Mr. Mafia Vs Gadis Muslimah

Mr. Mafia Vs Gadis Muslimah
Adik yang baik (S2)


Tok


Tok


Tok


"Rama, mama ingin masuk nak." Ucap Mama Annisa meminta izin masuk kedalam kamar putra sulung nya.


"Masuk saja ma, tidak di kunci." Jawab Rama dari dalam.


"Ada apa mama?" Tanya Rama yang tengah duduk di tepi ranjang memainkan ponselnya.


"Boleh mama bicara sesuatu dengan mu?" Tanya Mama Annisa


"Tentu, katakan lah mama." Ucap Rama lembut.


"Kau sudah menjadi kakak yang baik untuk adikmu Rafa, kau selalu menjaga bahkan melindungi nya Rama."


"Kau dan Rafa memiliki keunikan masing-masing yang tak bisa di samakan, kalian berdua adalah anak kesayangan Mama."


Helaan nafas keluar dari mulut Annisa, yang menjeda perkataan nya, sedangkan Rama ia mendengarkan setiap kata yang di ucapan Mama Annisa.


"Tak semua hal harus di selesaikan dengan kekerasan dan perkelahian bukan?" Ucap Mama Annisa.


"Berusaha lah mengontrol emosimu nak, agar tak akan ada masalah yang timbul di kemudian hari, apa kau mengerti?" Tanya Mama Annisa.


"Aku mengerti Mama, aku akan berusaha menyelesaikan nya tanpa ada perkelahian." Ucap Rama.


"Kau bisa janji pada Mama sayang?" Tanya Mama Annisa lembut.


"Aku akan berusaha Mama, tapi aku tak bisa berjanji." Ucap Rama.


"Mama harap kau bisa melakukan nya sayang, sudah malam. segera tidur." Ucap Mama Annisa mengusap lembut puncak kepala putranya.


"Iya mama, Good night." Ucap Rama mengecup pipi sang mama.


🎶


"Darimana sayang." Ucap Mark yang memeluk istrinya dari belakang.


"Rama." Ucap Annisa begitu lirih.


"Kau sudah menjadi Mama yang baik untuk kedua putramu sayang. Jangan bersedih." Ucap Mark menenangkan istrinya.


"Dia sangat mirip dengan mu, sedikit keras kepala dan tak bisa mengontrol emosinya." Ucap Annisa.


"Tentu dia adalah putra ku, dan sangat mirip dengan ku!" Ucap Mark dengan bangga.


"Ya, tapi sifat itu tak baik bee." Ucap Annisa pada suaminya.


"Sebagai orang tua, kita hanya bisa membimbingnya, kita sudah melakukan yang terbaik. Aku percaya Rama akan bisa berubah suatu saat nanti bukan?" Ucap Mark.


"Ya, aku berharap itu akan terjadi." Ucap Annisa tersenyum.


🎶


"Rafa, kenapa kau pulang sendiri nak? kemana kakakmu?" Ucap Mama Annisa saat putranya tiba seorang diri.


"Assalamu'alaikum dulu Mama..." Ucap Rafa memotong pertanyaan sang Mama.


"Waalaikum salam sayang. Maaf Mama lupa." Ucap Annisa terkekeh geli.


"Kakak mu kemana?" Tanya Mama Annisa.


"Ah itu, Kak Rama ada tugas kelompok Mama." Ucap Rafa berbohong, ia sebenarnya tak tau kakaknya kemana.


"Kau yakin?" Ucap Mama penuh selidik.


"Iya Mama," Ucap Rafa tersenyum.


Jam sudah menunjukkan pukul 7 malam, Namun Kak Rama belum pulang hingga saat ini, Satu jam lagi sudah waktunya semua anggota keluarga untuk makan malam. Jika kakaknya tak ada, Maka ia akan habis dengan introgasi sang Mama.


Kak Rama kemana ini, di telfon gak aktif! Bisa habis aku di omelin Mama. Gerutu Rafa saat berulang kali menelfon kakaknya namun nihil tak ada satupun panggilan darinya yang diangkat oleh Kakaknya.


