
Keesokan harinya, pukul 7 Annisa perlahan membuka matanya.
Ia melihat sekeliling ruangan, hanya ada warna putih yang mendominasi ruangan tersebut.
Namun, Annisa merasa salah satu tangan nya digenggam seseorang karena begitu hangat, hanya itu yang Annisa rasakan.
"Mark." Lirih Annisa saat melihat Mark yang tertidur dengan posisi terduduk dan kedua tangan nya menggenggam salah satu tangan Annisa.
Perlahan tangan Annisa diarahkan keatas kepala Mark dan di usap nya sambil berkata lirih. "Mark." panggil Annisa dengan suara masih lemah.
Mark merasa ada pergerakan yang mengganggu tidurnya, perlahan kedua bola matanya terbuka dan melihat kearah Annisa.
"Sayang." Spontan Mark bangun dan memeluk Annisa, tapi.. . .
"Argh.. " Lirih Annisa sakit. Saat tak sengaja tangan Mark menyentuh luka yang ada di punggung lengannya.
"Maaf-maaf." Ucap Mark cepat dan segera melepaskan pelukan mu.
Dilihatnya wajah cantik tunangan nya itu, dan Annisa menggelengkan kepalanya dengan berkata "Tak apa, aku tau kau tak sengaja." Ucap Annisa lirih.
"Maaf jika aku merepotkan mu, terimakasih telah menolongku." Ucap Annisa pada Mark lirih.
"Hei.... Kau sama sekali tidk merepotkan ku, justru aku yang meminta maaf karena telah meninggal kan mu pergi jauh sehingga sampai kau diculik." Cercah Mark.
Annisa terkekeh geli dengan Ekspresi Mark yang sungguh menggemaskan.
Mark melihat raut bahagia yang di pancarkan Annisa, ia pun menyedihkan dahinya.
Annisa yang tau maksud kebingungan Mark pun berkata. "Kau sungguh menggemaskan jika kesal seperti ini, bahkan kau telihat begitu tampan. " Goda Annisa.
"Benarkah aku terlihat lebih tampan?" Ucap Mark bertanya pada Annisa.
Annisa menganggukan kepala nya sebagai jawaban.
"Benarka aku tampan.?" Ucap Mark sekali lagi meyakinkan dirinya dan bertanya pada Annisa.
Annisa yang melihat itu terkekeh geli dengan spontan ia menjawab. "Ah tidak-tidak, kau terlihat begitu jelek." Ucap Annisa dengan nada kesal yang dibuat-buat.
Seketika Mark mengerucutkan bibirnya tanda ia kesal karena ucapan Annisa yang baru saja di dengarnya.
"Mark minum." Lirih Annisa pada Mark,
Mark yang mendengar itu pun segera mengambil gelas di atas meja dan membantu Annisa untuk meminumnya.
Setelahnya, "Mau makan?" Ucap Mark pada Annisa namun dijawab dengan gelengan.
Hingga Mark kembali terduduk, suasana pun menjadi hening beberapa saat sampai terdengar suara pintu di ketuk.
Tok
Tok**
Tampak ibu Annisa yang datang bersama suaminya dengan membawa beberapa kantung makanan.
Ibu Annisa berjalan perlahan mendekati putri bungsunya, di letakkan nya kantong makan itu di atas meja.
"Ibu kangen sama Annisa. jangan buat Ibu khawatir lagi." Ucap Ibu Annisa sambil memeluk putrinya.
"Maafin Annisa ya, sudah membuat ibu khawatir." Ucap Annisa pada ibu
"Ibu bawakan makanan untuk putri bungsu ibu yang paling cantik, karena ibu tau putri ibu tidak suka dengan masakan rumah sakit kan." Goda Ibu Annisa pada putrinya itu.
"Ah Ibu, tau saja." Ucap Annisa tersenyum.
"Kenapa kau tak memberitahuku jika kau tak suka dengan makanan rumah sakit. aku bisa memesan kan makanan di luar untukmu Dear." Ucap Mark panjang lebar pada Annisa.
"Maaf, aku tidak hanya ingin merepotkan mu. lagi pula tadi aku belum lapar." Ucap Annisa menjelaskan.
"Biar aku saja bu yang menyuapi Annisa." Tawar Mark saat melihat Ibu Annisa menyiapkan makanan untuk putri bungsunya itu.
"Tidak." Ucap Annisa cepat.
Spontan ucapan Annisa mendapat sorot mata tajam dari Mark. segera Annisa pun berkata ,
"eh- maksudku, kau telah semalaman menjagaku, kau harus istirahat. makanlah bersama Ayah dan asisten Hito di sana. Aku tidak mau kau juga sakit karena ku." Ucap Annisa menjelaskan.
"Sudahlah Nak Mark mungkin putri cantik ibu, ingin bermanja dengan ibunya." Ucap Ibu Annisa menggoda anaknya dengan menoel hidung Annisa.
Mark pun menganggukan kepalanya tersenyum pada kedua wanita itu.
Ia pun segera mendudukan dirinya di sofa bersama Pak Arifin dan Asisten pribadinya Hito. Dan mereka semua menikmati makanan yang telah Ibu Annisa siapkan.
Enak.... Enak.. Enak.... mungkin hanya kata itu yang menggambarkan reaksi mereka semua saat menyantap hidangan tersebut.
🍁🍁🍁
Happy Reading ya teman-teman. 💙
Udah aku up satu part lagi ya💙🙃
Jangan lupa like dan Comment. 💙
Maaf kalau masih ada yang typo.