
Bintang melewati koridor sekolah sembari mengunyah roti yang di berikan oleh abang nya.
Rrrttt
Grep
Bintang menghentikan langkah nya saat di peluk oleh Langit dari belakang, Bintang jelas tahu dari getaran di tangan nya.
"Belum sarapan."
"Sama dong, boleh minta roti nya?" Bintang menyuapi Langit, dan jelas dengan senang hati Langit menerima nya, apa lagi dengen tubuh mereka yang semakin mendekat membuat siapa saja iri.
"Biang kerok cepet taruh tas lo, dan kita kelapangan." Sentak Marvel sambil menarik kerah Bintang membawa nya ke ke...