IDAMAN HATI

IDAMAN HATI
Nekad merebut Timah dari Pangeran Andrik


"Keparat.. beraninya bermain main dengan Jendral Albert" bentak si Komandan, tangannya berusaha menarik pistol di pinggangnya. wajahnya menjadi pucat seluruh tubuhnya lemas tergeletak di dasar paret, setelah totokan Fhadlan tepat mengenai urat leher nya.


Jendral Albert berharap prajuritnya segera datang untuk membebaskannya, namun hingga beberapa waktu jangan kan mau datang, melihat sosok Fhadlan berkelebat seperti bayangan semua mereka kaget dengan mulut ternganga, kaki mereka gemetaran saat melihat komandan mereka di piting di bawa terbang seperti gulungan kapas yang sangat ringan.


"Heeeeh Jendral Albert Gibran... kau berhadapan dengan Fhadlan, kamu harus mempertanggung jawabkan semua ulah mu terhadap paman Hamdani dan ganti rugi atas kerugian Hamdani group" ucap Fhadlan menodongkan senjata laras panjang ke dada Albert.


"Panglima Fhadlan..." guman Jendral Albert setelah mengenal sosok yang berdiri di depan nya adalah Fhadlan bekas komandannya sewaktu di Resimen Hamdani.


"Treet..." Salim sesekali melepaskan tembakan ke arah prajurit Bintang Teratai yang berusaha mendekat.


"Ampuni saya Panglima... Saya salah" tubuh Albert gemetar ketakutan saat Fhadlan menekan ujung senjatanya dengan kuat, sakitnya seakan akan menembus tubuhnya hingga ke punggung.


Kemarahan Fhadlan tidak main main saat menyadari pengacau Hamdani group adalah anak buahnya sendiri. Ketakutan Jendral Albert makin memuncak saat menyadari tidak ada yang akan mampu menyelamatkannya dari kemarahan Fhadlan.


"Ampun panglima.... Saya nyerah... Saya tobat" Jandral Albert makin putus asa, dia sudah kenal bagaimana hebatnya Fhadlan, sekalipun dia punya sepuluh ribu pasukan itu tak akan menyelamatkannya.


"Sekarang serahkan chef peledak, dan perintah anak buahmu meletakkan senjata" perintah Fhadlan.


"Baik komandan, Albert laksanakan perintah" ucap Jendral Albert memelas.


"Tahan serangan teriak jendral Albert" dengan tangan terbelenggu berusaha naik dari peret perlindungan. bersamaan dengan matinya lampu neon box. dari seluruh pejuru pulau terdengar teriakan pasukan Hamdani group dengan senjata lengkap.


"Panglima Fhadlan kami datang... " Teriak mereka terdengar di mana mana.


Misi Penyelamatan Paman Hamdani dan penghuni pulau sukses, semua sandra selamat tak satupun yang cedera. Mengetahui kembalinya Fhadlan bergabung kembali dengan Hamdani group seluruh anggota bintang teratai akhirnya menyerah dan kembali bergabung dengan Hamdani group. Jendral Albert di ampuni dengan syarat ganti rugi sejumlah kerugian Hamdani group.


***


"Breet..."


"Tolong... Jambret" Seorang wanita muda berteriak saat kalung yang melekat di lehernya di tarik secara paksa.


"Jambret... tolong" teriaknya nenunjuk seorang laki yang berlari kencang mencoba meninggal kan pusat perbelanjaan di Fhadlan island.


Maling...Maling...Maling...” teriak pedagang perhiasan saat melihat pelanggan nya jadi korban penjambretan.


Tak ayal, teriakan itu mengundang perhatian warga, seperti di komando warga mengejar pelaku penjbretan.


"Tar tar tar" pelaku penjambretan mengeluarkan pistol genggam dan memberi tembakan peringatan, sontak warga yang ikut mengejar berlarian mencari perlindungan.


"Tar.. "


"prak .. prak .. buk.. buk" melihat pistol penjambret terlepas warga kembali menyerbu penjambret lalu menghujaninya dengan pukulan dan tendangan.


"Berhenti" dua orang petugas keamanan bertindak cepat menghadang masa yang marah, lalu pelaku penjambretan di bawa ke pos keamanan. setelah di introgasi pelaku mengaku mencuri karena di iming imingngi seseorang sebesar 25 juta dolar jika menemukan kalung kuno seperti yang di pakai Fatimah Ibrahimova seorang Super Star terkenal.


