
Kiki berjalan gontai memasuki kediaman nya.
"Datang ke bar dan baru pulang?" Langkah Kiki terhenti menatap ayah nya yang sedang berdiri memandang nya dengan amarah.
"Pah." Lirih Kiki, mata nya berkaca kaca lalu mendekat pada Kevin dan memeluk nya, menangis tersedu sedu jika mengingat diri nya sudah mengecewakan ayah nya untuk ke dua kali nya dengan batas waktu yang bersamaan.
"Kenapa?" Untuk kali ini saja, Kevin memendam emosi nya untuk bisa mendekap putri nya yang sedang rapuh.
"Jika Kiki cerita, apa papah akan marah hiks ...