'Gadis Mafia Dingin'

'Gadis Mafia Dingin'
bab 100


"Bang Ezaaa"teriak Zia saat dia keluar dari kamar sampai saat dia akan menuruni anak tangga.


"Abang,, abaaang Ezaaa abang dimana sih"teriak Zia yang masih celingukan mencari Abangnya..


"Kenapa sih dek, manggil Abang - abang kayak manggil abang tukang cilok ajah"sahut Ezra yang menghampiri Zia.


"Ya kan emang Abang ikh, bang libur ujian jalan - jalan yuk"ajak Zia penuh semangat..


"Jalan - jalan kemana?"tanya Ezra malas.


"Ke pintu NERAKA"jawab Zia menekankan kalimat yang Zia ucapkan


"Serem amat dek, jangan ah abang kan lagi tobat biar gak masuk neraka"ucap Ezra ngeri dengan ucapan Zia barusan..


"Ya elah bang masa iyah Zia bawa abang jalan - jalan ke neraka."sahutnya cemberut.


"Terus kemana?"tanya Ezra kembali


"Ke luar negri bang, ke korea atau kemana gitu"


"Korea? Utara apa selatan? Kalau utara sih abang mah ogah"


"Sejak kapan orang wisata ke korea yang berada di utara pastinya yang ada di selatan lah abang ihh mau Zia kasih makan Leon nih, lama - lama abang ngeselin nih"sungut Zia kesal.


"Ya Allah punya adik sadis gini"ucap Ezra sambil mengelus dadanya


"Eh iya"lanjut Ezra yang teringat sesuatu..


"Dek abang mau tanya, kalau adek lihai dalam bela diri, tangguh sadis begini kok gak mau bales perbuatan abang sama adek?"tanya Ezra penasaran.


"Nanya lagi, nanya lagi. Bang mau kena bogem tangan Zia apa tangan Leon?"tanya balik Zia yang tak habis pikir.


"Sun aja sun"jawab Ezra


"Dih sadar dong bang Zia adek abang bukan pacar atau pun kekasih abang"sungut Zia sewot.


"Ya emang kenapa kalau kamu adek abang, kan kita saling memberikan kasih sayang dek, waktu adek masih kecil abang tuh sering cium adek meski adek dah tidur sampai abang di marahin oleh Bunda hahaha"ucap Ezra yang mengingat perbuatan di masa kecilnya.


Zia yang mendengar cerita Abangnya seketika mimik wajah Zia berubah sedih "Kenapa dek?"tanya nya..


"Abang beruntung punya banyak moment sama Bunda apa yang abang ingat, sedangkan Zia.."ucap Zia tertunduk sedih.


Ezra yang tahu akan kesedihan adiknya dia pun lantas mengelus rambut sang adik dengan sayang lalu memeluknya adik kesayangannya itu dengan erat dan memberikan ketenangan bagi sang adik, sesekali Ezra mengecup pucuk kepala Zia.


"Abang minta maaf"lirih Ezra.


"Gak perlu minta maaf lagi pula bukan salah abang kok"jawab Zia .


"Bukan soal itu tapi soal prihal lain"ucapnya sedikit ragu.


"Prihal apa?"tanya Zia penasaran.


"Kamu waktu kecil pernah kecelakaan dan itu abang yang melakukannya"ucap Ezra tertunduk saat sudah melepaskan pelukannya pada Zia .


"Apa bang"sahut Zia terkejut.


°°°°°


"Zayn kenapa Zia gak pernah main kerumah ini lagi sayang?"tanya Mama Rosa.


"Memangnya kenapa Ma?"tanya Zayn.


"Kamu lagi ada masalah sama Zia? Mama liat - liat kamu akhir - akhir ini sering merenung aja"tanya Mama Rosa.


"Gak ada Ma, Zayn hanya lagi memikirkan sesuatu aja"jawab Zayn beralasan.


"lagi mikirin apa emang?"tanya Mama Rosa.


"Zayn yakin kalau Zia itu adalah Alia Mah"ucap Zayn yakin.


"Alia? Alia adiknya Nanda?"ucap Mama Rosa asal.


"Ihh Mama bukan Alia yang itu"rengek Zayn kesal.


"Hahaha iya iya Mama berjanda kok sayang" tawa Mama Rosa yang melihat putranya terlihat kesal.


"Ihh Mama Canda Mah canda bukan janda ntar kalau Papa kepincut sama janda gimana hayoo"ucap Zayn yang menakut - nakuti Mamanya.


"Huss kamu ini, amit - amit dah jangan sampe Papa kepincut janda"


"Ya lagian Mama sih kenapa bercanda nya sampai segitunya"


"Ya udah iya maaf, terus kenapa anak Mama ini hem, kenapa kamu merasa kalau Zia itu adalah Alia? Alia yang dulu waktu kamu kecil yang sering di ceritain sama Mama itu?".


"Iya Ma itu teman masa kecil Zayn. Ya dari bola matanya ajah udah ketebak kalau dia itu Alia"jelas Zayn


"Ya kan gak cuman Zia aja yang punya bola mata seperti itu Zayn"


"Iya sih Ma Zayn tahu, tapi entah mengapa Zayn merasa yakin kalau Zia itu Alia"


"Kalau iya apa Zia ingat sama kamu, apa udah pernah ngomong langsung sama Zia nya?"tanya Mama Rosa.


"Belum sih Ma"jawab nya.


"Kenapa?"


"Kayaknya Zia gak inget deh Ma"


.....


like


komen


favorit


vote


dan


kasih bintangnya ya terimakasih atas support kalian untuk novelku yang ini😊