Kejadian ini akhirnya menjadi topik kajian group intelejen Hamdani group, setelah memperoleh berbagai informasi di ketahui kalau kalung yang di maksud adalah kalung kuno yang sedang di buru berbagai pihak.


Tidak hanya hamdani group tapi Dunia intelejen sedang di hebohkan dengan sebuah ramalan akan muncul nya pusaka raja Nusantara berupa Cincin penyimpanan Raja Nusantara dan kalung periuk api yang akan menyelamatkan manusia dari kemusnahan total saat ke kacauan dan perang Nuklir di akhir zaman.


Banyak yang menganggap berita ini sebagai tahayul, tapi sebagian tetap menganggap berita ini sebagai suatu yang benar, sebagaimana mereka percaya adanya benda keramat yang pernah di miliki para nabi seperti tabut nabi Musa, tongkat nabi Musa, pedang nabi daud, seruling nabi daud, cincin nabi sulaiman dan benda benda keramat yang pernah di pakai orang orang sholeh.


Banyak juga yang percaya pada akhir zaman akan bangkit berbagai keahlian yang luar biasa dari ilmu bela diri kuno, teknik mesin, elektronik, hingga senjata nuklir.


Beberapa intelejen internasional yang sangat tertarik dengan pusaka kuno adalah Group Balqis Kingdom yang mengklim sebagai pewaris pusaka Raja Nusantara. Andrik group yang menganggap kalung periuk Api sebagai pusaka Tsar Rusia, Ada juga Penguasa Pulau Teratai yang percaya dengan milki pusaka kuno tersebut mereka akan bangun untuk menguasai Dunia dan Hamdani group dari Yaman mengklim pusaka tersebut harus di Selamatkan untuk keselamatan dunia di masa depan.


Misi penyelamatan dari Hamdani group pun di lakukan di pimpin oleh Fhadlan sendiri, beberapa agen di sebar ke pejuru Dunia, khususnya yang di beritakan miliki keterkaitan dengan kalung kuno tersebut.


"Izin agen satu melaporkan, kalau target sedang menuju ke Dubai melalui bandara internasional Moskow" pesan singkat dari agen Hamdani group beberapa hari yang lalu.


Fhadlan menganati fhoto Fatimah Ibrahimova di ponselnya, memperhatikan kalung di tangannya, sebuah kalung yang tersusun dari lempeng metal sebagai mana sering terlihat dalam flm pemeran wanita yang memerankan bangsawan Rusia kuno.


"Persis sama, cuma bahan yang mungkin berbeda' pikir Fhadlan.


Fhadlan berusaha mencari informasi tentang Fatimah Ibrahimova melalui google, beberapa berita muncul tentang penobatan Fatimah sebagai Ratu kecantikan internasional.


"Apa mungkin Fatimah Ibrahimova yang di maksud ramalan yang tertulis dalam kapsul watu' pikir Fhadlan mencoba teori cocoklogi. Fhadlan terkenang saat membaca bait kedua dalam kain sutra dari kapsul waktu berbunyi.


"KALUNG PERIUK API HANYA BISA DI AKTIFKAN OLEH RATU DUNIA YANG MEWARISI TRAH RAJA NUSANTARA DI BUKIT PADAK"


"Bisa jadi yang di maksud Ratu Dunia dalam Kapsul Waktu adalah Ratu Kecantikan internasional" fikir Fhadlan saat mengenang pertemuannya dengan Fatimah Ibrahimova.


Fhadlan memandang laut dengan pandangan kosong, hanya di dernaga ini Fhadlan bisa menceritakan semua isi hatinya, semenjak bertemu Fatimah dia susah tidur bayangan Timah selalu hadir di matanya, dirinya jatuh cinta pada Timah. Fhadlan tidak peduli lagi dengan status Timah sebagai calon permaisuri Pangeran Andrik, dia harus menyatakan cintanya pada Timah.


Pucuk di cinta ulam tiba cinta Fhadlan tidak bertepuk sebelah tangan, Fatimah menerima cintanya. Tapi status Timah yang terikat secara materi tidak mungkin di putuskan, apalagi saat terkenang resiko yang sangat berat jika mereka nekat melanjutkan hubungan cinta mereka. Tapi sebesar apapun resikonya Fhadlan bertekad menjalin cinta dengan Fatimah.


"Kak Fhadlan.. Timah akan memutuskan kontrak dengan Andrik group" tiba tiba Timah sudah Berdiri di belakang Fhadlan.


"Itu serius kan Mah?" tanya Fhadlan hampir tak percaya.