'Gadis Mafia Dingin'

'Gadis Mafia Dingin'
bab 104


Sedangkan saat ini Zia dan Ezra tengah berada di dalam pesawat.


"Bang Adek ada bawa sesuatu"ucap Zia yang mengeluarkan paper back dari dalam tasnya


"Apa itu dek?"sahut Ezra penasaran.


Zia membuka tas ranselnya yang ada di belakangnya dan ia mengeluarkan suatu barangnya itu.


"Ini? Dek kamu mau pake ini?"ucap Ezra yang melihat barang yang Zia perlihatkan pada Abangnya itu .


Zia mengangguk "Iya bang Zia pengen nyobain pake ini. Kan tujuan pertama kita ke Turki Zia ingin memakai ini. Jadi selama kita di Turki Zia tidak akan melepaskan nya dan semoga aja meskipun udah pindah dari Turki ke negara lain Mudah - mudahan Zia gak akan mau melepaskan nya"ucap Zia yang tersenyum sambil memegang benda itu.


"Amin.. Abang yakin deh kalau kamu pake ini pasti kamu akan sama cantiknya seperti Bunda"ucap Ezra .tersenyum


"Hehe tapi Bunda tetap lebih cantik dari Zia"


"Kalian berdua wanita yang paling cantik di dunia dan juga Akhiratnya bagi Abang"ucap Ezra yang mengelus kepala Zia dengan sayang. Zia tersenyum manis saat mendengar perkataan Abang nya dan Zia pun memeluk abang tercintanya itu dengan sayang.


Sungguh perlahan - lahan kebahagiaan yang Zia inginkan kini satu persatu telah terwujud kan. Kebahagiaan yang pernah Zia impikan kini telah menjadi kenyataan.


"Abang Zia sayaaaaang banget sama abang"


"Abang juga sayaaaang banget banget bangeettt sama adek ku yang manis ini dan semoga kita akan tetap bersama - sama selamanya dalam jangka waktu yang sangat panjang ini yah"


"Aminnnn"ucap Ezra dan Zia bersamaan setelahnya mereka berdua tertawa sambil berpelukan..


×××××


Zayn baru aja tiba di Mansion Nya .


"Assalamualaikum"salam Zayn yang memasuki rumah.


"Waalaikum salam. Loh kok sudah pulang aja sayang?"tanya Mama Rosa yang melihat putranya itu.


Zayn hanya diam tak menjawab perkataan Mamanya dan ia pun duduk di sofa yang berada di samping Mamanya itu.


"Kenapa lagi nih muka kok di tekuk gitu kayak yang belum di siram pake air . Kenapa anak Mama ini kayak lagi putus cinta aja? Ada apa coba cerita sama Mama mungkin Mama bisa bantu"ucap Mama Rosa.


"Oh iya bukannya tadi kata kamu mau main ke rumah Zia. Kenapa sebentar lalu dimana Zia nya kok gak di bawa kesini?"lanjut Mama Rosa yang melihat kesana kemari seperti sedang mencari sesuatu.


"Zia nya gak ada Ma"lirih Zayn.


"Astagfirullah. Gak ada gimana maksud kamu sayang?"ucap Mama Rosa terkejut.


"Kata pak satpam yang bekerja di rumah Zia dia berkata bahwa Zia lagi liburan ke tiga negara Ma"ucap Zayn lirih.


"Ya elah Mama kira gak ada kemana, ya sudah mungkin Zia butuh refreshing it's ok gak papah huhh kamu ini kayak di tinggal nikah atau kemana"ucap Mama Rosa sambil geleng - geleng kepala.


"Emmm atau kamu mau susulin Zia nya?"lanjut Mama Rosa.


"Apa kamu gak tanya sama pak satpam nya Zia pergi ke negara mana?"


"Udah sih tapi dia gak tahu, katanya Zia pergi ke tiga negara dan pak satpam nya gak berani jawab pertanyaan dari Zayn lebih jauh lagi"jelas Zayn.


"Oh gitu, terus rencana kamu selama libur ini mau ngapain?"tanya Mama Rosa.


"Paling Zayn ngantor aja Ma bantuin Papa" jawab Zayn.


"Ngantor lagi ngantor lagi sekali - kali liburan kek Zayn"ucap Mama Rosa tak habis pikir dengan apa yang Zayn katakan.


"Mama mau liburan?"tanya Zayn yang melihat Mama Rosa terlihat cemberut .


"Ya mau lah, gimana kalau kita sekeluarga juga liburan keluar negri pasti seru tuh"ucap Mama Rosa yang membayangkan acara liburan sekeluarga itu sambil senyum - senyum sendiri.


Zayn yang melihat pun geleng - geleng kepala "Seperti anak kecil saja"gumamnya dalam hati.


"Hmm terserah Mama aja deh. Mama atur aja"


"ok"


di lain tempat


"Kalian benar - benar tidak tahu kemana perginya Ezra dan dengan siapa?"tanya laki - laki paruh baya.


"T..tidak tahu Tuan"jawabnya.


"Hahhh ya sudah lah, keluarlah kalian dari ruangan saya"ucapnya yang terlihat kesal.


"Baik Tuan kami permisi"


"Kamu kemana Ezra? Dan kenapa akhir - akhir ini kamu terlihat berubah bahkan kamu jarang ada di rumah bahkan di hari weekend dan kamu juga jarang makan di rumah dan sekarang kamu pergi entah kemana dan tanpa pamit sama Papa?" Yah laki - laki itu adalah Abraham .


"Za Papa sangat kesepian"lirih Abraham.


"Semenjak Zia pergi dari rumah ini saja sudah terasa sangat sepi dan di tambah dengan sikap kamu sekarang ini semakin membuat hidup Papa hampa"


"Kenapa keluarga ku jadi berantakan seperti ini Ya Allah"lirih Abraham yang merasa kehilangan


"Rhea sayang aku mohon datang lah ke mimpi ku sayang Mas benar - benar sangat membutuhkan kamu saat ini. Mas bingung bagaimana Mas mengembalikan keluarga kita utuh seperti dulu"lirih Abraham sembari memandang bingkai foto keluarga kecilnya itu .


"Maafkan Mas sayang karena Mas keluarga kita jadi hancur"tangis Abraham yang mulai terdengar karena tidak bisa menahannya lagi.


"sebagai suami aku sudah gagal dalam membina rumah tangga sekaligus Ayah yang gagal bagi kedua anak kita. Maafkan Mas Rhea maaf"


∆∆∆∆


jangan lupa like komen favorit gift nya dan rate juga ya terimakasih see you🤗🤗 hadiahnya juga ya hehe