
Alea menatap Anggi, '' Apa kau menyukainya.? tanya Alea tanpa basa basi
''Hah.!!
Anggi melihat Alea lalu menundukan kepalanya lagi. ''Maksud Nyonya apa.?
''Dengar Anggi, aku orang yang tak suka berbasa basi dan banyak bicara.. Aku juga tidak akan melarang mu mendekatinya aku hanya berpesan satu hal, jika kamu mencintai Bastian tentu kau juga harus menerima Megan sebagai putrimu jika kau berhasil menaklukan hatinya..
Yang intinya adalah, jika kamu menerima Bastian di hatimu, kau juga harus menerima Megan juga.. teruslah berusaha melukuhkan hatinya dan menggantikan namuku menjadi nama mu..'' ucap Alea yang langsung pergi meninggalkan Anggi dengan hati yang berbunga bunga karna telah mendapatkan restu dari mantan istri dari orang yang dia cintai..
.
.
.
.
Alea tengah berada di depan sekolah Zeidan, ia sengaja tak mengabari kedatangan nya karna ingin tau kondisi sang keponakan yang memprihatinkan. Bagaimana tidak, Zeidan selalu terkena bully di sekolahnya padahal ia tau cara beladiri dan terlebih tidak pernah mengabari apapun kepada Alea, ia selalu bilang jika ia senang bersekolah di London..
Alea masuk dan berjalan mengelilingi sekitar sekalian mencari di mana Zeidan berada.. Namun sudah lama ia mencari tidak dapat menemukan keponakannya, ia pun pergi ke toilet ingin membasuh mukanya tapi ia mendengar suara gaduh dalam toilet..
Alea pun melangkah masuk ke dalam toilet pria dan melihat lima orang tengah mengerumuni seseorang..
''What are you doing.?!
(Apa yang sedang kamu lakukan.?! )
Para anak² remaja langsung menoleh ketika mendengar suara dari belakang mereka..
''Having fun, go and don't bother us.!! ucap salah satu remaja itu
(Bersenang², pergi dan jangan ganggu kami.!! ) sentaknya..
Alea menatap remaja yang duduk di lantai dan basah kuyup terkena Air.. "Zeidan." bentak Alea yang mengetahui jika yang sedang duduk dan di ganggu adalah sang keponakan..
Zeidan yang melihat Aunty nya yang berada disini, langsung melotot tak percaya,
Para remaja itu menatap secara bergantian kepala Alea dan Zeidan..
''Berdiri dan kemarilah.'' ucap Alea.
Zeidan dengan pelan berdiri dan menatap orang yang selama ini membuat nya lalu melangkah ke arah Alea, baru juga dua langkah di di hadang oleh salah satu remaja itu..
''Kau mau kemana.? urusan kita belum selesai..'' ucapnya
Alea yang melihat itu memejamkan matanya, ia tak habis pikir dengan orang di sekelilingnya entah itu Sunny yang mengalami pelecehan entah itu Zeidan yang mendapatkan bullyan. Bukankah Alea selalu mengajari dan menyuruh mereka semua untuk beladiri, tapi kenapa menghadapi masalah kecil seperti ini mereka tak mampu menghadapi..
Ahhh___
''Don't disturb my nephew, Go now before you get into trouble."
(Jangan ganggu keponakanku,Pergi sekarang sebelum Anda mendapat masalah.) Bentak Alea..
"Uuu___ takutnya. " Ejek mereka saat mendapatkan bentakkan dari wanita yang ada di depan mereka..
Alea melangkah dan menarik tangan Zeidan, lalu menatap mereka cukup lama..
Deg..
Mereka yang di tatap seperti itu merasakan bulu kuduk mereka merinding seketika, lalu mengusap tengkuk mereka masing masing.. Sedangkan Alea langsung menyeret Zeidan ke dalam mobil dan membawanya pulang, Alea tak berbicara satu patah kata pun saat di dalam mobil yang mana membuat Zeidan takut.!!
.
Di lain tempat Bastian tengah muak dengan pesan pesan yang Anggi kirimkan kepadanya..
''Apa wanita ini tidak tau malu, sudah aku tolak beberapa kali masih saja mengirimkan pesan yang tak jelas kepadaku..'' gerutu Bastian
.
.
...JANGAN LUPA LIKE SETELAH MEMBACA YA ZIYENG ...