mengurusnya" ucap Ze yang di angguki oleh komandan Airon..


Beberapa Mafia berandalan yang masih utuh di masukkan ke dalam mobil box milik Cruel Lion King dan Anggota Mafia berandalan yang tidak utuh di bakar di tempat..


"Mereka akan di bawa kembali ke negara asal mereka biar di hukum disana yang akan menghukum mereka..


"Tuan Adhitama saya akan mengerahkan beberapa Anggota saya untuk mengawal dan menjaga keluarga kalian, jangan menolak saya, saya mohon..


Anggota anda banyak yang terluka biarkan Anggota saya mengantarkan kalian ke rumah sakit dengan aman..


***


Mampir juga ke novel kedua ku yang ini yah semoga kalian suka🙏🤗