"Mau kemana kamu Rafa?" Ucap Papa Mark yang baru saja tiba di rumah.


Sial! Kenapa harus bertemu Papa di waktu seperti ini Gumam Rafa menggaruk tengkuk nya yang tak gatal.


"Ah anu pa, Rafa ingin keluar sebentar ada yang harus Rafa beli." Bohong Rafa pada Papa nya.


"Kau tak pandai berbohong Rafa, katakan lah! Apa yang sudah kakak mu lakukan hari ini?" Tanya Mark penuh selidik.


"Maaf Papa." Ucap Rafa tertunduk sedih.


"Katakan lah!"


"Kak Rama tak bisa di hubungi Papa, Mama sudah mencarinya semenjak tadi sore dan aku berbohong pada Mama bahwa kak Rama ada tugas kelompok." Tutur Rafa dengan jujur.


"Kau cari kakak mu sebelum jam makan malam, Papa akan mengulur waktu sampai kalian tiba agar Mama tak curiga." Ucap Papa Mark.


"Terimakasih Papa, Rafa pamit keluar mencari Kak Rama. Assalamualaikum." Ucap Rafa langsung melesat pergi pamit dengan sang Papa.


"Waalaikum salam."


Rama, kenapa kau sering menyusahkan Papa dan adikmu. Gerutu Mark melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah.


🎶


Mobil Rafa melaju membelah jalanan yang ada, ia bingung harus dimana mencari sang Kakak.


Erangan frustasi terus terdengar dari mulut Rafa, dan jam terus bergulir dengan semestinya. Kian berjalan dan berputar.


Rafa terus mencoba menelfon kakaknya, hingga 7 kali panggilan semua berakhir dengan sia-sia.


Dan di dering ke 8 Rama mengangkat telfon sang Adik.


"Di jalan Pandawa, Cepat datang kesini." Ucap Rama mematikan telfon, ia tak mau mendengar kata tausiyah dari sang adik.


Kau sungguh menyebalkan kak! Gerutu Rafa melajukan mobilnya dengan secepat mungkin.


"Kau lama sekali." Ucap Rama saat masuk kedalam mobil adiknya.


"Kau menjengkelkan!" Dengus Rafa menatap kearah Kakaknya.


"Hey! Kau harus patuh dan menghormati ku, aku adalah kakakmu!" Ucap Rama memperingati.


"Astaga kakak, kita hanya berbeda satu menit kak, hanya satu menit! Kenapa kau menjengkelkan sekali!" Ucap Rafa mengelus dadanya.


"Sudah tak usah banyak protes! ayo pulang!" Ucap Rama memberi perintah kepada adiknya.


"Memangnya kita mau kemana lagi? aku keluar hanya menjemputmu dan mengajak mu untuk pulang." Ucap Rafa menatap lurus ke depan.


"Kau memang adik yang baik." Ucap Rama tersenyum merangkul pundak adiknya.


"Cih, mobilmu kemana kak." Ucap Rafa bertanya, "Sudah ku berikan pada teman ku! Aku kalah taruhan." Ucap Rama dengan enteng nya.


"Astaga kakak! Kalau Mama tau, aku tak habis fikir dengan mu." Ucap Rafa merasa kepalanya sakit akibat ulah sang kakak.


"Maka diam lah! Jangan beri tahu Mama." Ucap Rama dengan tersenyum.


"Terserah! Kau jelaskan pada Papa, aku tak mau membantumu, Dan jika Mama bertanya kau kemana? Jawablah kalau kau pergi belajar kelompok karena itu alasan yang aku berikan pada Mama." Ucap Rafa memberitahu kakaknya.


"Oke adikku yang paling baik." Ucap Rama tersenyum.


🎶


Happy Reading ya guys.


Lanjut aja cerita receh author ya, buat kalian yang galau tentang kisah cinta keduanya.


Tenang mereka berdua pasti akan mendapatkan pasangan masing-masing, kalian jangan khawatir.


Dan nanti keduanya akan kembali menjadi saudara yang saling menyayangi dan melindungi satu sama lain ya.


Sabar aja❤❤❤